INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) memiliki peran sebagai Agent of Development Pemerintah untuk menjamin keaslian sebuah produk, baik untuk produk konvensional (pencetakan) maupun melalui produk diversifikasi digital security.
Guna mencapai visinya sebagai Perusahaan berkelas dunia di bidang integrated security printing and system, Peruri fokus memperkuat fondasi bisnisnya sebagai penjamin keaslian produk melalui end to end service dari bisnis konvensional dengan penerapan fitur sekuriti hingga bisnis digital yang berfokus pada solusi keamanan digital produk.
Selama ini kondisi bisnis Peruri terbilang fluktuatif karena tingkat ketergantungan terhadap order pencetakan uang Rupiah dari BI masih berkontribusi sebesar 60- 70%, sehingga perkembangannya mengikuti jumlah pesanan cetak uang Rupiah.
Arah pengembangan bisnis Peruri untuk periode 2020-2024 difokuskan pada 5 strategi utama, yaitu mempercepat trasformasi perusahaan, meningkatkan manajemen perusahaan, memperkuat pasar percetakan domestik, memperluas pasar internasional, dan merebut pasar dan produk baru (new wave market).
Dalam mengantisipasi persaingan bisnis digital sekuriti yang semakin kompetitif, Peruri yang memiliki kompetensi dalam pengamanan dokumen sekuriti terus mengembangkan bisnis arah digital security platform yang bertujuan untuk membantu instansi/perusahaan dalam menjamin keaslian produk-produknya serta melindungi keamanan data perusahaan dan pelanggan. Sebagai bentuk kesiapan Peruri dalam menghadapi era digital, Peruri telah memiliki 3 produk digital security services yaitu Peruri Code, Peruri Sign dan PeruriTrust.
Tidak ketinggalan, Peruri telah bertransformasi kebisnis digital. Peruri tidak hanya sebatas perusahaan percetakan saja, tetapi lebih dari itu sebagai pemegang otoritas penjamin keaslian produk melalui fitur-fitur pengaman.
Sampai sejauh ini Peruri adalah perusahaan yang memberikan keamanan pada simbol kedaulatan negara berupa mata uang. Inilah sebabnya Peruri perlu melayani masyarakat dalam bentuk teknologi baru, tidak hanya dalam bentuk dokumen sekuriti negara tetapi juga meluas dalam bentuk digital.