INDUSTRY.co.id, Jakarta-Setelah pencapaian target yang sangat baik pada semester pertama di tahun 2019 dengan mencatatkan Growth 138%, SiCepat telah mempersiapkan infrastruktur secara komprehensif sejak awal semester dua tahun 2019.

Advertisement

Untuk menghadapi lonjakan pengiriman yang akan terjadi di Harbolnas 12.12 dengan prediksi menembus angka 1,5 juta pengiriman paket, dimana hal ini berarti mencapai 20% kenaikan dari Harbolnas 11.11 pada bulan November 2019.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) SiCepat Ekspres The Kim Hai, target ini secara confidence kami tetapkan, melihat kemampuan SiCepat dalam melayani pengiriman paket yang dapat dicapai sesuai dengan Service Level Agreement (SLA) 1-2 hari dimana pencapaiannya sebesar 97%. Hal ini dapat dipastikan bahwa pencapaian ini didukung oleh seluruh jajaran maupun sistem yang telah kami siapkan diawal semester kedua tahun 2019.

Advertisement

Tak hanya itu, SiCepat juga mengadakan rangkaian program menarik menjelang Harbolnas 12.12 mulai dari promo gratis ongkos kirim tanpa minimum belanja dan program cashback hingga 35% bagi seller di sejumlah platform e-commerce.

Pada awal semester dua ini SiCepat telah memperkuat infrastruktur dan layanan dengan penambahan gerai mencapai 737 gerai di seluruh Indonesia, 7.000 kurir, dan 7.510 armada.

Advertisement

“Di semester dua ini kami sudah melakukan penambahan 300 kurir untuk mengcover operasional SiCepat, 50% diantaranya untuk wilayah Jabodetabek, 40% wilayah Bandung dan sisanya tersebar untuk daerah lain di Pulau Jawa” ujar The Kim Hai.

SiCepat Ekspres adalah perusahaan ekspedisi yang berdiri sejak tahun 2014, dimana pengiriman 15Jam Sampai untuk wilayah Jabodetabek dan Bandung serta pengiriman 1hari Sampai untuk kota besar seluruh wilayah Indonesia merupakan focus utama dalam pelayanannnya. Berbasis sistem teknologi terkini, SiCepat Ekspres mempunyai cabang dan gerai yang tersebar di seluruh kota di Indonesia, mempunyai slogan Ketika Semua Jadi Mudah, dimana SiCepat Ekspres menjawab segala kebutuhan dan keinginan pelaku bisnis e-commerce .

Advertisement