INDUSTRY.co.id - Jakarta-- Pameran China-ASEAN Expo sudah  resmi di buka kemarin (11/7/2019) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta dan akan berlangsung hingga tanggal 13 Juli mendatang.

Acara ekonomi dan perdagangan internasional yang disponsori bersama oleh Tiongkok dan Kementrian Ekonomi dan Perdagangan Indonesia yang termasuk ke dalam 10 negara ASEAN serta sekretariat ASEAN merupakan pemanasan menjelang Pameran China-ASEAN Expo yang diadakan setiap bulan September di kota Nanning, Tiongkok.

ASEAN Expo telah berhasil diselenggarakan sebanyak 15 kali dan menjadi platform penting untuk mempererat hubungan dan mengembangkan kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan, serta kerja sama di bidang lainnya antara negara Tiongkok dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Wang Liping, selaku Minister Counsellor (Economic & Commercial) Embassy of The People’s Republic of China in Indonesia mengatakan bahwa Indonesia adalah tempat pertama yang mempromosikan Jalur Sutera Maritim pada Abad ke-21. Pada tahun 2018, Indonesia mengekspor US $24,39 miliar ke Tiongkok, meningkat sebesar 14,3% dibanding tahun sebelumnya, atau sebanyak 15,0% dari total ekspor Indonesia. Indonesia mengimpor US $36,62 miliar dari Tiongkok, meningkat sebanyak 30,9% dari tahun sebelumnya, atau sebanyak 27,9% dari total impor Indonesia

“Dengan ini, Tiongkok telah menjadi mitra dagang terbesar Indonesia. Expo yang sudah diadakan sebanyak 15x, merupakan platform penting dalam hubungan bilateral kedua negara. Pemerintah indonesia sangat mendukung expo ini dengan berkali-kali mengirim perwakilan dari kementeriannya. Pada tahun 2018 indonesia telah melakukan ekspor ke china sebesar 24,4milyar USD, bertumbuh sebesar 14,3% dan mencapai 15% dari total keseluruhan ekspor Indonesia,”, katanya.

“Sedangkan impor Indonesia sebanyak 36,6 milyar USD, bertumbuh sebesar 30,9% dan mencapai 27.9% dari total impor indonesia. China sudah menjadi partner dagang terbesar Indonesia.  China juga telah menginvestasikan 4,4 milyar USD dan menduduki peringkat ketiga di Indonesia dalam hal investasi Negara-negara asing,”tambahnya.

Pameran Indonesia kali ini adalah pameran yang kedua kalinya dilaksanakan setelah pameran pada tahun 2015. Pameran ini telah didukung oleh Kementerian Perdagangan Indonesia, Kamar Dagang Indonesia Tiongkok, dan Dewan Bisnis Indonesia Tiongkok.

Perusahaan yang mengikuti pameran memiliki integritas tinggi, kualitas barang pameran yang sangat baik, dan harga yang kompetitif. Pameran kali ini memiliki luas sebesar 4.000 meter persegi dan ratusan perusahaan-perusahaan yang mengikuti pameran, termasuk ke dalam 500 perusahaan kuat di Tiongkok dan memenuhi kebutuhan pasar dengan kualitas tinggi bagi perusahaan menengah dan kecil. Industri pameran ini berpusat pada lima kategori utama, yaitu: mesin dan peralatan, teknologi terbaru dan tercanggih, barang-barang konsumsi sehari-hari, produk pertanian dan makanan.

Pada tanggal 20-23 sept 2019 juga akan diadakan expo di nan ning dan luas area pameran mencapai 134.000m2. saat ini kami akan menjalin kerja sama yang lebih dalam lagi dengan pejabat terkait dengan mengedepankan prinsip saling menguntungkan. Saya percaya dengan melalui expo ini akan meningkatkan efektifitas perdagangan di indonesia, membangun prinsip saling menguntungkan diantara kedua negara. Terakhir, saya mengucapkan selamat dan sukses atas penyelengaraan CAExpo indonesia exhibition. (AMZ)