INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Itama Ranoraya Tbk resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham IRRA. Perseroan menjadi perusahaan ke 41 yang melantai di BEI tahun ini atau menjadi emiten ke 655 secara keseluruhan. Harga penawaran Rp374 persaham kini naik menjadi Rp560 atau 49.73 persen.

Advertisement

Teten W Setiawan, Direktur Utama PT Itama Ranoraya optimis dengan pencatatan perdana di BEI. Perseroan kedepannya akan lebih maju dan tumbuh.

"Puji syukur kepada Allah, ini waktu istimewa kami melakukan langkah strategic berupa pencatatan perdana. Optmis menjanjikan sektor kesehatan yang alami pertumbuhan. Mendorong kami kreatif layanan kesehatan khususnya teknologi kesehatan," kata dia di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Advertisement

Ia optimis pertumbuhan penjualan hingga ahir tahun mencapai 15-20 persen denga varian produk baru terlebih akan ada perluasan pasar.

Teten W Setiawan, optimis dengan track record lebih dari 10 tahun serta didukung dengan tim managemen berpengalaman dalam industri peralatan kesehatan, perseroan dapat bertahan dan terus berkembang.

Advertisement

"Perseroan sudah memperoleh beberapa pencapaian melalui kerjasama dengan pemerintah seperti pengadaan alat suntik dan reagensia ke Kementerian Kesehatan dan Palang Merah," katanya.

PT Itama Ranoraya Tbk melepas saham perdana sebanyak 400 juta lembar saham dengan nominal Rp50 setiap saham atau sebanyak - banyaknya 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Advertisement

Harga penawaran Rp315-Rp375, dengan perolehan dana kisaran Rp126 miliar- Rp150 miliar.

"Cukup menarik industri karena dapat memberikan ruang keuntungan," kata Mukti Wibowo Kamihadi, Direktur PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

"Kedepan produk baru dengan pasar lebih luas," kata Pratoto Satno Rahardjo Direktur PT Itama Ranoraya Tbk.