Tiga Tahun Terakhir Surplus, Kemenperin Bidik Ekspor TPT Tembus USD 15 Miliar di 2019

Oleh : Ridwan | Senin, 22 Juli 2019 - 20:10 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Kementerian Perindustrian membidik nilai ekspor dari industri tekstil dan produk tekstil (TPT) sepanjang tahun 2019 akan menembus USD15 Miliar. Target ini meningkat dibanding capaian pada tahun lalu sebesar USD13,27 miliar.

"Kami melihat industri TPT nasional masih tumbuh dengan baik. Apalagi surplusnya signifikan. Kalau masih ada impornya, yaitu bahan baku untuk diolah lagi di dalam negeri sehingga meningkatkan nilai tambah dan mendorong perekonomian nasional," kata Direktur Industri Tekstil, Kulit, dan Alas Kaki Kemenperin, Muhdori di Jakarta, Senin (22/7).

Kemenperin mencatat kinerja ekspor industri TPT nasional dalam kurun tiga tahun terakhir terus menanjak. Pada tahun 2016, berada di angka USD11,87 miliar kemudian di tahun 2017 menyentuh USD12,59 miliar dengan surplus USD5 miliar. Tren ini berlanjut sampai dengan 2018 dengan nilai ekspor USD 13,27 miliar.

Sementara itu, pada periode Januari-Mei 2019, ekspor produk TPT nasional tercatat USD5,63 miliar atau naik dibanding capaian di periode yang sama tahun lalu di angka USD5,61 miliar. Komposisi produk yang diekspor tersebut mayoritasnya adalah pakaian jadi (63,1%), kemudian ada pula benang, serat dan kain.

Menurut Muhdori, untuk mencapai target ekspor tahun ini, dibutuhkan penambahan investasi baru dan ekspansi di setiap sektor industri TPT. Peningkatan kapasitas di seluruh sektor industri TPT ini diharapkan dapat menimbulkan efek ganda, yaitu penurunan impor melalui substitusi impor dan dukungan terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Kami memproyeksi nilai investasi yang dibutuhkan untuk mencapai sasaran tersebut, yakni sebesar Rp74,5 triliun. Dari investasi ini, kami memperkirakan tenaga kerja yang diserap sektor industri TPT bisa mencapai 4,11 juta orang," paparnya.  

Muhdori optimistis, industri TPT nasional semakin kompetitif di kancah global karena telah memiliki daya saing tinggi. Hal ini didorong lantaran struktur industrinya sudah terintegrasi dari hulu sampai hilir dan produknya juga dikenal memiliki kualitas yang baik di pasar internasional.

Berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri TPT merupakan satu dari lima sektor manufaktur yang sedang diprioritaskan pengembangannya sebagai sektor pionir dalam penerapan industri 4.0, imbuhnya. Aspirasi besar yang akan diwujudkan Indonesia adalah menjadikan industri TPT nasional masuk jajaran lima besar perusahaan kelas dunia pada tahun 2030.

Saat ini, potensi industri TPT nasional didukung dari sektor hulu, yakni sebanyak 33 industri dengan kapasitas produksi 3,31 juta ton per tahun. Kemudian di sektor antara, ditopang melalui 294 industri untuk pemintalan (spinning) dengan kapasitas produksi 3,97 juta ton per tahun, kemudian ditunjang pula dari sektor weaving, dyeing, printing dan finishing sebanyak 1.540 industri skala besar serta 131 ribu industri kecil dan menengah (IKM) dengan total kapasitas produksi 3,13 juta ton per tahun.

Sementara itu, di sektor hilir, terdapat produsen pakaian jadi dengan jumlah 2.995 industri skala besar dan 407 ribu IKM. Total kapasitas produksi mencapai 2,18 juta ton per tahun. Adapun produsen tekstil lainnya dengan jumlah 765 industri dan kapasitas produksi 0,68 juta ton per tahun.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Progres Rusun Pasar Jumat Jakarta Capai Hampir Seratus Persen

Selasa, 07 Juli 2020 - 07:00 WIB

Progres Rusun Pasar Jumat Jakarta Capai Hampir Seratus Persen

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meninjau progres pembangunan Rumah Susun (Rusun) Tingkat Tinggi Pasar Jumat, DKI Jakarta, Senin (6/7/2020). Pembangunan rusun disamping untuk…

 Panglima TNI-Dirut BRI Sepakat Tingkatkan Kerja Sama

Selasa, 07 Juli 2020 - 06:00 WIB

Panglima TNI-Dirut BRI Sepakat Tingkatkan Kerja Sama

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., didampingi Aslog Panglima TNI Marsda TNI Kukuh Sudibyanto dan Kapusku TNI Marsma TNI Gladly Mailoa, S.E., menerima audiensi Direktur Utama (Dirut)…

Latihan Pratugas Satgasmar PAM Puter XXIV Wil Barat Teluk Ratai Ditinjau Kepala Staf Korps Marinir

Selasa, 07 Juli 2020 - 05:30 WIB

Latihan Pratugas Satgasmar PAM Puter XXIV Wil Barat Teluk Ratai Ditinjau Kepala Staf Korps Marinir

Kepala Staf Korps Marinir (KS) Kormar, Brigjen TNI (Mar) Nur Alamsyah M.Tr. (Han) bersama Asisten Operasi Komandan Korps Marinir (Asops Dankormar) Kolonel Marinir Ahmad Fajar meninjau langsung…

Prajurit Yonif 1 Marinir Sidoarjo Ikuti MTT

Selasa, 07 Juli 2020 - 05:00 WIB

Prajurit Yonif 1 Marinir Sidoarjo Ikuti MTT

Dalam rangka Mobile Training Team (MTT) Mortir 81 mm Tahun 2020 yang digelar Brigif 2 Marinir, Batalyon Infanteri 1 Marinir menyiapkan satu Peleton Mortir 81 mm yang terdiri dari 3 pucuk di…

SOPS Mabes TNI Tujau Latihan Pratugas Operasi Satgasmar Ambalat XXV!

Selasa, 07 Juli 2020 - 04:30 WIB

SOPS Mabes TNI Tujau Latihan Pratugas Operasi Satgasmar Ambalat XXV!

Komandan Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 3 Grati Mayor Marinir Rudi Sutisna M.Tr.Opsla selaku Kepala Pengawas dan Pengendalian (Kawasdal) Latihan Pratugas Satgasmar Pam Ambalat…