INDUSTRY.co.id - Jakarta - Mandiri Syariah optimis pertumbuhan pembiayaan akan mencapai 20 persen pada 2020. Itu sejalan dengan pendekatan ke developer dan perumahan bekas.
Group Head Consumer and Finance Mandiri Syariah, Praka Mulia Agung menjelaskan strategi untuk mencapai pertumbuhan tersebut dengan menggandeng developer ternama yang punya proyek jelas dan terpercaya.
"Ada Metland, Ciputra, Sinarmas dengan tenor pembiayaan hingga 20 tahun. Beli rumah yang tepat saat ini atau 15 tahun yang lalu," katanya di Jakarta, Kamis (29/1/2020).
Strategi selanjutnya, kata dia melayani pembelian rumah bekas dan melakukan take over adalah peluang yang memungkinkan bagi Mandiri Syariah.
Menurut dia, margin Mandiri Syariah fix hingga cicilan berakhir sesuai aqad yang digunakan yaitu jual beli.
Target pembiayaan ini diperkirakan akan mencapai Rp2 triliun di 2020. Hingga akhir Desember 2019, pembiayaan griya mencapai Rp11,35 triliun. Tenor pembiayaan mencapai 20 tahun dengan margin 6,2 persen.
Adapun tingkat Non Performing Finance (NPF) di level 1,3 persen lebih rendah dari rata-rata industri di level 2,2 persen. Dengan jumlah nasabah Griya mencapai 50 ribu orang.
"Nasabah yang membayar tepat waktu, akan diberikan hadiah berupa tabungan untuk biaya porsi haji," katanya.