Daewoong Group Tingkatkan Open Collaboration dengan Universitas dan Lembaga Terkemuka 

Oleh : Hariyanto | Jumat, 20 Desember 2019 - 18:44 WIB

Daewoong Group Tingkatkan Open Collaboration dengan Universitas dan Lembaga Terkemuka 
Daewoong Group Tingkatkan Open Collaboration dengan Universitas dan Lembaga Terkemuka 

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Dalam upaya turut mendukung perkembangan industri obat-obatan bio di Indonesia, Daewoong Group semakin meningkatkan open collaborationdengan berbagai pihak, tak terkecuali dengan universitas terkemuka di Indonesia.

Setelah melalui Daewoong-Infion, belum lama ini Daewoong Group menggandeng Universitas Indonesia (UI) untuk memantapkan langkahnya memimpin pembangunan infrastruktur untuk pengembangan penelitian bio melalui Daewoong – UI Bio Technology Research Center. 
 
"Daewoong Group secara aktif telah mempromosikan kolaborasi terbuka dengan lembaga pemerintah, perusahaan, universitas, dan para ahli dalam mengembangkan industri obat-obatan Indonesia," kata Suh Chang Woo, Direktur Divisi Biomeca Daewoong Pharmaceutical melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Jumat (20/12/2019).
 
"Kami berharap dapat terus memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi ternama di Indonesia, seperti Universitas Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan industri biofarmasi Indonesia." lanjutnya.
 
Pada 2016, Daewoong Pharmaceutical menandatangani MOU dengan Universitas Indonesia untuk melakukan kerja sama dalam bidang pengembangan bio-produk dan pendidikan. Disusul pada April 2018 yang lalu dengan membuka Daewoong – UIBio Technology Research Centre.

Pusat penelitian ini merupakan lembaga yang terafiliasi dengan UI, yang mana para peneliti bio dari Daewoong Group dan Indonesia bekerja sama untuk mengembangkan formulasi produk biofarmasi dan memperluas indikasi yang dibutuhkan di Indonesia.
 
Formulasi baru produk biofarmasi EGF (Epidermal Growth Factor) yang saat ini sedang dalam proses mendapatkan izin penjualan di Indonesia, merupakan produk yang dikembangkan di pusat penelitian bio ini. Selain itu, produk biosimilar pertama di Indonesia yang dimiliki oleh Daewoong Infion, yakni ‘Epodion’ juga merupakan hasil dari penelitian bersama biosimilar dengan Universitas Airlangga sejak 2015.
 
Melalui strategi lokalisasi dan kemitraan terpisah, Daewoong Group memiliki tujuan untuk berkontribusi dalam pengembangan industri di Indonesia. Hal ini diwujudkan dengan penandatangan MoU antara Daewoong Foundation, sebuah yayasan sosial di bawah Daewoong Group, dengan Universitas Indonesia dalam rangka pendirian laboratorium Biologi pada Oktober lalu.
 
Daewoong Foundation berencana menginvestasikan sekitar tiga miliar won dalam bidang bio-analitik untuk membangun infrastruktur penelitian terbaik yang berfokus pada analisa high-altitude proteinserta menjadi lembaga yang terakreditasi oleh pemerintah Indonesia.

Lembaga yang akan didirikan pada 2020 di Gedung Pusat Penelitian Laboratorium Terpadu (ILRC) Universitas Indonesia, Depok, diharapkan mampu menjadi pusat laboratorium bioanalitik terakreditasi nasional pertama di Indonesia. 
 
Tidak hanya berkontribusi pada revitalisasi bio-analisis melalui pendirian lembaga penelitian dan pusat-pusat bio-analisis, Daewoong Group juga berkomitmen membina para profesional di bidang bio di Indonesia.

Bekerja sama dengan fakultas farmasi Universitas Indonesia, Daewoong group secara aktif mempromosikan pengembangan sumber daya manusia melalui program praktik langsung (hands-on) dalam pengembangan bio-medicine, pemberian beasiswa untuk mempromosikan pengembangan sumber daya manusia dan berencana membina para ahli bio-spesialis dengan mengadakan beragam program pendidikan serta mencari sumber daya manusia terbaik untuk pusat penelitian di ILRC UI yang baru nanti. 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

63 tahun astra berkarya bagi negeri

Jumat, 21 Februari 2020 - 22:43 WIB

63 Tahun Perjalanan PT Astra Internasional Tbk Berbakti bagi Negeri

PT Astra International Tbk didirikan di Jakarta pada tahun 1957 sebagai sebuah perusahaan perdagangan umum dengan nama awal Astra International Inc. Pada tahun 1990, Astra International Inc…

Prijono Sugiharto Dirut Astra Internasional

Jumat, 21 Februari 2020 - 22:01 WIB

Prijono Bos Astra: 63 Tahun Astra Kobarkan Gerakan Kurangi Plastik

Kami mengajak seluruh karyawan Astra dan masyarakat luas untuk semakin peduli tentang bahaya sampah plastik sekali pakai. Melalui partisipasi manajemen, karyawan, dan masyarakat, kami berharap…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika menghadiri peresmian fasilitas produksi viscose rayon PT Asia Pacific Rayon (APR) di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau

Jumat, 21 Februari 2020 - 20:30 WIB

Bahan Baku Terpenuhi, Menperin Genjot Industri TPT Nasional

Industri tekstil dan produk tesktil (TPT) diyakini akan semakin tumbuh berkembang dengan ketersediaan bahan baku dari dalam negeri.

Samsung Galaxy Z Flip

Jumat, 21 Februari 2020 - 19:29 WIB

Samsung Kenalkan Smartphone Layar Lipat Terbaru, Galaxy Z Flip

Saat dilipat, Galaxy Z Flip tampil nyaman dalam genggaman, serta mudah disimpan. Ketika dibuka, layar berukuran hampir dua kali lipat – menampilkan layar 6.7 inci.

Kerjasama Penyediaan Produk Beton dan Jasa Konstruksi untuk Pembangunan dan Pemeliharaan Bangunan serta Fasilitas Pendukung di Area Bandara

Jumat, 21 Februari 2020 - 19:22 WIB

Angkasa Pura Properti dan Waskita Beton PrecastTandatangani Kerjasama Pembangunan dan Pemeliharaan Area Bandara

Jakarta-Sinergi anak usaha BUMN dalam pembangunan dan pemeliharaan area bandar udara dilakukan oleh PT Angkasa Pura Properti, anak usaha dari pengelola bandara PT Angkasa Pura I (Persero), dan…