Tandatangani JVA, DAHANA dan Pupuk Kaltim Bangun Pabrik AN Tahun Ini

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 21 September 2019 - 11:00 WIB

Tandatangani JVA, DAHANA dan Pupuk Kaltim Bangun Pabrik AN Tahun Ini
Tandatangani JVA, DAHANA dan Pupuk Kaltim Bangun Pabrik AN Tahun Ini

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Masyarakat Indonesia layak berbangga, karena sesaat lagi bangsa ini akan memiliki Pabrik Amonium Nitrat (AN)  yang akan menjadi penunjang bagi kemandirian ekonomi di bidang industri bahan peledak yang dikelola dan dimiliki secara mandiri oleh perusahaan BUMN. Pabrik Amonium Nitrat sendiri sudah menjadi mimpi 30 tahun bangsa ini, karena kemandirian industri pertahanan sangat penting bagi kedaulatan negara.

Setelah melalui beragam dinamika sejak tahun 2012, sejak penandatanganan Nota Kesepahaman dan penandatangan Perjanjian Induk yang disaksikan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 2015 lalu, akhirnya kerjasama PT DAHANA (Persero) dan PT Pupuk Kalimantan Timur semakin maju ditandai dengan penandatanganan Joint Venture Agreement (JVA) atau perjanjian Usaha Patungan.

Acara penandatangan JVA dilaksanakan di Hotel Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Kamis, 19 September 2019, yang dihadiri oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN RI Heri Purnomo, jajaran komisaris dan direksi PT DAHANA (Persero), Direksi PT Pupuk Kalimantan Timur, Direksi PT Wijaya Karya, Direksi PT DAHANA Investama Corp., Direksi PT Kaltim Amonium Nitrat, Perwakilan Sedin Engineering Co. Ltd, beserta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT DAHANA (Persero) Budi Antono mengatakan, perusahaannya bersama PT Pupuk Kalimantan Timur telah melakukan studi banding dan kajian berbagai aspek seperti pasar, teknologi, peraturan perundangan, ketersediaan bahan baku dan sebagainya yang dibantu oleh konsultan independen bereputasi internasional.

“Untuk mendapatkan teknologi proses produksi AN yang handal dan terbukti, PT DAHANA (Persero) dan PT Pupuk Kalimantan Timur telah menggandeng BPPT yang membantu perusahaan dalam menilai dan mengkaji berbagai aspek terkait pemilihan teknologi AN serta merekomendasikan teknologi yang tepat yang akan dipakai dalam pabrik AN yang akan dibangun tersebut,” ujar Budi Antono.

Berdasar kajian yang dilakukan secara seksama, Pabrik Amonium Nitrat akan dibangun di Bontang, Kalimantan Timur, dengan kapasitas hingga 75.000 ton AN pertahunnya. Ini diharapkan mampu menumbuh-kembangkan turunan industri lainnya, menghemat devisa dari impor AN, menciptakan nilai tambah produk dalam negeri, dan tentunya menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia utamanya masyarakat Bontang.

Heri Purnomo yang mewakili Kementerian BUMN RI menyatakan dukungan dan dorongannya agar Pabrik AN ini terlaksana sesuai jadwal yang telah ditetapkan, karena pabrik pembuat bahan peledak industri pertambangan ini sangat penting bagi Kementerian BUMN dan Republik Indonesia pada umumnya.

“Kita berharap agar pembangunan pabrik ini dapat terealisasi tepat waktu untuk mendorong kemandirian industri bahan peledak dan pertahanan kita,” kata Asisten Deputi PISM tersebut pada sambutannya.

Rencananya, pembangunan Pabrik AN yang dimenangkan tendernya oleh Konsorsium PT Wijaya Karya-Sedin Engineering Co. Ltd ini akan memakan waktu 30 bulan dan akan dimulai pembangunannya pada tahun ini. Total investasi pembangunan pabrik AN mencapai lebih kurang 1,1 Triliyun Rupiah yang didapat dari kredit investasi BUMN Perbankan ekuitas masing-masing pemegang saham.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Fitur Smart Shodaqoh BNI Syariah

Minggu, 05 April 2020 - 06:20 WIB

Rilis Fitur Smart Shadaqah, Cara BNI Syariah Bantu Masyarakat Terdampak Covid-19

Sampai Desember 2019, outstanding pembiayaan BNI iB Hasanah Card sebesar Rp 345,76 miliar dengan jumlah pengguna sebesar 312,535 nasabah.

Surat Himbauan Menunda Mudik Dari Gubernur Sumbar

Minggu, 05 April 2020 - 05:32 WIB

Tulis Surat Kepada Perantau Minangkabau Terkait Covid-19, Gubernur Sumbar: Dunsanak Kami Dimanapun Berada, Mohon Tunda Rencana Pulang Kampung

"Sekali lagi kami mengimbau untuk para perantau Bapak/Ibu/Sdr-i, dan dunsanak kami dimanapun berada, untuk menunda rencana kepulangan ke kampung halaman," tutup Irwan Prayitno.

Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulut

Minggu, 05 April 2020 - 04:40 WIB

Upaya Kamla Zona Maritim Tengah Cegah Penyebaran COVID-19 di Sulut

Virus Corona (COVID-19), Kamla Zona Maritim Tengah meningkatkan pengawasan terhadap personel Bakamla RI sebagai tindakan preventif penyebaran virus corona di wilayah kerja Sulawesi Utara, Sabtu…

Prajurit Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Bangun Mushola

Minggu, 05 April 2020 - 04:20 WIB

Prajurit Pamtas Yonif 411 Kostrad Bantu Warga Bangun Mushola

Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas…

Kepala Bakamla RI Lakdsya TNI Aan Kurnia, S.Sos., M.M.

Minggu, 05 April 2020 - 04:00 WIB

Pelaporan Korps Kenaikan Pangkat di Bakamla RI Berlangsung Secara Vidcon

Lima Perwira Menengah (Pamen) Bakamla RI mendapat kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari Letkol menjadi Kolonel. Adapun pelaksanaan laporan kenaikan pangkat berlangsung sederhana dengan…