AwanTunai Perkenalkan Praktik Fintech Indonesia Berkelanjutan kepada Masyarakat Global

Oleh : Herry Barus | Senin, 30 September 2019 - 08:00 WIB

 AwanTunai Perkenalkan Praktik Fintech Indonesia Berkelanjutan kepada Masyarakat Global
AwanTunai Perkenalkan Praktik Fintech Indonesia Berkelanjutan kepada Masyarakat Global

INDUSTRY.co.id - New York – Awan Tunai, platform solusi pembiayaan digital untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), mewakili Indonesia dan menjadi perwakilan tunggal dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-74 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, yang diselenggarakan pada 17 – 30 September 2019, dimana para pemimpin dunia berkumpul untuk membahas tantangan terbesar yang dihadapi dunia saat ini, mulai dari geopolitik, ekonomi, lingkungan, hingga perubahan teknologi, serta solusi yang dibutuhkan untuk mendorong kemajuan menuju pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Dino Setiawan, CEO AwanTunai menghadiri agenda tahunan tersebut dalam program Digital Financing of the Sustainable Development Goals bertemakan ‘Good Servant, Poor Master Capturing the Promise and Managing the Risk of Financial Technology for a Sustainable World’ yang diselenggarakan oleh Satuan Tugas Sekretaris Jenderal PBB. Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri oleh para pemimpin dunia di bidang kebijakan, teknologi, dan bisnis untuk mendiskusikan solusi teknologi keuangan yang terbaik untuk mengatasi kendala jangka panjang terkait pembiayaan untuk pembangunan, serta untuk mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs).

Dino menjelaskan, “Kami merasa bangga dapat mewakili Indonesia dan berkesempatan untuk bertemu, berdialog dan mendapatkan informasi langsung terkait praktik baik dan perkembangan kebijakan, prioritas pemerintah, regulator, dan masyarakat global terkait peran teknologi keuangan dalam mereformasi sektor keuangan dan ekonomi.”

Melalui seleksi yang ketat, AwanTunai berhasil menjadi salah satu perusahaan terpilih untuk memaparkan model bisnisnya di hadapan para pemimpin dunia dalam acara tersebut. “Visi jangka panjang kami adalah memberikan akses keuangan yang produktif kepada pelaku usaha mikro agar dapat mengembangkan usahanya secara lebih baik. Lewat partisipasi kami dalam ajang tahunan ini, kami semakin terdorong untuk mewujudkan inklusi keuangan yang lebih baik dan merata,” lanjutnya.

United Nations Capital Development Fund (UNCDF), badan PBB di bidang pendanaan khususnya bagi negara berkembang, menyambut baik partisipasi AwanTunai dalam ajang ini.

“Terdapat banyak peluang di Indonesia untuk memberikan solusi inovatif yang mengadopsi revolusi digital untuk meningkatkan kapabilitas finansial bagi masyarakat berpenghasilan kecil dan menengah. Kami senang dapat mendukung upaya-upaya in melalui UNCDF FinLab dan optimis untuk menghadirkan para pelaku usaha Indonesia di platform global. AwanTunai, melalui digitalisasi rantai pasokan tradisional untuk memberikan pinjaman berbiaya rendah, telah memberikan contoh praktik baik model bisnis fintech di Indonesia lewat kontribusi mereka terhaap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 5 (Kesetaraan Gender), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur),” ujar April Khor, UNCDF Digital Innovation Specialist.

Fintech tidak hanya mewakili sebuah komponen inovasi yang sangat dibutuhkan oleh sektor layanan keuangan, namun menjadi kesempatan terbaik dalam menjawab kesenjangan pembiayaan. Indonesia, dengan 50 juta pelaku UMKM dan kesenjangan pembiayaan hampir mencapai 45 persen, memiliki kesempatan untuk meraih manfaat terbesar dari perkembangan ekonomi digital.

Mahendra Siregar, Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, turut menyampaikan dukungannya atas keikutsertaan Indonesia dalam program ini. “Dalam era ekonomi digital saat ini, fintech memiliki peluang yang sangat besar dalam membuka akses bagi seluruh lapisan sosial-ekonomi di tanah air melalui ekonomi digital. Seluruh potensi dan kesempatan tersebut mensyaratkan koordinasi yang baik dan efektif antara regulator, pemerintah dan sektor swasta, untuk memastikan bahwa momentum diciptakan terus menguat. Kami turut bangga lewat partisipasi AwanTunai yang dapat mewakili bentuk usaha fintech di Indonesia yang aman, berkelanjutan, serta turut mendorong terciptanya inklusi keuangan di Indonesia,” jelasnya.

