PostgreSQL Conference Asia 2019 Siap Digelar di Bali

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 23 Mei 2019 - 21:45 WIB

PostgreSQL Security Team meyakini bahwa registrasi kerentanan keamanan yang terdaftar dalam sistem Common Vulnerabilities & Exposures (CVE) dengan nomor CVE-2019-9193 merupakan sebuah kekeliruan.
PostgreSQL Security Team meyakini bahwa registrasi kerentanan keamanan yang terdaftar dalam sistem Common Vulnerabilities & Exposures (CVE) dengan nomor CVE-2019-9193 merupakan sebuah kekeliruan.

INDUSTRY.co.id, Jakarta -  Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah perhelatan PGConf.ASIA 2019, ajang tahunan konferensi internasional yang mempertemukan para pengguna, pengembang, dan para ahli PostgreSQL, memaparkan jajaran fitur baru PostgreSQL, studi kasus, kisah sukses, dan praktik terbaik saat menggunakan PostgreSQL sebagai sistem manajemen database open source.

Dipilihnya Indonesia sebagai tuan rumah perhelatan PGConf.ASIA 2019, yang biasanya digelar di Jepang, menunjukkan bahwa perkembangan serta popularitas PostgreSQL di tanah air telah mengalami pertumbuhan yang pesat.

Perhelatan tingkat dunia yang menyuguhkan pemaparan tentang seluruh aspek dari PostgreSQL tersebut  akan diselenggarakan di Pulau Dewata, Bali, mulai 9 hingga 12 September 2019.

PGConf.ASIA 2019 akan menyuguhkan tema “Saat bisnis bertemu Hacker (pengoprek)” yang akan membahas tentang beragam metode pengoprekan untuk mengidentifikasi kerentanan di dalam sistem database guna meningkatkan keamanan di lingkungan bisnis. PGConf memiliki skala lebih besar dibandingkan dengan ajang PostgreSQL lainnya yakni PGDay dan akan dihadiri oleh sekitar 400 peserta dari seluruh dunia, tidak hanya Asia tapi juga Amerika, Rusia dan Eropa.

PostgreSQL sebagai bagian dari solusi yang berbasiskan Open Source murni, memberikan kebebasan pengguna untuk mengakses kode sumber sehingga terjamin integritasnya terhindarkan potensi masalah seperti kebocoran data, maupun penghentian layanan oleh sebab legal maupun komersial. Implementasi software yang berbasiskan Open Source membebaskan kita dari ketergantungan terhadap teknologi asing, dan mendukung usaha kita menuju kemandirian.

Penguasaan Teknologi menjadi syarat mutlak agar kita dapat mentas menjadi negara maju, dan dengan dukungan dari Open Source , kita dapat menguasai Teknologi IT dengan lebih mandiri, lebih cepat dan efisien.

“Masyarakat bisnis Indonesia telah siap mengadopsi PostgreSQL dengan lebih mendalam. Indonesia membutuhkan open source untuk memperkuat perekonomian, menghemat biaya, dan menjamin integritas data serta keamanan. Perlu adanya dukungan semua pihak terutama kalangan enterprise dan pemerintah,” kata Julyanto Sutandang, CEO PT. Equnix Business Solutions. Julyanto menambahkan bahwa Equnix berkontribusi sebagai implementator PostgreSQL terbanyak di Indonesia pada beragam sektor eksklusif seperti perbankan, finansial, industri, dan lainnya yang telah memahami performa tinggi PostgreSQL sebagai sistem database.

 “Kami sangat berharap perhelatan ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak Pemerintah, maupun kalangan enterprise di Indonesia”, pungkas Julyanto.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi Anak Sekolah (ist)

Minggu, 31 Mei 2020 - 13:15 WIB

Catat! Tahun Ajaran Baru Beda dengan Pembukaan Sekolah 13 Juli 2020

Proses Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 akan segera dimulai, artinya sistem pembelajaran akan segera masuk Tahun Ajaran baru 2020/2021.

OPPO Indonesia

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:45 WIB

OPPO Berikan Cashback Perangkat A12 dan A9 2020

OPPO seri A merupakan perangkat yang populer di kalangan anak muda di Indonesia. Perangkat lini seri A datang dengan mengusung desain yang trendi dan modern, warna perangkat yang sejalan dengan…

Ilustrasi Uang Pemerintah

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:25 WIB

Anggaran Covid-19 Rp405,1 triliun, Timwas DPR: BPK Harus Detail, Agar Tidak Terjadi Kesalahan

Tim Pengawas (Timwas) Penanganan Bencana Pandemi Covid-19 DPR RI meminta Badan Pemeeiksa Keuangan (BPK) melakukan pengawasan secara detail terhadap penggunaan anggaran ini.

Prof Jony Oktavianto

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:15 WIB

Serba Gagap

para ekonom tertatih-tatih dan seperti berjalan dalam kegelapan ketika harus menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh para pelaku usaha di masa seperti ini. Belum ada panduan atau buku…

Rusdy Rukmarata (Foto Dok Media Indonesia)

Minggu, 31 Mei 2020 - 12:00 WIB

Penari EKI Dance Company Tetap Latihan dan Ikuti Aturan WFH

Sejak karantina lalu (masa PSBB), latihan terus berjalan yang tentunya utk penari yangg tinggal di asrama dan memperhatikan shift jadwal agar tetap sesuai ketentuan maksimal peserta latihan…