Pertamina Disarankan Fokus Kegiatan WOWS

Oleh : Kormen Barus | Senin, 19 Agustus 2019 - 15:44 WIB

Pertamina (Foto: Ist)
Pertamina (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta-Menanggapi pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan yang menyatakan pemerintah sudah mulai mengebut upaya eksplorasi dan eksploitasi untuk mencari cadangan minyak, mendapat tanggapan dari perusahaan riset, OrmitSky. “Itu bagus, berarti pemerintah sudah memiliki rencana matang atas industri migas. Mungkin fokusnya yang harus diubah,” ujar Direktur operasional OrmitSky Yopi Oktavianto kepada media, Senin (19/8).

Menurutnya, untuk mendukung usaha Pertamina menjadi tuan rumah dinegeri sendiri, terhadap  kegiatan eksploitasi minyak berupa Workover Well Service (WOWS) atas sumur existing agar lebih difokuskan. Work over merupakan pengerjaan ulang sumur minyak yang telah ada. Tujuannya mempertahankan kualitas sumur agar terus berproduksi dan mengintervensi bagian permukaan bawah sumur. Sedangkan well service merupakan perawatan sumur. Kedua aktivitas ini jelas berbiaya rendah jika dibandingkan dengan eksplorasi sumur minyak baru.  “Jumlah mature field di blok migas kita cukup banyak. Pengerjaan ulang dan perawatan sumur minyak yang telah ada sebaiknya mendapatkan porsi besar, dan untuk saat ini sebaiknya pencarian sumur minyak baru porsinya diperkecil,” jelasnya. Ditambahkannya, “hasil eksplorasi sumur baru tidak dapat diperoleh dalam jangka pendek. Sedangkan pekerjaan Work Over Well Service (WOWS) disumur eksisting mampu mencegah penurunan produksi minyak. Dan itu low cost.”

Berdasarkan data SKK Migas, ditahun 2019 pengerjaan ulang sumur atau work over dilakukan di 969 sumur dan kegiatan well service sekitar 25.296 kegiatan. Ditahun ini, SKK Migas menargetkan pengeboran 57 sumur eksplorasi, naik lebih dari dua kali lipat dibanding realisasi tahun lalu sebanyak 21 sumur. Tantangan disektor migas terbilang berat, karena harus terus memproduksi migas ditengah cadangan minyak nasional yang terbatas.

Tingkat produksi minyak yang tidak mampu mengimbangi konsumsi minyak nasional, membuat Indonesia mengalami defisit minyak sejak 2004. Contohnya, produksi minyak pada 2003 sebanyak 1,18 juta barel per hari namun konsumsi dalam negeri menyentuh angka 1,23 juta barel. Sehingga defisit mencapai 54 ribu barel per hari.

“Dari total produksi minyak kita, menurut saya kontribusi terbesarnya berasal dari kegiatan WOWS yang diprediksi mencapai hingga 80 persen. Ini tentunya mengingat eksplorasi sumur minyak baru membutuhkan waktu agar dapat berproduksi maksimal,” tutupnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Toyota Yaris turut serta dalam gelaran Djakarta Warehouse Project (DWP)

Sabtu, 16 November 2019 - 09:05 WIB

Dekatkan Yaris dengan Kaum Millenial, Toyota Turut Serta Dalam Djakarta Warehouse Project (DWP)

Toyota turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan Djakarta Warehouse Project (DWP) yang akan berlangsung di Jakarta, pada 13-15 Desember 2019.

Presiden Jokowi Resmikan Tol Terpanjang di Indonesia

Sabtu, 16 November 2019 - 09:00 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Tol Terpanjang di Indonesia

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo meresmikan secara langsung tolterpanjang pada Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yaitu ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) sepanjang…

Konferensi Pers HUT Adira Finance ke-29 (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Sabtu, 16 November 2019 - 08:45 WIB

Rangkaian Kegiatan HUT Ke- 29 Adira Finance

Dalam menyambut HUT Ke-29, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menggelar serangkaian program dan kegiatan CSR sebagai wujud komitmen perusahaan dalam memberikan kontribusi terbaik…

JNE Memanfaatkan Kekuatan Cloud untuk Mencapai Visi dalam Era

Sabtu, 16 November 2019 - 08:30 WIB

JNE Memanfaatkan Kekuatan Cloud untuk Mencapai Visi dalam Era Ekonomi Baru

Pada acara Oracle OpenWorld 2019 di San Francisco yang diadakan baru-baru ini, JNE mendapatkan Oracle Excellence Award. Perusahaan ini dinyatakan sebagai pemenang melalui penerapan inovasi dibidang…

All New Suzuki Carry Pick Up

Sabtu, 16 November 2019 - 08:02 WIB

Meski Industri Otomotif Melambat, Suzuki Berhasil Tingkatkan Penjualan Hingga 7 Persen pada Oktober 2019

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menorehkan penjualan positif di tengah melambatnya pertumbuhan industri otomotif di Indonesia. Pada bulan Oktober 2019, Suzuki berhasil meningkatkan penjualan…