99 dari 575 Anggota DPR Terpapar Dinasti Politik

Oleh : Akbar Faizal | Selasa, 18 Februari 2020 - 05:00 WIB

Akbar Faizal
Akbar Faizal

INDUSTRY.co.id - Lembaga kajian politik Nagara Institute menemukan sebesar 17,22 persen hasil pemilihan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) 2019 terpapar dinasti politik. Sebanyak 99 dari 575 anggota legislatif terpilih memiliki hubungan dengan pejabat publik, baik hubungan darah, pernikahan atau kombinasi keduanya.

Jika dibandingkan dengan hasil pemilu legislatif sebelumnya, ternyata ada tren kenaikan dinasti politik. Pada Pileg 2009 ditemukan 28 kasus, kemudian pada Pileg 2014 ada 51 kasus. Fakta ini tentu menjadi catatan khusus bagi kualitas demokrasi Indonesia.

"Selama ini oligarki sering diperbincangkan dan dikhawatirkan. Kenyataannya oligarki politik memang merusak demokrasi. Kami melakukan riset, menelaah para legislator DPR. Dan hasilnya ditemukan total 178 kasus keterpilihan anggota DPR dinasti politik dalam pemilu 2009, 2014, 2019," jelas Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faizal.

Jika pemilu legislatif 2019 ditelaah lebih detail, maka dapat dipetakan persentase anggota DPR terpapar dinasti politik dari masing-masing partai politik.

Dengan raihan kursi sebanyak 58 pada Pileg 2019, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memiliki persentase paling kecil terpapar politik dinasti, yakni 5,17 persen. Diikuti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dengan perolehan 50 kursi, dengan nilai 8,00 persen. 

Partai Nasdem menempati peringkat teratas dalam persentase anggota legislatif yang terpapar dinasti politik. Dengan perolehan sebanyak 59 kursi, Nasdem meloloskan 20 orang atau 33,90 persen anggota yang terpapar politik dinasti. Ke bawah secara berurutan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 31,58 persen, Partai Golkar sebesar 21,18 persen, Partai Demokrat 18,52 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) 18,18 persen, Partai Gerindra 16,67 persen, dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 13,28 persen.

Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faizal.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Senin, 06 April 2020 - 18:15 WIB

Bantu Penanganan Covid-19, Pelaku IKM Siap Produksi Masker dan APD

Sejumlah pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri siap memproduksi masker dan alat pelindung diri (APD) untuk ikut membantu pemerintah dalam upaya percepatan penangangan COVID-19.…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI

Senin, 06 April 2020 - 18:00 WIB

Bamsoet Minta Bela Negara dengan Menjaga Kesehatan dan Physichal Distancing

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali memfasilitasi pemeriksaan rapid test bagi kalangan masyarakat untuk mendeteksi dini virus Covid-19. Setelah sebelumnya kepada pegawai dan staf…

Ilustrasi PNS

Senin, 06 April 2020 - 17:05 WIB

Gegara Corona, THR dan Gaji ke-13 PNS Terancam Batal Cair

Pemerintah hingga saat ini masih mempertimbangkan pencairan THR maupun gaji ke-13 bagi pegawai negeri sipil (PNS) di tengah pandemi virus corona.

Sumbangan insan Brilian hadapi Corona

Senin, 06 April 2020 - 16:54 WIB

Kumpulkan Rp 1,5 Miliar, Insan BRILian Turun Tangan Perangi Covid-19

Bank BRI terus mengimbau seluruh kalangan, baik nasabah maupun pekerja BRI yang tergabung dalam insan BRILian, untuk terus menekan penyebaran pandemi Covid-19 sesuai dengan arahan pemerintah.…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Senin, 06 April 2020 - 16:45 WIB

Kalang Kabut Dihajar Corona, Pelaku Industri Minta Tunda Bayar Iuran BJPS Ketenagakerjaan Hingga Kelonggaran Pinjaman Bank

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengatakan, salah satu yang diminta oleh perusahaan industri adalah penundaan pembayaran iuran dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.…