Terkena Dampak Penyebaran Virus Corona, Singapura Tetap Jadi Pusat Bisnis Terbaik Dunia

Oleh : Herry Barus | Kamis, 20 Februari 2020 - 13:59 WIB

Singapura
Singapura

INDUSTRY.co.id - Singapura – Upaya pencegahan virus Corona di berbagai negara, khususnya Singapura dan Indonesia terus dilakukan oleh pemerintah kedua negara tersebut. Mulai dari larangan kedatangan wisatawan China yang masuk hingga kerjasama dengan negara tetangga. Menurut pendiri SGB, sebuah platform digital tentang Singapura, Tatiana Gromenko, pemerintah negeri Singa ini sangat serius melindungi warganya dari serangan wabah mematikan Corona.

“Singapura adalah negara pertama yang melarang masuknya warga asing dari daratan China untuk datang. Ini merupakan langkah paling awal dan antisipatif tersebarnya virus tersebut. Selain itu, pemerintah juga telah menggandeng Malaysia untuk membentuk komiter bersama karena volume lalu lintas kunjungan warga antara dua negara ini juga sangat tinggi,” tuturnya.

Tatiana menegaskan bahwa meskipun pariwisata di Singapura terkena dampak akibat virus ini, namun Singapura sebagai destinasi bisnis masih memiliki daya tarik yang kuat.  Teknologi mutakhir, pajak yang rendah, serta sistem transportasi dan infrastruktur yang efisien membantu Singapura menggeser New York dan bahkan bisa menggeser London sebagai pusat bisnis terbaik dunia.

“Bahkan Singapura pun menempati posisi pertama dalam laporan Forum Ekonomi Dunia tentang Indeks Daya Saing Glonbal 2019 yang lalu. Pencapaian ini membuat pemerintah sangat serius dalam meminimalisir dampak Corona.”

Bagi wanita Rusia yang pernah tinggal di Indonesia ini, Singapura adalah destinasi yang menjadi pilihan banyak orang khususnya wisatawan China, yang diikuti oleh Indonesia. Karena itulah SGB tetap mempromosikan Singapura melalui kanal-kanal komunikasinya karena meyakini dalam jangka menengah industri pariwisata dan bisnis global di negara tersebut akan kembali normal.

“Singapura merupakan pusat pertemuan udara, laut dan telekomunikasi di Asia. Dengan lokasinya yang strategis, negara ini membuka akses kepada 4 miliar orang dalam radius 7 jam penerbangan 400 kota dari 100 negara. Ditambah lagi dengan fasilitas berstandar global, layanan professional, atraksi-atraksi yang mengagumkan serta acara-acara yang unik, tidak heran jika Singapura menjadi tuan rumah untjuk berbagai kegiatan kelas dunia. Bahkan secara konsisten terpilih sebagai tempat teratas untuk penyelenggaraan eksibisi dan pameran.”

Wanita yang fasih berbahasa Indonesia ini pun menegaskan, wabah Corona tidak bisa mematikan sektor BTMICE  (Business Travel and Meetings, Incentive Travel, Conventions and Exhibitions) yang selama ini tumbuh signifikan di sana.

“Tentu wabah Corona berpengaruh terhadap sektor ini, namun untuk menghentikan secara total tahun ini, saya belum melihat ada tren ke arah tersebut.”

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Gabungan Pengusaha Indonesia (GIPI) Panca Sarungu juga mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia yang menghentikan kedatangan turis China ke dalam negeri, meskipun wisatawan negara tersebut berkontribusi 11 persen dari jumlah turis di Indonesia.

“Apalagi turis dari Singapura juga mulai berhati-hati untuk berpergian, padahal 15 persen wisatawan kita berasal dari sana, khususnya untuk perjalanan bisnis. Kita berharap dari Australia yang berkontribusi 9 persen terhadap pariwisata Indonesia, di mana mereka lebih banyak ke Bali,” tutur Ketua Umum Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) tersebut.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Puslatpurmar-3 Grati Laksanakan Binpotmar Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Jumat, 03 April 2020 - 05:00 WIB

Puslatpurmar-3 Grati Laksanakan Binpotmar Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar)-3 Grati melaksanakan pembinaan potensi Maritim dengan memberikan sosialisasi pencegahan Covid-19 dan bakti bosial di desa Binaan sekitar daerah Latihan…

Bersama Lintas Sektoral di Papua, Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad Terus Perangi Virus Corona

Jumat, 03 April 2020 - 04:41 WIB

Bersama Lintas Sektoral di Papua, Satgas Pamtas Yonif 411 Kostrad Terus Perangi Virus Corona

Tak kenal lelah dalam mencegah penyebaran Covid-19 atau Virus Corona, khususnya di wilayah perbatasan RI-PNG, Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pdw Kostrad bersama Lintas Sektoral setempat terus melaksanakan…

Personel Satgas RDB Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat Lubichako Kongo

Jumat, 03 April 2020 - 04:20 WIB

Personel Satgas RDB Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat Lubichako Kongo

Personel Satgas RDB Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat Lubichako Kongo

Prajurit Yonmarhanlan IX Berjemur Terik Matahari Hindari Virus Corona

Jumat, 03 April 2020 - 04:10 WIB

Prajurit Yonmarhanlan IX Berjemur Terik Matahari Hindari Virus Corona

Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IX Ambon dalam rangka mencegah dan menghindari penyebaran Virus Corona/Covid-19 dengan berjemur diri dibawah terik matahari di Lapangan…

PATA

Jumat, 03 April 2020 - 00:28 WIB

Due to the Postponement of the 69th AGM at the PATA Annual Summit 2020 in UAE

Due to the postponement of the 69th Annual General Meeting (AGM) at the PATA Annual Summit 2020 in Ras Al Khaimah, UAE, the PATA Board has confirmed the extension of PATA Officers and the PATA…