INDUSTRY.co.id - Jakarta - Pergerakan IHSG secara teknikal kembali bergerak menguat dan break out MA200. Meskipun signal bearish reversal pada pola candlestick terbentuk cukup kuat diiringi dengan dead-cross indikator Stochastic dan bearish reversal momentum indikator RSI.

Advertisement

"Sehingga kami cenderung psimistis pada perdagangan awal pekan dengan tekanan aksi jual membawa IHSG berpotensi melemah pada support resistance 6200-6300," ujar analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Senin (23/12/2019).

Saham-saham yang masih dapat dicemati secara teknikal diantaranya; LSIP, UNVR, BJBR, TLKM, PGAS, BSDE, ESSA.

Advertisement

IHSG (+0.55%) secara mengejutkan naik 34.44 poin diakhir sesi perdagangan kelevel 6284.37 dengan saham berkapitalisasi pasar besar seperti BBCA (+1.21%), TLKM (+1.79%) dan BMRI (+0.99%) memimpin penguatan diakhir pekan. Indeks sektor infrastruktur (+2.07%) berbalik menguat diiringi indeks sektor industri dasar (+1.38%).

Optimisme investor menjelang libur akhir tahun ditengah minimnya sentimen positif maupun negatif meningkat. Investor asing melakukan aksi beli sebesar 671.27 miliar rupiah dengan saham BMRI, BBRI dan TLKM yang menjadi top net buy value sedangkan investor asing melakukan aksi beli juga sangat besar pada bursa saham negosiasi sebesar 2.12 Triliun pada saham FREN dan BBCA.

Advertisement