Bappenas: Belum Dipastiakan Ibu Kota Baru

Oleh : Herry Barus | Rabu, 07 Agustus 2019 - 03:00 WIB

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)
Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memastikan, bahwa Ibu Kota Negara akan dipindahkan dari Jakarta ke salah satu tempat di Kalimantan. Namun belum disebutkan di provinsi mana kelak lokasi ibu kota baru itu.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengemukakan, dalam rapat terbatas hari ini, pihaknya telah memaparkan 3 (tiga) kandidat ibu kota yang kesemuanya berlokasi di Pulau Kalimantan.

“Tadi kami menyampaikan analisa dari masing-masing kandidat dari Kalimatan Tengah, Kalimantan Selatan maupun Kalimantan Timur dan kemudian kami sampaikan kelebihan dan kekurangannya,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro usai mengikuti Rapat Terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (6/8/2019)

Selain itu, lanjut Bambang, tim pemerintah yang dipimpin oleh Bappenas bersama beberapa kementerian terutama Kementerian PUPR, ATR/BPN, Kementerian LHK dan berbagai badan yang terkait telah menyampaikan bagaimana kira-kira bentuk kota yang akan dibangun di pusat pemerintahan baru tersebut dan skema pembiayaannya.

“Nah dari hasil rapat tadi intinya Bapak Presiden akan segera membuat pengumuman mengenai lokasi definitifnya atau lokasi pastinya. Tapi yang pasti satu diantara tiga tersebut,” ungkap Bambang.

Mengenai standar kota, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas, Presiden memberikan arahan agar pusat pemerintahan baru nanti yang dibangun mempunyai standar kota yang internasional, yang harus menjadi rujukan dari pengembangan kota-kota lain yang ada di Indonesia.

“Tentunya semua prinsip yang modern, prinsip yang bisa menjaga keberlangsungan kota, dan juga misalkan kehidupan kota yang lebih nyaman itu akan menjadi fokus dari desain ibu kota baru yang akan disampaikan,” terang Bambang.

Adapun soal biaya, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengemukakan, sudah disepakati oleh Presiden bahwa sumbernya adalah ada 3 yaitu dari APBN, dari kerja sama pemerintah-badan usaha, dan dari partisipasi swasta BUMN. Jadi 3 pihak.

Khusus yang APBN, menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas, pemerintah akan berupaya melakukan kerja sama pengelolaan aset, terutama aset yang ada di Jakarta yang nantinya akan pindah maupun aset di tempat baru.

“Jadi artinya meskipun menggunakan APBN tapi tidak akan mengganggu prioritas pembangunan lain yang sudah ada dalam APBN. Jadi ini sifatnya karena ada potensi penerimaan yang cukup besar dari aset yang ada di Jakarta saja maka kita akan mengupayakan agar kerja sama,” jelas Bambang.

Undang-Undang dan Badan Otoritas

Menurut Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro sepertto diinformasikan Humas Setkab, nantinya akan ada undang-undang mengenai daerah khusus ibu kotanya, dan juga ada rencana untuk otorita yang akan mengelola wilayah ibu kota tersebut.

Ditambahkan Bambang, pemindahan ibu kota negara ini merupakan proyek kegiatan multi year. Pasti ada yang 2020 tapi untuk tahap awal, untuk penyiapan infrastruktur dasar, untuk land clearing dan segala macam. Tapi belum akan besar.

“Yang paling penting kita sudah tahu angka berapa yang masuk untuk membiayai kebutuhan tadi,” terang Bambang seraya menambahkan, sebentar lagi Presiden akan mengumumkan lokasi definitifnya, Pada 2020 itu semua persiapan termasuk tadi landasan hukum, 2021 itu konstruksi full construction mulai, 2024 diharapkan proses pemindahan tahap pertama sudah berlangsung

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Universitas Sebelas Maret

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:20 WIB

Wimboh Dikukuhkan jadi Guru Besar Tidak Tetap FEB UNS

Surakarta—Untuk pertama kalinya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengukuhkan guru besar tidak tetap di bidang Ilmu Manajemen Risiko pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Beliau…

Singapore Airlines (SIA) Grup (Foto Ist)

Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:00 WIB

SIA-BCA Travel Fair 2019 Tawarkan Harga dan Paket Perjalanan Menarik

Singapore Airlines (SIA) bersama Bank Central Asia (BCA) kembali menyelenggarakan Singapore Airlines – BCA Travel Fair 2019 pada tanggal 23 – 25 Agustus 2019. Travel fair ini akan diselenggarakan…

Petani santri milenial

Minggu, 25 Agustus 2019 - 08:13 WIB

Dorong Kerjasama Program Santri Tani dan OPOP

Surabaya - Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), sekaligus koordinator OPOP Training Center, Mohammad…

Kepala Badan Karantina Kementan di Sumbar

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:43 WIB

Sumbar Ekspor Cangkang Sawit Ke Jepang

Padang -  Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) melepas 22,8 ribu ton produk turunan sawit asal Sumatera Barat. Produk turunan sawit  masing-masing minyak sawit…

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo di UGM

Minggu, 25 Agustus 2019 - 07:24 WIB

BNI Syariah Dorong Kedaulatan Pangan Melalui Ekonomi Syariah

Jogjakarta - BNI Syariah berusaha mendorong kedaulatan pangan. Salah satunya dilakukan dengan partisipasi bank di acara Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan…