LinkAja Ramaikan Festival Kuliner Merdeka Tanpa Cash di Palembang

Oleh : Hariyanto | Senin, 19 Agustus 2019 - 11:28 WIB

Aplikasi LinkAja
Aplikasi LinkAja

INDUSTRY.co.id - Palembang – Bertepatan dengan ulang tahun Indonesia yang ke-­‐74, LinkAja berpartisipasi dalam festival kuliner bertajuk Merdeka Tanpa Cash yang diselenggarakan mulai tanggal 16 hingga 18 Agustus 2019.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Ground Floor Palembang Indah Mall ini merupakan ajang untuk memamerkan kekayaan kuliner khas Palembang sekaligus momen untuk merasakan pengalaman bertransaksi menggunakan LinkAja sebagai opsi pembayaran nontunai.

Berdasarkan data BEKRAF (Badan Ekonomi Kreatif), Industri kuliner mempunyai potensi yang sangat kuat untuk berkembang, terbukti dari sub sektor kuliner yang memberikan kontribusi yang cukup besar, yaitu 30% dari total pendapatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

LinkAja, sebagai uang elektronik nasional berupaya untuk memenuhi kebutuhan esensial seluruh masyarakat Indonesia dengan beragam use case yang praktis dan inovatif, termasuk di dalamnya pembayaran merchant F&B, hadir di Palembang dengan beragam sajian kuliner nya yang menggugah selera.

"Keikutsertaan kami pada acara ini merupakan upaya untuk memperkaya use case LinkAja di seluruh sendi kehidupan masyarakat, sehingga LinkAja hadir secara holistik dalam memenuhi kebutuhan esensial seluruh kalangan." kata Danu Wicaksana, Direktur Utama LinkAja melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Senin (19/8/2019).

"Melalui kekayaan kuliner Palembang yang unik dan lezat, kami harap masyarakat yang hadir dapat semakin merasakan pengalaman transaksi yang cepat, mudah, dan aman." imbuh Danu.

Terdapat 54 tenant dengan beragam sajian khas lokal, serta experience booth LinkAja yang menawarkan informasi lengkap mengenai cara bertransaksi secara elektronik.

“Dengan semakin banyaknya kolaborasi LinkAja pada acara yang menggaungkan keragaman kuliner lokal seperti ini, diharapkan akan terus memajukan sektor ekonomi kreatif seiring dengan meningkatnya budaya transaksi nontunai di tengah masyarakat.” Tambah Danu.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Kamis, 23 Januari 2020 - 18:05 WIB

Fee Based Income BRI Tercatat Rp14,29 Triliun

Perseroan juga berhasil mengakselerasi Fee Based Income. Hingga akhir Desember 2019, perolehan FBI BRI tercatat Rp 14,29 Triliun atau tumbuh 20,1% yoy.

Bank Indonesia Nobatkan BRI Sebagai Bank Pendukung UMKM Terbaik

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:56 WIB

Dana Murah BRI Capai 57,71 Persen

Direktur Utama Bank BRI Sunarso menyatakan, pada sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), hingga akhir tahun 2019, DPK BRI berhasil menembus angka di atas Rp 1.000 triliun yakni mencapai Rp 1.021,39 triliun…

S.D. Darmono (dok Jababeka)

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:48 WIB

Kawasan Industri dan Pertumbuhan 7 Persen

Dengan pasar yang besar, Indonesia masih akan menjadi daya tarik bagi investor asing untuk berinvestasi. Capaian 6-7 persen sebenarnya masih sangat mungkin. Hanya saja perlu adanya gebrakan.…

Penandatanganan perjanjian kerjasama teknologi digitalisasi bisnis pengendalian hama antara ASPPHAMI dan DATUM

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:40 WIB

ASPPHAMI - DATUM Teken Kerjasama Tingkatkan Teknologi Digitalisasi Bisnis Pengendalian Hama

Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) bersama perusahaan teknologi informasi dan komunikasi asal Malaysia, DATUM menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk meningkatkan…

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Kamis, 23 Januari 2020 - 17:22 WIB

2019, BRI Bukukan Laba Rp 34,41 Triliun

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan kinerja positif dan diatas rata-rata industri perbankan nasional. Tercatat, di sepanjang tahun 2019 perseroan mencetak laba sebesar…