Mentan Amran Bertekad Wujudkan Kemandirian Pakan

Oleh : Wiyanto | Kamis, 16 Mei 2019 - 12:20 WIB

Ayam indukan
Ayam indukan

INDUSTRY.co.id

Bogor - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran mendorong Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) untuk menciptakan teknologi dan inovasi agar kemandirian pakan dapat terwujud khususnya pakan ayam kampung atau petelur.

Menurut Amran, hal ini penting guna mendukung Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (BEKERJA) yang sudah berjalan, sehingga kebutuhan pakan ayam petelur yang telah dibagi ke masyarakat dapat dipenuhi secara mandiri oleh masyarakat.

“Intinya sekarang kita sudah bagi ayam ke masyarakat dan ayamnya sudah bertelur. Kita akan melakukan pendampingan dan memberikan pakan gratis sampai 6 bulan. Sekarang kita sudah melakukan pendampingan untuk membuat pakan secara mandiri, supaya masyarakat bisa membuat sendiri pakannya. Itu target kita, sehingga nanti tidak ada ketergantungan dari pemerintah kemudian ketergantungan dari luar negeri apalagi barang-barang impor,” demikian dikemukakan Mentan Amran di sela-sela acara peresmian Unit Perbanyakan Bibit Sumber (UPBS) di Balai Penelitian Ternak, Ciawi, Bogor, Rabu (15/5).

UPBS merupakan unit pembibitan ayam kampung untuk memperbanyak bibit ayam kampung unggul yang dikembangkan hingga ke masyarakat. Melalui UPBS ini pun, Kementan akan mencetak masyarakat yang dapat mandiri dalam memenuhi kebutuhan pakan ternaknya.

Oleh karena itu, Amran menekankan Kementan sangat serius menjadikan masyarakat untuk benar-benar mandiri dan bisa menghasilkan semuanya dari sumberdaya yang dimiliki sendiri. Mulai dari pakan, bibit ayam dan seterusnya dihasilkan sendiri sehingga biaya yang dikeluarkan masyarakat relatif sedikit, namun pendapatannya cukup besar.

“Kami ingin mencetak mereka menjadi manusia-manusia mandiri dan bisa menghasilkan semuanya dari mereka sendiri. Mulai pakan, ayamnya dan seterusnya. Dengan upaya ini, kita yakin kemiskinan atau gizi buruk di pedesaan bisa kita tekan seminimal mungkin. Sebab mimpi kita adalah Indonesia menjadi negara yang besar,” tuturnya.

Di tempat yang sama, Kepala Balitbang Kementan, Fadjry Djufry menjelaskan UPBS merupakan pembibitan ayam kampung unggul yang dibangun Balitbangkan dalam tiga strata. Strata 1, UPBS dibangun di tujuh provinsi utama dengan menyediakan indukan sebanyak 2.000 ekor. Tujuh provinsi tersebut yakni Sulawesi Selatan, NTB, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Banten, Jawa Timur, dan Gorontalo.

“Selain strata 1, kami juga membangun strata 2, ayamnya kurang lebih 300 ekor yang tersebar di 17 provinsi. Strata 2 ini tahap pembibitan atau pengembangan di tingkat peternak yakni peternak inti dan plasma. Kemudian strata 3 untuk pengembangan tingkat rumah tangga, ayamnya 100 ekor per rumah tangga peternak,” jelas Fadjry.

Menjamin Ketersediaan Pakan

Dalam program BEKERJA, Kementan telah menyalurkan ayam petelur di tahun 2019 sebanyak 20 juta ekor. Dengan demikian, untuk menjamin kesuksesan dan keberlanjutan program tersebut, Badan Litbang Pertanian mendorong inovasi dan teknologi untuk menjamin ketersediaan pakan di seluruh Indonesia.

“Kita sudah punya potensi pakan di setiap provinsi. Pak Menteri Pertanian minta agar kami di Badan Litbang agar membuat pakan berdasarkan potensi lokal yang ada di setiap provinsi, sehingga tidak tergantung pada pakan di pasar,” kata Fadjry.

Jika pakan tersedia, lanjutnya, harapanya potensi di masing-masing bisa muncul dan peternak terus memelihari ayamnya. Apalagi Indonesia masih ada beberapa provinsi yang masyarakatnya gizi buru, sehingga harapanya dengan beternak ayam, konsumsi telur dan daging bisa memenuhi protein masyarakat.

“Dengan demikian, ke depan, kemiskinan di Indonesia khususnya di pedesaan dipastikan menurun. Makanya masalah pakan harus kita pastikan tersedia dan masyarakat bisa mandiri membuatnya. Ini yang menjadi kunci keberhasilan program menurunkan kemiskinan,” pungkas Fadjry.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Susi Pudjiastuti Menangis saat Sertijab Menteri Kelautan (dok Detikcom)

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:21 WIB

99 Persen Bisnis Maskapainya Berhenti Operasional, Susi Pudjiastuti: Ini Fase Terburuk Dalam Karir Saya, Yang Paling Jelek Ya Sekarang Ini

PHK yang dilakukan oleh Garuda Indonesia terhadap sejumlah pilotnya menarik Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikutan angkat bicara. Dikatakan Susi, saat ini hampir seluruh…

 OPPO Find X2 Luncurkan Program The Ultimate Talks by OPPO Find X2 Series and Forbes Indonesia untuk Berbagi Inspirasi dari Pelaku Industri saat Pandemi COVID-19. Foto Ilustrasi:

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:10 WIB

Bantu Pelaku Industri saat Pandemi COVID-19, Ini Inovasi Inspiratif dari OPPO Find X2

Jakarta-Pandemi COVID-19 membuat semua industri menghadapi tantangan dalam kondisi yang penuh ketidakpastian dan menuntut perubahan.

Bingkisan untuk Ustadzah Farida

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:00 WIB

Bingkisan untuk Pengajar Qur’an yang Tinggal di Rumah Tuanya

Seperti yang dialami oleh Ustadzah Farida, ia hidup seorang diri di sebuah rumah yang hampir roboh di daerah Sungai Lais Kalidoni, Palembang, Sumatera Selatan. Kondisi rumahnya semakin memburuk…

Lee Yuan Siong Resmi President di AIA Group

Kamis, 04 Juni 2020 - 15:00 WIB

Lee Yuan Siong Resmi Jabat President AIA Group

Lee Yuan Siong resmi menjabat sebagai Group Chief Executive and President AIA Group Limited ("AIA" atau "Perusahaan") dan bergabung dengan Dewan Direksi Perusahaan. Lee Yuan Siong menggantikan…

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Kamis, 04 Juni 2020 - 14:30 WIB

ShopeePay Permudah Transaksi Pemenuhan Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19

Terhitung sudah hampir tiga bulan lamanya pemerintah memberlakukan kebijakan Social Distancing dengan imbauan untuk tetap selalu berada di rumah dalam situasi pandemi penyebaran virus COVID-19…