Nurdin Halid Pimpin Dekopin ke Korsel, Jajaki Kerjasama dengan Bank Pertanian Korsel

Oleh : Kormen Barus | Selasa, 28 Januari 2020 - 22:54 WIB

Dalam kunjungan ini, Ketua Umum Nurdin Halid didampingi empat wakil Ketua Umum dan 21 Dekopin Wilayah (Dekopinwil) dari seluruh Indonesia
Dalam kunjungan ini, Ketua Umum Nurdin Halid didampingi empat wakil Ketua Umum dan 21 Dekopin Wilayah (Dekopinwil) dari seluruh Indonesia

INDUSTRY.co.id, SEOUL, KORSEL – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia Nurdin Halid memimpin jajaran Pengurus Dekopin yang baru mengunjungi Korea Selatan, 26 – 29 Januari 2020. Fokus kunjungan Dekopin tertuju ke Federasi Koperasi Pertanian Korea Selatan. Delegasi Dekopin diterima ole Wakil Presiden NACF Group, Heo Sik dan jajaran petinggi NACF di kantor pusat di Seoul, Korea Selatan, Selasa (28/1).

Hanya berselang dua pekan setelah mengumumkan Pengurus yang baru, Ketua Umum Nurdin Halid memimpin sekitar 30 delegasi pengurus Dekopin mengunjungi Negeri Ginseng.  Korea Selatan dipilih karena memiliki tradisi pertanian yang kuat. Mayoritas petani atau lebih dari 2,4 juta petani di sana berhimpun dalam 1.165 Koperasi Pertanian yang menyatu dalam Federasi Koperasi Pertanian Korea (NACF).

Reputasi NACF (National Agriculture Cooperative Federation) sudah mendunia. Sepakterjangnya tidak hanya dikenal di kalangan orang koperasi saja. Branding NACF pun diakui oleh para pebisnis dan perusahaan besar dunia. Betapa tidak,  raksasa koperasi pertanian Korea ini merupakan pemilik Bank Nong Hyup (NH Bank), Bank Terbesar di Korea Selatan. Produk-produk pertanian mereka berkualitas dunia dan merambah pasar global seperti Hansamin, Red Ginseng, Nonghyup Insam, dan Nangwoo Bio.

Mencatatkan total perputaran bisnisnya yang mencapai 38,8 miliar dolar AS, atau setara dengan 450 triliun rupiah lebih, telah menempatkan NACF sebagai 10 Koperasi terbesar dunia. Tak heran volume sebesar itu dibukukan karena NACF saat ini memiliki 35 anak perusahaan yang bergerak di berbagai bidang mulai dari perbankan, produksi pertanian hingga sarana pertanian, termasuk pupuk.

“Saya memang sengaja mengajak pengurus Dekopin yang baru mengunjungi koperasi pertanian modern dengan reputasi dunia di Korsel ini. Kami ingin belajar banyak di sini karena mayoritas Pengurus Dekopin adalah orang-orang gerakan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat pertanian di berbagai daerah di Indonesia. Bukan hanya belajar, kami juga sepakat untuk menjalin kerjasama di beberapa bidang seperti keuangan, asuransi, dan peralatan pertanian modern,” ujar Nurdin Halid usai pertemuan. 

Dalam kunjungan ini, Ketua Umum Nurdin Halid didampingi empat wakil Ketua Umum dan 21 Dekopin Wilayah (Dekopinwil) dari seluruh Indonesia. Selain  studi banding, delegasi Dekopin menjajaki kerjasama konkret antara Koperasi Pertanian Korea Selatan dengan koperasi-koperasi di Indonesia.

Kunjungan Dekopin diterima dengan sangat baik dan profesional oleh jajaran petinggi NACF. “Diterima oleh Wakil Presiden NACF Group, Heo Sik, di kantor pusatnya di Seoul, Pak Nurdin Halid didampingi sejumlah Pengurus Dekopin langsung melakukan pembicaraan serius tentang peluang kerjasama koperasi Indonesia dan Korea,” ujar Ilham Nasai, Direktur Luar Negeri Dekopin.

Indonesia di Mata Korsel

Ilham Nasai menambahkan, Indonesia di mata NACF merupakan partner yang potensial. Sejak tahun 1996, NACF telah berusaha menjalin kerjasama bisnis dengan mitra dari Indonesia. Saat ini, ada dua perusahaan NACF di Indonesia yang bergerak di bidang perdagangan, dan satunya lagi di bidang investasi keuangan dan sekuritas.

Perusahaan ini mencari dan memproduksi komoditas yang diimpor untuk memenuhi kebutuhan pasar anggotanya di Korea. “Misalnya saja, tapioka dan limbah kelapa sawit,” tambah Ilham.

