Sawit Sebagai Tanaman Unggul Penghasil Minyak Pangan

Oleh : Prof. Purwiyatno Hariyadi | Sabtu, 18 Mei 2019 - 15:00 WIB

Prof. Purwiyatno Hariyadi (Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB)
Prof. Purwiyatno Hariyadi (Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB)

INDUSTRY.co.id - Indonesia dikaruniai kondisi tanah dan iklim yang sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman sawit. Karena itu, tanaman sawit dapat tumbuh subur  di Indonesia dan menghasilkan minyak sawit yang mempunyai peran sangat penting pada kesehatan populasi dan perekonomian nasional.

Dalam perkembangannya, industri pengelolaan kelapa sawit merupakan salah satu industri berbasis pertanian yang menempati posisi strategis di Indonesia. Saat ini Indonesia merupakan Negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia.

Sebagai tanaman penghasil minyak, tanaman sawit mempunyai keunggulan lain berkaitan dengan produktivitas yang sangat tinggi, yaitu rata-rata 3 ton/ha/tahun. Tidak Hanya mempunyai produktivitas yang tinggi, biaya produksi minyak sawit juga lebih murah, yaitu sekitar US$160/ton.

Hal ini sangat nyata, jika dibandingkan dengan tanaman kedelai yang mempunyai produksi hanya sekitar 0,3ton/ha/tahun dengan biaya produksi kedelai yang mencapai sekitar US$300/ton.

Potensi Keunggulan Minyak Sawit

Kelapa sawit menghasilkan dua jenis minyak, minyak sawit dan minyak inti sawit yang memiliki karakter unik berbeda. Secara khusus, minyak sawit memiliki beberapa potensi keunggulan, antara lain sebagai berikut:

  1. Mempunyai bukti sejarah yang panjang bahwa minyak sawit aman dikonsumsi oleh manusia.
  2. Telah digunakan secara luas pada aneka produk pangan (minyak goring. Shortening, margarin dan produk lainnya.)
  3. Sebagai suber energy/gizi yang baik.
  4. Tidak mengandung asam lemak trans.
  5. Mempunyai komposisi asam lemak jenuh dan tidak jenuh yang seimbang.
  6. Mengandung asam lemak linoleat sebagai asam lemak esensial.
  7. Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi tepat minyak sawit mempunyai pengaruh positif pada kesehatan.
  8. Kaya tokoferol dan tokotrienol (memcapai 1000ppm).
  9. Kaya karotenoid (mencapai 500-700 ppm).

Prof. Purwiyatno Hariyadi (Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Samdarshi Sumit

Selasa, 12 November 2019 - 22:36 WIB

PFI Mega Life Menunjuk Samdarshi Sumit Sebagai Presiden Direktur Dan CEO

Jakartai-Pada 5 November 2019, PFI Mega Life, perusahaan patungan Prudential Finance Inc. (PFI) dengan CT Corporation, mengumumkan penunjukan Samdarshi (Sam) Sumit sebagai Presiden Direktur…

Manjakan pengemudinya Grab meresmikan Grabbike Lounge di Daan Mogot, Jakarta Barat, Rabu 7 Maret 2018 (Fadli: INDUSTRY.o.co.id)

Selasa, 12 November 2019 - 21:25 WIB

Grab Mengharapkan Konsumen Mengerti Hak dan Kewajibannya

Jakarta - Proses gugatan konsumen Grab bernama Zico Leonardo Djagardo Simanjuntak kepada perusahaan aplikasi transportasi online tersebut memasuki babak baru. Dalam persidangan kemarin (11/11),…

BMW M4 Competition

Selasa, 12 November 2019 - 20:45 WIB

Resmi Diluncurkan, BMW M4 Competition Seharga Rp 2,3 M Laris Terjual

BMW Group Indonesia resmi meluncurkan varian baru, BMW M4 Competition sebagai inkarnasi dari sport coupe asal Jerman. Model ini mendapatkan peningkatan tenaga, serta pilihan warna baru BMW individual…

Kementerian Perindustrian. (Fofo: kemenperin.go.id)

Selasa, 12 November 2019 - 20:30 WIB

Kemenperin Tawarkan 359 Formasi dalam Seleksi CPNS 2019

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) kembali membuka kesempatan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk 359 formasi pada tahun 2019. Hal ini sesuai Keputusan Menteri Pendayagunaan…

Ketum Dekopin Nurdin Halid, Menkop dan UKM Teten Masduki, Wagub Sulsel Sudirman Sulaiman.

Selasa, 12 November 2019 - 20:26 WIB

Wadah Tunggal Harga Mati, Nurdin Halid Canangkan Panca Program 2019-2024

Makassar – Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Nurdin Halid menegaskan bahwa Dekopin adalah wadah perjuangan dan kebersamaan dalam mewujutkan keadilan dan kemakmuran sosial melalui…