INDUSTRY.co.id -
Jakarta - PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) membukukan rugi bersih sebesar Rp404 miliar, yang disebabkan oleh adanya keterlambatan penyelesaian beberapa proyek Contractor Pre Financing (CPF) dan struktur sehingga menyebabkan peningkatan biaya pendanaan, biaya overhead, dan tambahan biaya untuk percepatan penyelesaian proyek-proyek tersebut.
"Di samping itu, ACSET juga mengalami penyesuaian nilai pekerjaan yang mengakibatkan terjadinya penurunan pendapatan dan laba dari proyek berjalan," demikian siaran pers ACSET dikutip Rabu (31/7/2019).
Beberapa strategi yang dilakukan untuk memperbaiki kinerja dan mendukung pertumbuhan ACSET meliputi penerapan skema pengelolaan working capital yang lebih baik khususnya untuk proyek CPF, melakukan pengendalian proyek dengan lebih efektif dan efisien serta peningkatan kualitas operasional Perusahaan.