Strategi Pemasaran di Era Milenial Dalam Produk Makin Dikenal

Oleh : Indri Laras Tiffani | Kamis, 12 Desember 2019 - 14:58 WIB

Indri Laras Tiffani
Indri Laras Tiffani

INDUSTRY.co.id - Belakangan ini, kita akrab sekali dengan istilah generasi millennial atau bisa disebut juga generasi Y yang mengacu kepada sekolompok orang yang lahir ditahun 1980an sampai tahun 2000an .

Generasi tersebut lahir setelah generasi sebelumnya yaitu generasi X yang lahir pada tahu 1961 sampai tahun 1980, kemudian secara karakteristik, generasi millennial mempunyai beberapa perbedaan dengan generasi-generasi sebelumya pada jaman era tersebut. 

Dan generasi Y mempunyai perkembangan teknologi dan informasi yang semakin maju, dengan orang-orang yang terjun ke usaha sendiri atau startup company. Sehingga mereka mempunyai cara promosi yang unik, contek deh cara mereka mempromosikan barang agar makin dikenal.

Sebab dalam dunia bisnis, patut kita mengetahui dan memahami dengan baik siapa yang aka menjadi targer pasar di produk. Lalu dari situ kita bisa menjabarkan strategi pemasaran yang tepat untuk target pasar itu sendiri. Target pasar bisa dipecah berdasarkan usia, kelompok ekonomi atau bahkan pendidikannya.

Tidak Semudah Itu Mempercayai Iklan Yang Biasa-Biasa Saja : Generasi millennial sangat sulit percaya pada informasi-informasi yang bersifat satu arah atau informasi yang dibuat oleh perorangan. Mereka lebih mempetimbangkan review dengan testimoni yang dilakukan oleh orang-orang diinternet, ketimbang melihat iklan yang diberikan oleh perusahaan besar. Dan mereka pun tidak segan membagikan pengalaman buruk saat memakai suatu merek yang dapat menjatuhkan cita rasa dari sebuah produk itu sendiri.

Memasarkan Produk Di Media Sosial : Generasi millennial lahir diera perkambangan teknologi yang canggih, terutama dibidang internet. Tidak heran  jika televisi sudah bukan prioritas kaum  generasi millennial untuk mendapatka informasi di media pertelevisian. 

Mereka lebih suka mencari informasi lewat media smartphonenya, baik dengan mencarinya disitus  pencari atau menggunakan media social yang dimiliki. Dan kini tidak sedikit perusahaan-perusahaan besar yang memanfaatkan Fecabook, Instagram, Twitter hingga Whatsapp dan Line untuk memberikan info dan promosi bagi calon customer.

Promosi Dengan Singkat dan Informatif : Cara menarik perhatian kaum millennial adalah produk yamh dipromosikan harus memiliki iklan yang menarik, singkat, padat dan jelas dengan berbagai jenis informasi yang akan diberikan. Karena kamu millennial termasuk kaum yang malas membaca, sehingga membuat artikel semanarik mungkin dengan informasi yang tetap autentik.

Contoh menarik perhatian kaum millennial  adalah  menjual suatu produk kekinian di jaman yang sedang hitz dimasanya.  Seperti menjual makanan boba atau bola tepung tapioca yang saat ini sedang hitz dikota-kota besar Indonesia. Tidak hanya menjadi topping minuman, boba juga bisa menjadi topping untuk berbagai makanan. Uniknya jika boba identik disajikan dengan minuma-minuman yang manis, saat ini bisa menjadi topping makanan yang tidak jauh dari makanan-makanan manis. 

Seperti Boba Cake, yang merupakan kue sponge dengan lapisan earl grey butter cream, yang diatasnya diberi siraman cream cheese dan boba gula merah. Kemudian ada boba sushi, jadi ada topping irisan daging salmon mentah dengan saus mayonnaise pedas dengan topping boba. 

Tetapi boba yang disajikan topping tidak memiliki rasa manis hanya rasa tawar yang hanya mejadi boba penambah tekstur rasa yang ada di sushi. Sehingga tanpa boba sekalipun, rasa pada sushi sebenarnya sudah enak dan lezat. Hanya terkstur pada boba yang disantap dengan nasi, tetapi beberapa orang yang menyukai dan tidak.

Penulis: Indri Laras Tiffani
Magister Management Technology President University

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden RI Joko Widodo meninjau pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera. (Bloomberg/Dimas Ardian via Getty Images)

Rabu, 19 Februari 2020 - 07:27 WIB

Kualitas Beberapa Tol Layang yang Dibangun BUMN Karya Dinilai Buruk

Jakarta, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Komisi VI Mufti Anam mengkritisi buruknya kualitas tol layang Jakarta-Cikampek yang dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk pada Senin (17/2),

Program BCA SYNRGY Accelerator Batch 2 Siap Dimulai

Rabu, 19 Februari 2020 - 07:00 WIB

Program BCA SYNRGY Accelerator Batch 2 Siap Dimulai

Setelah sebelumnya meluncurkan program SYNRGY Accelerator batch pertama pada tahun 2019, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan melanjutkan kembali program akselerator dan wadah kolaborasi komunitas…

Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P

Rabu, 19 Februari 2020 - 06:00 WIB

Panglima TNI : 11 Pucuk Senjata Kecelakaan Mi-17 Kemungkinan Diamankan Masyarakat

Sejumlah 11 pucuk Senjata milik Prajurit TNI AD yang gugur dalam kecelakaan pesawat Heli Mi-17 beberapa bulan yang lalu di Pegunungan Bintang, Provinsi Papua, kemungkinan masih diamankan oleh…

Jalasenastri Korps Marinir Unjuk Kecakapan Memanah

Rabu, 19 Februari 2020 - 05:45 WIB

Jalasenastri Korps Marinir Unjuk Kecakapan Memanah

Disamping memiliki kemampuan menembak, Ibu-ibu Jalasenasteri Korps Marinir juga mempunyai ketangkasan dalam mengolahgerakkan senjata panah. Memanah merupakan salah satu keahlian yang dimiliki…

SMSI Harus Bantu Kontrol Pembangunan Muarojambi

Rabu, 19 Februari 2020 - 05:30 WIB

Bupati Masnah : SMSI Harus Bantu Kontrol Pembangunan Muarojambi

Keberadaan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Muaro Jambi mendapatkan respon positif dari Bupati Muaro Jambi Hj. Masnah Busro SE, dimana Bupati mengajak Jurnalis harus mengambil…