Dunia Virtual & Taktik Pemasaran di Masa Depan

Oleh : Nabila Ayudiah | Senin, 16 Desember 2019 - 07:34 WIB

 Nabila Ayudiah
Nabila Ayudiah

INDUSTRY.co.id - Seiring dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, mengharuskan kita untuk selalu beradaptasi dengan perubahan. Tren yang bergerak cepat untuk seluruh bidang mau tak mau akan memberikan dampak di kehidupan kita. Salah satunya di era digital dengan teknologi yang disebut VR. 

Virtual Reality yang dapat memberikan efek nyata secara virtual kepada kita dengan menghadirkan berbagai macam objek, baik lingkungan maupun benda. Lebih tepatnya dengan teknologi Virtual Reality akan membawa kita ke dimensi lain dalam dunia virtual. Sebelumnya teknologi ini memang terfokus pada dunia hiburan seperti game . namun pada kenyataannya VR juga dapat dimanfaatkan dalam dunia marketing.

Dalam penerapannya di dunia marketing, marketer kini dapat memberikan pengalaman lebih kepada para calon konsumennya dengan lebih mengefisiensikan waktu serta biaya untuk model yang dipajang. Contohnya di bidang fashion. 

Penerapan sederhananya, dengan menggunakan kacamata VR, pengguna atau calon konsumen bisa diajak untuk menyusuri lorong virtual dimana di dalamnya terdapat berbagai rak yang berisi item fashion mulai dari baju, sepatu, tas serta berbagai macam atribut lainnya. 

Jika dibandingkan dengan mencari melalui search engine ataupun secara manual, pengalaman memilih baju dengan VR tentu jauh lebih menyenangkan dan berkesan bagi sang calon konsumen serta mengurangi resiko kerusakan pada contoh barang yang ada di rak tersebut. Dalam beberapa tahun ke depan, virtual reality akan bertransformasi menjadi cara baru bagi konsumen untuk lebih dekat dan mengetahui lebih dalam sebuah brand. 

Salah satu brand terkenal yang sudah menganut taktik pemasaran menggunakan realitas virtual ini adalah Toms. Toms ialah perusahaan sepatu yang berasal dari California, Amerika Serikat yang beridiri pada tahun 2008. Toms dikenal karena melakukan pemasaran menggunakan filantropi mereka. 

Para konsumennya diberikan alat VR ketika ingin mencoba sepatu mereka. VR ini akan memberikan pengalaman bagi konsumen ketika melakukan perjalanan ke Peru dan membeli sepasang sepatu. Mereka mengatur ini di dalam toko agar pelanggan dapat mengalaminya. Ini adalah contoh bagus untuk menggunakan VR. 

Karena cara efektif dalam melakukan pemasaran adalah memunculkan sisi emosional dari para konsumen sehingga mereka mendapatkan pengalaman dan juga persepsi yang berbeda terhadap produk yang akan dijual oleh marketer. Cara tersebut dapat dibilang menjadi salah satu cara yang efektif dalam memasarkan suatu produk.


Penulis: Nabila Ayudiah
Student of MBA Tech President University

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih (tengah) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil di Jakarta

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:45 WIB

Fasilitasi Sertifikat Halal IKM Pangan, Kemenperin Teken MoU dengan 10 Kementerian/Lembaga

Penandatanganan Nota Kesepahaman oleh 10 kementerian dan lembaga tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Sertifikasi Halal bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil pada 13 Agustus 2020 ini merupakan bukti nyata…

Ilustrasi Pekerja (Photo by Merdeka.com)

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:35 WIB

Jangan Khawatir! DPR: Investor Boleh Datang, Kita Pastikan Kesejahteraan Pekerja Lokal Terjaga

Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin saat menerima kunjungan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) memastikan permasalahan upah minimum yang dituntut para pekerja akan tetap terjaga ditengah…

Anggota DPR RI Obon Tabroni

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:30 WIB

Anggota Dewan Kritisi Program Bantuan Upah Hanya Hanya Diberikan kepada BPJS Ketenagakerjaan

Anggota DPR RI Obon Tabroni mengkritisi pemberian subsidi upah yang hanya diberikan kepada buruh yang terdaftar di dalam BPJS Ketenagakerjaan.

Pelayanan perbankan di Bank Bukopin (Foto: Doc Bank Bukopin)

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:12 WIB

Ini Strategi Bank Bukopin Bidik Kenaikan DPK 10 Persen

Seiring dengan memasuki usia ke- 50 tahun terus berkiprah mendukung perekenominan Indonesia, Bank Bukopin meluncurkan program “Nabung Super Seru 50 Tahun”.

Pertemuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Jabodetek dengan Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin

Jumat, 14 Agustus 2020 - 09:10 WIB

Disambangi BEM se-Jabodetabek, Azis Syamsudin Tepis Isu RUU Ciptaker Cabut Kemakmuran Rakyat: Tidak Benar, Saya Juga Punya Anak yang Tidak Mungkin Disengsarakan

Dalam pertemuan dengan BEM se Jabodetek, Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin menegaskan RUU Ciptaker tidak berkaitan secara inheren dengan Kartu Pra-Kerja.