Ini Upaya Kemenhub Hadapi Kepadatan Arus Balik Lebaran

Oleh : Ahmad Fadli | Minggu, 09 Juni 2019 - 00:01 WIB

ilustrasi mudik lebaran
ilustrasi mudik lebaran

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan beberapa strategi untuk mengantisipasi kepadatan pada arus balik Libur Lebaran 2019.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengungkapkan ada beberapa diskresi untuk menghadapi arus balik. Dalam keterangan resminya, Budi menyebut salah satu diskresi untuk menghadapi arus balik adalah mengatur penggunaan rest area.

Pengaturan diperlukan lantaran selama arus mudik, rest area menjadi salah satu penyebab kepadatan lalu lintas. Terakit diskresi pengaturan rest area, Budi mengimbau agar para pengendara tidak berhenti di rest area, kecuali keadaan mendesak.

"Jika jarak tempuh mencapai 6 jam dan kondisi badan atau tingkat kebugarannya maksimal maka mereka tidak perlu berhenti. Kalaupun harus berhenti tapi sebentar saja," kata Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta , Sabtu (8/6/2019).

Sementara, Korlantas Polri menganjurkan, agar pengendara menggunakan rest area di sisi jalur sebelah kanan pada saat pemberlakuan sistem satu arah (one way) pada arus balik. Selain pengaturan rest area, diskresi lain yang dilakukan adalah penerapan one way yang telah diberlakukan sejak Jumat (7/6/2019) pukul 14.05 WIB dari KM 414 Gerbang Tol Kalikangkung sampai dengan KM 70 GT Cikampek Utama.

Namun, untuk selanjutnya, one way dikatakan Budi akan diberlakukan mulai pukul 12.00 WIB. Sedangkan contra flow dari KM 61 sampai dengan KM 33 diberlakukan secara situasional. Budi menjelaskan one way berlaku selama empat hari dari tanggal 7 Juni hingga 10 Juni 2019 dan bersifat situasional menyesuaikan kondisi lalu lintas.

Ia berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan balik di waktu yang tepat, yakni 10 Juni 2019. "Harapan kita memang yang berangkat arus balik pada hari ini atau memang setelah tanggal 10 Juni, kita sangat menghindari tanggal 9 Juni karena sebagai puncak arus balik, cukup berbahaya kalau kita tidak lakukan secara intensif," ujar Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan diskresi lain yang juga akan dilakukan adalah rekomendasi peniadaan Gerbang Palimanan jika panjang kemacetan sudah mencapai hingga 3 Km. Terkait hal ini, Budi mengatakan akan mengeluarkan surat edaran kepada Kepolisian dan stakeholder terkait untuk melakukan diskresi tersebut.

"Kita memang tidak mengharapkan ada macet hingga 3 km, tapi kita tidak ingin ambil resiko jika memang terjadi. Ini dilakukan sebagai langkah antisipasi," kata Budi

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Toyota GR Supra

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:45 WIB

Toyota GR Supra Tampil Gagah di GIIAS 2019

Toyota Astra Motor (TAM) telah memperkenalkan GR Supra di Indonesia di pameran GIIAS 2019. Mobil sport dua pintu tersebut merupakan produk premium yang mengisi kelas sport car untuk pertama…

Upbit masuki pasar indonesia (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:23 WIB

Incar Lebih Banyak Pengguna, Upbit Bagi-bagi Hadiah di Program Referral

Setelah meluncurkan fitur baru program referal, Upbit Indonesia kembali hadir dengan berbagai promosi pada program referal yang dapat dinikmati oleh seluruh pengguna web dan aplikasi Upbit baik…

Foto ilustrasi industri mainan

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:01 WIB

Kemenperin Harap Industri Mainan Dalam Negeri Mampu Tarik Investasi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengharapkan industri mainan dalam negeri dapat menarik investasi. Ini terutama industri pendukung mainan, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan…

Jackson Tandiono, Presiden Direktur PT Sky Energy Indonesia, Tbk

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:00 WIB

Pertama di Dunia, JSKY Ciptakan Modul Surya Berbobot Ringan

PT Sky Energy Indonesia, Tbk (JSKY) secara resmi memperkenalkan rangkaian produk modul surya inovatif miliknya, yang diberi nama J-Leaf, J-Feather dan J-Bifacial di The Energy Building, Jakarta…

DFSK Glory E3

Jumat, 19 Juli 2019 - 15:00 WIB

Dukung Implementasi Kendaraan Listrik di Indonesia, DFSK Andalkan Glory E3

Pada gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, DFSK mempersiapkan kendaraan listrik andalanya dengan memperkenalkan DFSK Glory E3 kepada konsumen di Indonesia yang sudah…