Kementerian Pertanian Ajak Wisudawan IPB Geluti Revolusi 4.0

Oleh : Wiyanto | Rabu, 25 September 2019 - 17:37 WIB

Momon Rusmono Sekretaris Jenderal Kementan di IPB
Momon Rusmono Sekretaris Jenderal Kementan di IPB

INDUSTRY.co.id - Bogor - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian (Kementan), Momon Rusmono menghadiri acara Wisuda mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) di Auditorium Kampus IPB, Jalan Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

Momon yang juga merupakan alumni IPB hingga jenjang S3 ini mengucapkan selamat pada Dies Natalis kampus IPB yang ke 56. Dia berharap, IPB semakin meningkatkan mutu dan kualitas pendidikanya agar terus mewarnai pembangunan SDM pertanian di indonesia.

"Selamat bergabung di Himpunan Alumni IPB. Karya dan pengabdian cemerlang saudara-saudara kami tunggu. Saya yakin Saudara akan menjalani petualangan kehidupan dengan sukses karena telah ditempa di ladang persemaian benih IPB," katanya.

Menurut Momon, sektor pertanian saat ini memiliki peranan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. Salah satunya berkontribusi besar pada sumber utama pendapatan Rumah Tangga Petani (RTP) dan penyedia pangan bagi 267 juta penduduk.

"Namun dalam perjalanannya kita masih menghadapi banyak tantangan, satu di antaranya adalah kualitas sumberdaya manusia (SDM). Sebab lebih dari 70 persen petani hanya mengenyam tingkat pendidikan dasar," katanya.

Selain itu, kemajuan teknologi di era revolusi industri juga menuntut adanya penyiapan SDM yang profesional dan siap bersaing pada tatanan global. Kata dia, revolusi 4.0 merupakan sebuah lompatan besar dalam pemanfaatan teknologi otomatisasi tinggi yang ditopang infrastruktur berbasis internet.

"Hal ini berimplikasi bahwa sektor pertanian harus mampu melakukan transformasi menuju pertanian modern. Pengembangan pertanian 4.0 merupakan waktu yang tepat untuk menerapkan otomatisasi dan Internet of things (IoT) dalam proses produksi pertanian," katanya.

Secara khusus, Momon mengatakan upaya tersebut telah dilakukan dalam bentuk kebijakan dan program strategis yang dilakukan Kementerian Pertanian selama lima tahun terakhir.

"Kita lakukan pendidikan dan Pelatihan vokasi, kemudian pemanfaatan lahan pasang surut, peningkatan produksi Padi, Jagung, Kedelai (Upsus Pajale), dan peningkatan populasi ternak sapi. Semua program ini kita gunakan dengan mekanisasi dan teknologi," katanya.

Sementara untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, kata Momon, pihaknya juga telah melakukan optimalisasi lahan rawa lebak dan pasang surut yang selanjutnya tertuang dalam program Selamatkan Rawa dan Sejahterakan Petani (SERASI).

"Pada tahun ini program tersebut dilakukan pada luasan 500 ribu hektare yang tersebar di Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Dengan program serasi, petani diharapkan mampu menanam padi lebih dari 1 kali, dan produksi meningkat menjadi 5-6 ton hektare," katanya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Momon berhatap seluruh alumni IPB mendedikasikan diri pada kemajuan pertanian Indonesia. Menurutnya, peserta wisuda beruntung bisa merasakan pendidikan yang sangat baik dari kampus IPB.

"IPB memiliki keunikan dalam sistem perkuliahannya. Saya sebagai alumni menjadi lebih adaptif terhadap berbagai lingkungan pekerjaan dan lebih mandiri dalam menyelesaian permasalahan. Untuk itu, saya berharap saudara turut menjadi bagian kemajuan bangsa ini," tukasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

 Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani (Foto:jurnas)

Jumat, 03 Juli 2020 - 01:15 WIB

Pengusaha: Berapapun Stimulus yang Diberikan, Kalau Masyarakat Tidak Bergerak, Percuma

Dunia usaha tengah mengalami masalah krusial dalam menumbuhkan permintaan. Hal ini menjadi penting karena berapapun stimulus ekonomi yang disuntikkan tetap percuma jika tidak ada permintaan.

Penerbangan Batik Air Sesuai Protokol Kesehatan

Jumat, 03 Juli 2020 - 00:05 WIB

Gawat! Industri Penerbangan 'Mati Suri', Lion Air Group Rumahkan Ribuan Karyawan

Maskapai Lion Air Group menyampaikan penjelasan sehubungan dengan kabar pemutusan hubungan kerja (PHK) ribuan karyawan.

Banyaknya berita bohong dan provokatif membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan perbankan gerah.

Kamis, 02 Juli 2020 - 21:53 WIB

Penebar Hoax Likuiditas Perbankan Ditangkap, BTN: Likuiditas BTN Aman dan Nasabah Perbankan Jangan Panik

Jakarta-Pekan ini beredar hoax yang menyatakan kondisi beberapa bank di Indonesia mengalami kesulitan likuiditas. Bahkan ada yang melakukan provokasi agar nasabah mengambil seluruh dananya di…

Green Pramuka City

Kamis, 02 Juli 2020 - 19:45 WIB

Pengelola Green Pramuka City Fasilitasi Pemilik Unit Hadapi PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat

Green Pramuka City memfasilitasi para pemilik unit dengan menyediakan kuasa hukum independen untuk kepentingan administrasi dan pengurusan PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia

Kamis, 02 Juli 2020 - 18:30 WIB

Sebut Sudah 7 Perusahaan Relokasi, Kepala BKPM: 17 Investor Asing Baru Lainnya Siap Menyusul

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia Menyampaikan ada sekurangnya 17 investor asing baru yang membenamkan modalnya di Indonesia.