Satuan Batalion Prajurit TNI Laksanakan Misi Perdamaian PBB

Oleh : Herry Barus | Rabu, 19 Juni 2019 - 19:30 WIB

Pasukan Perdamaian PBB (Foto Ist)
Pasukan Perdamaian PBB (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Palembang - Satuan Batalyon Infanteri 141/AYJP terpilih menjadi satuan tugas misi perdamaian PBB.

Terpilihnya Batalyon Infanteri itu usai menjalankan misi pengamanan perbatasan dengan prestasi yang memuaskan, kata Danyonif 141/AYJP Letkol Inf Aswin Suladi dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Palembang, Rabu (19/6/2019)

Dengan dipercayanya satuan tersebut maka pihaknya menerima kunjungan Dirbindiklat Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI dalam rangka pelaksanaan pembekalan.

Pembekalan itu salah satu tahapan untuk menyiapkan pengiriman prajurit TNI sebagai pasukan perdamaian PBB.

Sementara materi yang diberikan di antaranya pengenalan organisasi UN, Kebudayaan, dan protap penanganan konflik dalam satu negara serta penangan misi kemanusiaan.

Kegiatan pembekalan tahap pertama ini dilaksanakan selama dua minggu diikuti peserta pembekalan dari Yonif 141/AYJP sebanyak 74 orang, Yonif Raider 142/KJ 128 orang, Yonif Raider 200/BN 12 orang.

Selain itu juga anggota Yonif 143/TWEJ 1 orang, Staf Operasi Kodam II/Sriwijaya 2 orang, Rumkit IV/Jambi 1 orang, Korem 044/Gapo 1 orang.

Dalam pembekalan itu instruktur yang memberikan materi salah satunya yaitu Mayor Arm M. Taher yang sudah sangat berpengalaman dalam mengikuti misi perdamaian PBB.

Selain itu juga 2 orang pengawas dari PMPP yang dipimpin oleh Mayor Inf Gunawan.

Menurut Danyonif 141/AYJP seperti dilansir Antara, ada beberapa tahapan lagi yang akan dilaksanakan sebelum berangkat dalam menjalankan misi perdamaian tersebut.

Pihaknya merasa yakin dengan semangat yang diperlihatkan anggota yang mengikuti pembekalan maka prajurit dapat melaksanakan kegiatan dengan baik dan dapat menyelesaikan tahapan-tahapan latihan.

Bukan itu saja tetapi pembekalan yang akan dilaksanakan, baik di satuan maupun PMPP TNI nantinya akan berjalan dengan lancar, tambah dia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Arman, Pemulung milenial tinggal di Kampung Pemulung Lebak Bulus.

Minggu, 17 November 2019 - 23:40 WIB

Sanitasi Buruk Berasal dari Ekonomi yang Terpuruk

Jakarta - Penduduk miskin tidaklah terelakan di Indonesia. Upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan sedikit berhasil. Walaupun tidak sedikit yang masih hidup mengandalkan sampah sebagai…

realme XT

Minggu, 17 November 2019 - 18:49 WIB

Duduki Posisi 4 di Pasar Smartphone Indonesia, realme Siapkan Produk Flaghsip

realme merupakan brand yang penuh kejutan, dari strategi-strategi yang telah dilakukan membuatnya tercatat ke daftar 5 besar vendor ponsel di Indonesia, tepatnya berada di posisi empat.

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 17 November 2019 - 18:10 WIB

Manufaktur Masih Jadi Kontributor Terbesar Ekspor Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, industri manufaktur masih menjadi kontributor paling besar terhadap capaian nilai ekspor nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita

Minggu, 17 November 2019 - 17:10 WIB

Pemerintah Terus Pacu Investasi Sektor Manufaktur

Pemerintah memberikan perhatian yang serius terhadap upaya memacu nilai investasi khususnya dari sektor manufaktur. Sebab, aktivitas industrialisasi dinilai dapat membawa efek berganda yang…

Batik Air Luncurkan Wifi Entertainment di Pesawat

Minggu, 17 November 2019 - 11:00 WIB

Batik Air Luncurkan Wifi Entertainment di Pesawat

Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group meluncurkan fasilitas terbaru Wireless Fidelity (WiFi) Entertainment On-board atau sistem hiburan di pesawat yang diakses melalui wireless.…