AwanTunai hadir untuk membantu mendukung kemandirian finansial bagi masyarakat Indonesia khususnya sektor underbanked. Bekerja sama dengan pedagang grosir dan distributor di sektor FMCG (Fast Moving Consumer Goods), AwanTunai menyediakan fasilitas pembiayaan berbasis teknologi untuk membantu para pelaku UMKM, khususnya para pedagang warung. Solusi ini bertujuan agar mereka dapat mengembangkan usaha menjadi lebih produktif lewat kemampuan mengatur modal dan perputaran uang dengan lebih baik.

Sampai akhir tahun ini, Awan Tunai memiliki target untuk bekerja sama dengan 100 pedagang grosir dan distributor, serta menyalurkan pinjaman produktif berbasis teknologi kepada lebih dari 5000 pedagang kelontong. Selain itu, sejumlah agenda ekspansi juga telah disiapkan oleh Awan Tunai untuk merambah pasar rural di luar wilayah Jabodetabek, sebagai bagian dari upayanya untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif keuangan.

Tentang AwanTunai

PT SimpleFi Teknologi Indonesia (AwanTunai) merupakan solusi pembiayaan digital mikro yang bertujuan untuk mendigitalisasi UMKM di Indonesia. AwanTunai membangun distribusi digital untuk merchant mikro agar dapat mengakses modal kerja serta menerima fasilitas pembiayaan digital dari konsumen. Melalui solusi ini, AwanTunai menyediakan solusi pembiayaan yang holistik untuk merchant mikro. Modal kerja untuk toko kelontong, bengkel sepeda motor, pengecer toko elektronik, apotek, dan pedagang mikro lainnya yang melayani kebutuhan rumah tangga sehari-hari serta melayani pembiayaan konsumen bagi para pelanggan dari merchant tersebut, sehingga membantu meningkatkan penjualan. Didirikan oleh Dino Setiawan, Rama Notowidigdo, dan Windy Natriavi, AwanTunai beroperasi dan terdaftar secara resmi di Otoritas Jasa Keuangan sejak Juni 2017. Informasi lebih lanjut, kunjungi www.awantunai.com.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Penyerang Sayap Persebaya Oktafianus Fernando Dikaruniai Putra Pertama

Sabtu, 06 Juni 2020 - 17:00 WIB

Penyerang Sayap Persebaya Oktafianus Fernando Dikaruniai Putra Pertama

Kabar gembira datang dari penyerang sayap Persebaya, Oktafianus Fernando. Kamis (4/6/2020) malam, istri tercinta Ofan melahirkan anak pertama mereka. Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut…

Dato Sri Taher Pemilik Bank Mayapada bersama Kuasa Hukum Yusril Ihza Mahendra

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:51 WIB

Bank Mayapada Perusahaan Dato Sri Tahir Disebut Tengah Hadapi Permasalahan, Yusril: Itu Hoax, Kami Akan Ambil Langkah Tegas!

Kuasa Hukum Bank Mayapada International Tbk, Yusril Ihza Mahendra dari IHZA & IHZA Law Firm, membantah berbagai rumors yang menyebutkan Bank Mayapada menghadapi masalah sehingga tidak mampu…

 Perwira Brigif 2 Marinir Gowes Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:30 WIB

Perwira Brigif 2 Marinir Gowes Bersama Tingkatkan Kebugaran dan Kebersamaan

Dalam rangka meningkatkan kebersamaan dan soliditas, Perwira Brigif 2 Marinir yaitu melaksanakan gowes bersama dari Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, menuju Markas Yonif 5 Marinir Ujung, Semampir,…

Ilustrasi Ahli Kesehatan Peneliti Obat Covid-19 (ist)

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:08 WIB

Kabar Gembira...Peneliti Ungkap Obat Asam Lambung Ampuh Sembuhkan Pasien Positif Covid-19 Tanpa Efek Samping

Sebuah studi baru menemukan obat asam lambung bisa membantu mengatasi dan mempercepat pasien virus corona Covid-19 pulih. Bahkan efek obat asam lambung ini terasa dalam 24 hingga 48 jam.

Pemuda Katolik Siap Salurkan Bantuan Sosial Presiden kepada Masyarakat

Sabtu, 06 Juni 2020 - 16:00 WIB

Soal Bantuan Sosial Presiden, Ini Pernyataan Pemuda Katolik Jelang New Normal

Jakarta-Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik dr. Karolin Margret Natasa mengucapkan terimakasih dan apresiasi sebesar - besarnya kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. Joko Widodo…