Atas dasar fakta itulah, Nurdin Halid optimis bahwa kerjasama Dekopin dan NACF akan terjalin dengan baik dan lancar. Sebab, kedua belah pihak memiliki kepentingan yang sama dalam memajukan sektor pertanian berbasis koperasi. Pemerintah Indonesia sendiri, kata Nurdin Halid, berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian menuju swasembada pangan.

“Ada beberapa poin penting yang dicapai dalam pertemuan tadi.  Ada potensi kerjasama yang konkrit antara Dekopin dan NACF,” tutur Nurdin Halid yang saat ini menduduki posisi sebagai salah satu Anggota Komite Eksekutif ICA (International Cooperative Alliance) Asia Pasifik.

Vice President NACF Heo Sik mengapresiasi komitmen Nurdin Halid memajukan koperasi Indonesia. Ia pun berjanji untuk meningkatkan kerjasama yang konkrit dengan Dekopin di masa datang.

"Sewaktu Presiden NACF berkunjung ke Dekopin tiga tahun lalu di Jakarta, beliau terkesan dengan potensi besar koperasi di Indonesia. Meskipun NACF akan memiliki Presiden baru akhir Januari ini, saya yakin kerjasama dengan Dekopin  di Indonesia tetap bisa dilanjutkan. Apalagi kita sesama anggota dari ICA (International Cooperative Alliance), tentu harus mewujudkan kerjasama antar koperasi,” papar Heo Sik.

Beberapa tahun lalu, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) menyebut Nonghyup Bank milik NACF sebagai bank dari Korea Selatan yang sedang serius menjajaki untuk membeli Bank di Indonesia guna membangun Bank Pertanian. Waktu itu, Dekopin yang dipimpin Nurdin Halid menyambut baik keinginan Nonghyup Bank tersebut. 

Obsesi itu kembali terkuak dalam pertemuan ‘balasan’ kali ini di Seoul. "Tentu hadirnya Bank Pertanian di Indonesia akan sangat membantu petani-petani di Indonesia karena mendapatkan akses pembiayaan yang lebih murah," ujar Nurdin Halid antusias kepada Gwang Soo Kim, CEO Nonghyup Financial Group inc.

Dalam pertemuan itu, Nurdin Halid menegaskan bahwa Dekopin akan memperjuangkan terwujutnya kerjasama dengan Bank Nong Hyup. Selain Indonesia sebagai negara agraris, sebagian besar anggota delegasi yang datang berkunjung ke NACF adalah ketua-ketua Dekopinwil yang memiliki basis pertanian di daerah masing-masing.

"Dekopin akan fokus dan serius melakukan pembicaraan lebih lanjut serta segera melakukan MoU dengan NACF dalam waktu dekat," pungkas Nurdin Halid.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta Layani Perizinan tutup dua minggu

Jumat, 03 April 2020 - 06:00 WIB

30.218 Pemohon Ajukan Izin Penanaman Modal Dimasa Tanggap Darurat Covid-19

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta dengan menutup sementara Layanan Publik secara Langsung di 316 Unit Pelaksana PMPTSP dan Mal Pelayanan Publik…

Bantuan APD Sinarmas Land diterima oleh Walikota Tangsel Airin

Jumat, 03 April 2020 - 05:30 WIB

Lindungi Tenaga Medis dari Covid-19, Sinar Mas Land Berikan Paket APD ke Pemkot Tangerang Selatan

Sinar Mas Land diwakili oleh Kepala Divisi Corporate Affairs Sinar Mas Land, Dony Martadisata menyerahkan bantuan sebanyak 100 Alat Perlindungan Diri (APD) ke Walikota Tangerang Selatan, Airin…

Personel Satgas RDB Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat Lubichako Kongo

Jumat, 03 April 2020 - 04:20 WIB

Personel Satgas RDB Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat Lubichako Kongo

Personel Satgas RDB Sosialisasi Pencegahan Corona kepada Masyarakat Lubichako Kongo

Prajurit Yonmarhanlan IX Berjemur Terik Matahari Hindari Virus Corona

Jumat, 03 April 2020 - 04:10 WIB

Prajurit Yonmarhanlan IX Berjemur Terik Matahari Hindari Virus Corona

Prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IX Ambon dalam rangka mencegah dan menghindari penyebaran Virus Corona/Covid-19 dengan berjemur diri dibawah terik matahari di Lapangan…

PATA

Jumat, 03 April 2020 - 00:28 WIB

Due to the Postponement of the 69th AGM at the PATA Annual Summit 2020 in UAE

Due to the postponement of the 69th Annual General Meeting (AGM) at the PATA Annual Summit 2020 in Ras Al Khaimah, UAE, the PATA Board has confirmed the extension of PATA Officers and the PATA…