Frisian Flag Indonesia Perkenalkan Karakter Zuzhu dan Zazha,Tokoh Animasi Edukatif

Oleh : Nina Karlita | Rabu, 02 Oktober 2019 - 21:25 WIB

Frisian Flag Indonesia Perkenalkan Karakter Zuzhu dan Zazha,Tokoh Animasi Edukatif
Frisian Flag Indonesia Perkenalkan Karakter Zuzhu dan Zazha,Tokoh Animasi Edukatif

INDUSTRY.co.id - Jakarta, 2 Oktober 2019 – Frisian Flag Indonesia (FFI) memperkenalkan karakter animasi edukatif, yang diberi nama Zuzhu dan Zazha. Terinspirasi dari tetesan susu yang memiliki banyak manfaat kebaikan, duo karakter ini ada di kemasan baru susu cair FRISIAN FLAG® Milky yang hadir dalam dua pilihan ukuran (115 ml & 180 ml), dengan rasa cokelat dan stroberi yang disukai anak - serta e-comic dan film animasi pendek, yang mengisahkan berbagai cerita inspiratif dan edukatif, yang akrab dengan kehidupan sehari-hari. Kehadiran karakter animasi ini adalah upaya menanamkan kebiasaan baik sejak dini.

“Sebagai perusahaan yang secara konsisten menghadirkan inovasi melalui rangkaian produk susu berkualitas dan terjangkau, inovasi dari FFI juga direalisasikan melalui ragam inisiatif yang dihadirkan. Memanfaatkan teknologi dan digitalisasi yang saat ini lekat dengan anakanak, duo karakter Zuzhu dan Zazha juga hadir dalam bentuk cerita inspiratif pada format cerita bergambar dan seri film pendek. 

Kami berharap kehadiran sosok Zuzhu dan Zazha dapat menjadi alternatif konten edukasi menarik bagi anak, guna menanamkan pesan budi pekerti yang baik, membiasakan pola hidup sehat, sekaligus pengenalan terhadap susu sebagai pilihan minuman sehat dan aman, yang mendukung penerapan gaya hidup sehat sejak dini,” ujar Head of Ready to Drink Category Frisian Flag Indonesia, Aliah Shalihah.

Pemanfaatan animasi sebagai medium dalam membantu pembentukan karakter anak, juga diamini oleh Psikolog, Putu Andani, M.Psi “Bagaimana menjadi konten yang disukai anakanak? Karakter animasi dapat menjadi salah satu media untuk mengajarkan dan menanamkan perilaku dengan cara yang menyenangkan, apalagi di era digital seperti saat ini. 

Karena, ketika anak memasuki masa middle childhood (kurang lebih usia 6-12 tahun), faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter anak semakin meluas, bukan hanya orang tua, teman, guru, namun konten atau hiburan yang dikonsumsi juga sangat mempengaruhi. Pada kenyataannya, anak-anak menghabiskan rata-rata 2-3 jam per hari untuk menonton konten digital, baik di televisi maupun di website internet lainnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Jumat, 22 November 2019 - 20:50 WIB

Sederet Strategi Pemerintah Pacu Investasi dan Daya Saing Industri

Pemerintah terus mendorong peningkatan investasi sektor industri di Tanah Air. Adapun jenis sektor-sektor manufaktur yang dibidik, antara lain industri yang menghasilkan produk substitusi impor,…

Projeck WSBP

Jumat, 22 November 2019 - 20:04 WIB

Proyek KLBM WSBP Dukung Program Strategis Nasional Pemerintah

Jakarta - Proyek Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) merupakan proyek nasional pemerintah untuk mempercepat akses transportasi di Pulau Jawa serta mendukung peningkatan dan pemerataan perekonomian…

PWI menemui Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Jumat, 22 November 2019 - 19:07 WIB

Budi Karya Sumadi Usulkan Acara Puncak Hari Pers Nasional 2020 di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin

Dengan sumber daya alam kalsel seperti penghasil Batubara seperti sawit dan berbagai potensi lainya, menurut Menhub akan berperan cukup vital bagi perekonomian di pusat pemerintahan nanti.

BRI adakan santripreneur

Jumat, 22 November 2019 - 17:39 WIB

BRI Gelar Santripreneur

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Yayasan Santripreneur Indonesia menggelar program Santripreneur, pelatihan kepada 350 Santri dan Santriwati di Yogyakarta,…

Pegadaian jalin kerjasama dengan Bank BTN

Jumat, 22 November 2019 - 17:11 WIB

Pegadaian Jalin Kerjasama dengan Bank BTN, Mudahkan Nasabah Dalam Layanan Pendaftaran Haji

PT Pegadaian (Persero) melakukan penandatanganan kerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (BTN) (Persero) dalam rangka wujudkan sinergi bisnis antar Badan Usaha Milik Negara (BUMN).