INDUSTRY.co.id - Gorontalo- Association of The Indonesian Tours and Travel Agiencies (Asita) Provinsi Gorontalo menyambut baik dan akan mendukung pencapaian 30 ribu wisata mancanegara (wisman), melalui program Transport Tourism Stimulus Package dari Kementerian Pariwisata.

Advertisement

Ketua ASITA Marten Chandra mengaku optimistis target itu bisa tercapai, dengan adanya konektvitas penerbangan yang mempermudah akses wisman ke Gorontalo.

"Kami akan koordinasi dengan agen-agen travel di Tiongkok dan Malaysia misalnya untuk promo dan bisa atur bagaimana caranya ada carter penerbangan langsung," ujarnya di Gorontalo, Kamis (16/3/2017)

Advertisement

Meski demikian, ia berharap pemerintah daerah dan pihak terkait betul-betul menyiapkan dengan matang sarana penunjang misalnya hotel, pemandu wisata, dan akses transportasi.

"Contohnya Manado hanya punya tujuh guide lokal yang bisa berbahasa mandarin, sehingga harus mendatangkan sekitar 80 orang dari luar daerah. Sementara pasar dari Tiongkok sudah dibuka lebar. Nah, Gorontalo harus siap bila ingin membuka pasar ini," ungkapnya.

Advertisement

Hingga saat ini, pasar pariwisata Gorontalo diminati oleh wisman dari Malaysia, Jepang, Tiongkok, Singapura, Korea dan Eropa.

Sebagian wisman Eropa, kata dia, masih menjadikan destinasi wisata di Gorontalo sebagai pengisi waktu transit menuju ke daerah tujuan utama.

Advertisement

Selain kesiapan sarana, masalah regulasi juga menjadi faktor penting dalam mencapai target kujungan wisatawan asing tersebut.

"Kemarin di Riau sudah siap, tapi imigrasi tidak siap sehingga keberangkatan wisman ditunda. Padahal untuk menyiapkan penerbangan satu grup itu, agen travel membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan sebelumnya," tambahnya seperti dilansir Antara.

Menurutnya, ASITA menginginkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan harus disertai dengan keuntungan pendapatan bagi daerah.

Deputi pengembangan Pemasaran Kementrian Pariwisata RI, Esty Astuti mengatakan Gorontalo adalah satu dari dua puluh daerah yang akan menjadi pendongkrak bagi target 15 juta kunjungan wisatawan di Indonesia.

Program Transport Tourism Stimulus Package menyasar daerah-daerah yang memiliki potensi dan kemampuan dalam pariwisata, namun belum maksimal dalam mengembangkannya.