Masjid Jogokaryan, Yogyakarta Saldonya Rp.0 Rupiah

Oleh : Wiyanto | Kamis, 07 November 2019 - 18:04 WIB

Ilustrasi jamaah masjid
Ilustrasi jamaah masjid

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Masjid yang kas saldonya selalu Rp. 0,- saat diumumkan yaitu Masjid Jogokaryan, Yogyakarta. Jika Masjid lain dengan bangga mengumumkan bahwa saldo infaknya puluhan bahkan ratusan juta rupiah, maka Masjid Jogokariyan selalu berupaya keras agar di tiap pengumuman saldo-infak harus NOL Rupiah !!

Menurut LKM Masjid, Infak itu ditunggu pahalanya untuk jadi amal sholih, bukan untuk disimpan di rekening Bank. Pengumuman infak jutaan juga dihawatirkan akan menyakitkan jika tetangga Masjid ada yang tak bisa ke Rumah Sakit karena tak punya biaya atau tak bisa sekolah.

"Masjid yang menyakiti Jamaah adalah tragedi da'wah, sehingga dengan pengumuman saldo infak NOL Rupiah, maka jamaah lebih bersemangat mengamanahkan hartanya," demikian lansir LKM Masjid yang diterima Industry.coid di Jakarta, Kamis (7/11/2019).

Masya Allah...

Bahkan mesjid ini malah mensejahterakan warganya dengan fasilitas wifi gratis, ruang olah raga untuk anak anak dan dewasa, buka puasa 5000 piring nasi setiap hari selama bulan ramadhan..

Masjid juga sanggup mencover warganya yang sakit dengan membawa Kartu Sehat Mesjid ke Rumah Sakit dan Klinik manapun di Jogja.. termasuk memberi hibah umrah bagi jamaah yang istiqomah shalat subuh di Mesjid..

إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ فَعَسَى أُولَئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut kepada siapapun selain kepada Allah. Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” - (QS. At-Taubah 18)

22 Point Terpenting dari Masjid Jogokariyan

Masjid Jogokariyan menjadi masjid percontohan masjid yang makmur kegiatan di seluruh Indonesia.

1. Masjidnya hanya berlokasi di tanah wakaf 700 m2 tapi dengan 3 lantai, dan hanya masjid kampung (bukan masjid jami').

2. Kampung Jogokariyan dulunya bukan basis Muslim yg kuat.

3. Takmir mendata statistik kampung sekitar masjid (yg sudah sholat/belum, yg sholat jamaah ke masjid/belum, yg muslim/non muslim, beserta semua anggota keluarganya) untuk pemetaan target dakwah.

4. Takmir masjid berusaha menggembirakan masyarakat dan membuat mereka mau bersujud dgn berbagai cara yang syar'i.

5. Setelah mereka mau datang ke masjid, harus dibuat nyaman dan diisi dengan taklim-taklim ringan.

6. Takmir tidak boleh memarahi anak-anak yang ramai di masjid, tapi memberikan hadiah makanan ringan kalau tidak ramai dan mengganggu jamaah di masjid.

7. Yang belum jamaah ke masjid atau belum sholat dibuat undangan seperti pernikahan dan disediakan makanan di masjid saat acara sholat jamaah. Makanan ditawarkan pada jamaah yang mau menjadi donatur untuk mentraktir makanan.

8. Yang belum bisa sholat diajari sholat oleh takmir (di masjid atau di rumah masing-masing)

9. Kas masjid tidak pernah besar bahkan targetnya adalah 0 (nol) tiap akhir bulan, karena kas masjid yang besar tanda takmir tidak bisa mengelola infaq jamaah menjadi pahala yang segera mengalir ke penginfaq.

10. Ada sarapan bubur, lontong sayur, susu kedelai, dan lainnya tiap minggu ba'da subuh.

11. Ada 500 - 1000 nasi bungkus tiap ba'da jumat (dana swadaya jamaah).

13. Ada divisi usaha penyewaan kamar penginapan di lantai 3 masjid untuk membayar petugas kebersihan dan tambahan operasional masjid.

14. Tidak ada gaji untuk takmir kecuali petugas kebersihan, karena gaji dari Allah tidak ada maksimalnya, sementara gaji manusia ada minimumnya (UMR).

15. TPA diajar oleh anak2 RISMA/RMJ.

16. Ada infaq beras (kotak amal khusus beras) untuk disalurkan ke dhuafa', walaupun sekarang isi kotak infaq beras itu berubah jadi uang, karena jamaah malas bawa beras. Bantuan untuk dhuafa' ini diambil di masjid ba'da subuh.

17. Masjid buka 24 jam dan ada WiFi gratis 24 jam.

18. Taklim untuk jamaah sangat banyak baik siang maupun malam.

19. Ada angkringan di depan masjid (tongkrongan) untuk jamaah ngobrol dan orang2 mampir istirahat.

20. Jika masjid dikelola dengan benar dan dipercaya jamaah, maka dana2 infaq dan dari donatur sangat mudah didapat, termasuk untuk donatur makanan, dll.

21. Jika kas masjid banyak justru jamaah malas menyumbang, tapi jika sedikit mereka akan tergerak untuk infaq.

22. Masjid itu milik Allah (QS AlJin: 18) sehingga rezeki masjid akan dijamin oleh pemilik masjid (Allah) dan takmir hanyalah pelayan umat (jamaah).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Synopsys

Selasa, 07 April 2020 - 11:00 WIB

Code quality and maintenance: Emerging risks of open source use

In the invaluable Gartner research paper Technology Insight for Software Composition Analysis, the analyst cites an interesting finding during his examination of the current state of SCA (software…

Logitech G

Selasa, 07 April 2020 - 10:40 WIB

Psysical Distancing, Logitech G Meluncurkan Gerakan #PlayAtHome

Logitech G, sebuah brand dari Logitech membuat gerakan bertajuk #PlayAtHome guna mendukung himbauan pemerintah dan WHO untuk menyukseskan physical distancing, sehingga semua masyarakat dapat…

BEM Universitas Binawan

Selasa, 07 April 2020 - 10:37 WIB

Penyataan Sikap Ketua BEM Universitas Binawan

Saya Yazid Albustomi sebagai Ketua BEM Universitas Binawan periode 2019/2020 memohon maaf yang sebesar – besarnya atas timbulnya keresahan pada tenaga kesehatan dan masyarakat Indonesia.

PT Pupuk Indonesia

Selasa, 07 April 2020 - 10:15 WIB

Pupuk Indonesia Berikan Santunan ke Delapan Panti Asuhan di Jakarta Barat

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan sosialnya kepada 8 Panti Asuhan yang berada di Jakarta Barat. Aksi sosial ini merupakan rangkaian kegiatan dari peringatan HUT Perusahaan yang…

Media Luar Ruang City Vision

Selasa, 07 April 2020 - 10:10 WIB

City Vision Gandeng PT. KAI Beri Edukasi Tentang COVID-19 Lewat Media Luar Ruang

Kerjasama antara City Vision dan PT. Kareta Api Indonesia ini diharapkan mampu semakin meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat akan bahaya virus corona melalui aset-aset digital…