Perang Dagang AS-China Tak Berdampak pada Laju Bisnis Indofood

Oleh : Ridwan | Sabtu, 25 Mei 2019 - 13:15 WIB

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF (Foto Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Franciscus Wellirang menyebut tidak ada kekhawatiran terkait perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China.

Ia meyakini perang dagang AS-China tak berdampak bagi industri miliknya, sebab umumnya industri di Indonesia sudah mampu menyesuaikan dengan daya beli masyarakat yang dinamis.

"Jumlah manusia itu tumbuh, jadi tinggal menyesuaikan data beli. Dan industri selalu bisa menyesuaikan. Saya kira kita tidak khawatir," kata pria yabg sering disapa Franky di Jakarta (24/5) malam.

Bagi Franky, hal yang menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi industri dewasa ini justru spekulasi mengenai pola konsumen di Indonesia. 20 tahun lalu, kata Franky, distributor masih bisa berspekulasi, namun sekarang dia mengakui cukup sulit.

"Pengetahuan masyarakat terhadap teknologi sudah berubah. Karena itu kami dituntut berinovasi, agar tidak ketinggalan," terang dia.

Seperti diketahui, perang dagang AS-Chinamemasuki babak baru, setelah Washington memasukkan perusahaan telekomunikasi Huawei ke dalam daftar hitam.

Buntutnya, sejumlah perusahaan AS yang selama ini bekerja sama dengan Huawei, menangguhkan hingga mencabut kesepakatan, guna menuruti instruksi pemerintah AS.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direksi Duta Pertiwi Nusantara

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:40 WIB

Juni 2019, Duta Pertiwi Nusantara Tentukan Besaran Dividen

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk menyebutkan untuk tahun buku 2018 Perusahaan belum memutuskan berapa jumlah dividen yang akan dibagikan, penentuannya pada saat RUPS bulan Juni 2019.

Plang Duta Pertiwi Nusantara Tbk

Selasa, 18 Juni 2019 - 16:17 WIB

2019, Duta Pertiwi Nusantara Optimis Tumbuh

Jakarta - PT Duta Pertiwi Nusantara Tbk memproyeksikan Pendapatan Tumbuh mencapai Rp115 miliar dengan laba bersih Rp9 miliar. Pendapatan bersih pada tahun 2018 sebesar Rp 143,38 miliar. Jumlah…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 18 Juni 2019 - 15:05 WIB

Peran Industri Daur Ulang Dorong Limbah Plastik Punya Nilai Tambah

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong peningkatan nilai tambah terhadap limbah plastik dan kertas melalui peran industri daur ulang atau recycle industry.

Siswa SD yang mendapatkan beasiswa BRI

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:25 WIB

Dukung Pemerataan Pendidikan, BRI Gelar Beasiswa Indonesia Cerdas

Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan kinerja positif dalam penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR) BRI Peduli di bidang pendidikan. Sepanjang triwulan…

Banjir Sulteng

Selasa, 18 Juni 2019 - 14:05 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Upaya Tanggap Darurat Pascabencana Banjir di Sulawesi Tenggara

Bantuan tanggap darurat disalurkan Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya berupa layanan air bersih dan sanitasi, termasuk fasilitas MCK darurat ke lokasi-lokasi pengungsian…