INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pejabat Kementerian Perhubungan menyatakan pembangunan Bandara Panimbang di Banten Selatan masuk dalam proyek strategis nasional untuk mendukung konektivitas pariwisata wilayah Pantai Tanjung Lesung.

"Pembangunan bandara ini sudah masuk dalam program strategis nasional, ini inisiator Pemprov," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso dalam diskusi di Jakarta, Rabu (8/3/2017)

Agus mengatakan sejak 2010 sebetulnya telah dilakukan penetapan lokasi, yaitu di Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang, namun sempat mengkrak karena terkendala lahan.

Pasalnya, lanjut dia, lahan yang akan digunakan untuk pembangunan bandara seluas 1.500 hektare tersebut merupakan lahan hutan milik Perhutani.

Saat ini, Agus menambahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah memberikan izin penggunaan lahan tersebut.

"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sudah merilis lahannya karena ini akan digunakan untuk kepentingan masyarakat, jadi dipermudah," katanya.

Menurut Agus, pembangunan bandara itu penting untuk mendongkrak Pariwisata Tanjung Lesung yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata sebagai salah satu dari 10 destinasi wisata Indonesia.

Sebab, lanjut dia, selama ini sebetulnya sudah ada "airstrip" di Kawasan Tanjung Lesung dan langsung ke resor, namun hanya bisa didarati oleh pesawat sewa (carter).

Agus mengatakan lokasi Bandara Panimbang itu jaraknya hanya 20 kilometer di Timur Wisata Tanjung Lesung.

"Panimbang ini nanti di luar resor akan dijadikan bandara yang dulunya kawasan hutan," katanya.

Dia mengatakan awalnya pembiayaan akan dilakukan oleh Pemrov lewat APBD, namun pihaknya akan melihat kesanggupan investor dalam pendanaan bandara tersebut.

Saat ini, Agus mengatakan tengah dilakukan kajian teknis (detailed engineering design).

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan sempat ingin mencoret pembangunan Bandara Panimbang di Banten Selatan tersebut karena melihat ketidakseriusan pemda yang menunda pembangunan sejak 2010.

"Kami sudah tanyakan ke Pemprov Bantan apakah serius membangun bandara ini, ini sudah masuk program strategis nasional," katanya.