INDUSTRY.co.id - Jakarta - Panorama atau PT Panorama Sentrawisata, Tbk. (PANR), sebagai grup usaha pariwisata di Indonesia yang memiliki pilar usaha Inbound dan Travel & Leisure (outbound) melakukan upaya risk management dengan memetakan tantangan dan peluang untuk menghadapi situasi wabah Corona di Wuhan, China.

Advertisement

Wabah coronavirus tidak memberi dampak langsung terhadap Panorama Destination atau PT Destinasi Tirta Nusantara, Tbk. (PDES) sebagai anak usaha Panorama yang bergerak di pilar inbound atau bisnis yang menangani wisatawan mancanegara. Hal ini dikarenakan Panorama Destination tidak menargetkan Tiongkok sebagai sourcemarket, sehingga tidak berdampak secara langsung kepada perseroan. Pangsa pasar PDES terbesar dari Eropa Barat, Eropa Timur, Skandinavia disusul beberapa negara Asia Tenggara dan Asia Selatan, lalu Afrika serta Timur Tengah dan Arab.

Namun demikian dampak tidak langsung bisa terjadi yang terkait dengan persepsi pasar. “Bagaimanapun pariwisata ini dipengaruhi persepsi, maka sebaiknya kita membangun persepsi positif bahwa Indonesia tetap sebagai destinasi yang aman dan nyaman untuk dikunjungi,” ujar AB Sadewa, VP Brand & Communications Panorama di Jakarta,Rabu (12/2/2020).

Advertisement

Panorama Destination sendiri secara aktif melakukan update kepada mitra-mitra di negara yang merupakan sourcemarket dengan mengirimkan berita positif terkait perkembangan pariwisata Indonesia. “Ada peluang market leisure dan MICE switching destination ke Indonesia, ini yang harus diupayakan pemerintah untuk melobi maskapai internasional serta travel agent di negara-negara yang menjadi target market inbound Indonesia, jika mungkin dapat diberikan incentive untuk wholesaler dan pemain MICE yang berhasil membelokkan kunjungan wisman ke Indonesia” tambah Sadewa.

Advertisement