Pemuda Ende di Jakarta Bentuk “Ende Bergerak”

Oleh : Kormen Barus | Minggu, 11 Agustus 2019 - 21:38 WIB

Pada Minggu (11/8/19) Pemuda Ende membentuk sebuah kelompok studi dan diskusi bernama “Ende Bergerak.”
Pada Minggu (11/8/19) Pemuda Ende membentuk sebuah kelompok studi dan diskusi bernama “Ende Bergerak.”

INDUSTRY.co.id, Jakarta–Sejumlah mahasiswa dan pemuda asal Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) sepakat membentuk sebuah kelompok studi dan diskusi bernama “Ende Bergerak”. Pembentukan kelompok studi ini secara resmi dilakukan pada Minggu (11/8/2019)

“Sebuah kebetulan yang menyenangkan bahwa kopi darat pertama ini bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha. Kami bergembira bersama teman-teman kami yang Islam. Ini sesuai dengan semangat dialog antaragama, mengingat Ende sebagai salah satu kota yang paling toleran,” ujar Ketua Koordinator “Ende Bergerak” Agustinus Tetiro (Gusti) kepada wartawan di Cempaka Putih, Jakarta.

Menurut Gusti, pada mulanya, kelompok studi “Ende Bergerak” adalah sebuah WhatsApp Group (WAG) yang dibuat untuk mendiskusikan secara elegan dan terarah beberapa isu menarik yang berkaitan dengan pembangunan, kebijakan publik dan politik lokal di Kabupaten Ende. Setelah berdinamika dalam grup media sosial itu, anggota-anggota WAG berniat membuat pertemuan pertama.

“Menarik bahwa pertemuan pertama digelar di dekat Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara, tempat orang-orang cerdas dan berintegritas belajar dan mengajar. Semoga inspirasi untuk selalu berpikir kritis dan konstruktif tanpa perlu melibatkan sentimen SARA juga bisa menjadi kultur baru bagi kita anak-anak Ende,” imbuh Gusti.

Gusti menjelaskan,  kelompok studi dan diskusi “Ende Bergerak” hadir untuk memberikan sentuhan ilmiah populer dan semangat diskursus di antara orang-orang muda Ende terhadap berbagai kejadian, pemberitaan, dan isu seputar kebijakan politik dan pemerintahan di Kabupaten Ende. Penekanan pada sentuhan ilmiah dan diskusi yang elegan yang dibuat secara ringan dinilai perlu menyusul besarnya kebutuhan atas dimensi pemikiran kritis dari sebuah pemerintahan dan politik lokal dalam semangat otonomi dan desentralisasi.

“Kami melihat minimnya semangat diskursif dan hilangnya pemikiran kritis pada beberapa elemen penting di Ende. Melalui pengamatan dan pemberitaan yang kami terima selama ini, kami merasa terpanggil untuk mengisi kekosongan itu: memberikan kontribusi pemikiran kritis dan membangun semangat diskusi yang konstruktif,” jelas Gusti.

Gusti mengungkapkan, selama beberapa pekan terakhir, WAG “Ende Bergerak” intens berdiskusi tentang kontroversi pernyatan petinggi Pemda Ende atas perubahan status daerah, perkembangan beberapa pasar rakyat, harga komoditi hingga isu lingkungan setelah terbakarnya sebagian Gunung Wongge. Ke depan,  WAG “Ende Bergerak” akan bekerja sama dengan berbagai media lokal dan nasional untuk menjembatani ide-ide bersama dan opini-opini pribadi menjadi konsumsi publik untuk ditindaklanjuti ataupun didiskusikan secara lebih luas.

Sebagai informasi, kelompok studi dan diskusi “Ende Bergerak” adalah inisiatif beberapa pemuda Ende di Jakarta. Tidak bisa dimungkiri, “Ende Bergerak” akan bergerak secara politis, tetapi tidak terafiliasi pada salah satu kelompok politik tertentu. “Ende Bergerak” dibentuk setelah menyadari bahwa tidak ada perubahan tanpa pergerakan, terutama oleh kaum muda yang kritis dan membangun. Saat ini, ada 42 anggota WAG “Ende Bergerak” yang terdiri dari mahasiswa, dosen, praktisi bisnis, bankir, praktisi CSR, pakar ilmu pemerintahan, praktisi hukum, anggota legislatif, jurnalis, editor buku-buku ilmu sosial, pekerja sosial, cendekiawan, dan lain-lain dari berbagai latar belakang yang beragam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jakarta Blues International Festival 2019(Foto Dok Industry.co.id0

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 21:00 WIB

Jakarta Blues International Festival 2019

Apa kabar Blues di Indonesia? …Silahkan jawab versi Anda sendiri… tapi yang pasti para penggemar-nya sedang bersiap-siap berpesta bersama di acara Jakarta Blues International Festival yang…

Deklarasi Teman Juara

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:55 WIB

Deklarasi Teman Juara, Ajak Generasi Milenial Berpartisipasi Kembangkan Pariwisata di Era Revolusi Industri 4.0

Teman Juara akan menumbuhkan semangat juara di berbagai bidang. Misalnya ketika ada yang tidak pahaman tentang bagaimana mempromosikan potensi sebuah daerah dari berbagai aspek sosial ekonomi,…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Bidik 10 Ribu IKM Masuk Pasar Online

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan sebanyak 10 ribu pelaku IKM dari berbagai sektor dapat masuk ke pasar online melalui program e-Smart IKM selama periode tahun 2017-2019. Mereka…

Bambang Soesatyo Ketua DPR RI (Foto Dok Industry.co.id)

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 19:00 WIB

Para Pemimpin Negeri Harus Berkomitmen Kuat Wujudkan Persatuan Bangsa

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menegaskan pasca Pemilu 2019 yang telah menguras banyak tenaga dan pikiran, harus ditindaklanjuti dengan mengisi kembali pembangunan. Tidak bisa dipungkiri,…

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 24 Agustus 2019 - 18:30 WIB

Kemenperin Targetkan 250 Peserta Beradu Inovasi di IGDS 2019

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) kembali melakukan acara sosialisasi Indonesia Good Design Selection (IGDS) 2019. Tahun 2019 ini,…