Unilever Indonesia Lanjutkan Dukungan Untuk Lombok, Palu dan Donggala Melalui “Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu”

Oleh : Nina | Selasa, 23 April 2019 - 19:47 WIB

Unilever Berbagi Ramadhan
Unilever Berbagi Ramadhan

INDUSTRY.co.id - Jakarta, 23 April 2019 – PT Unilever Indonesia Tbk. kembali memberikan dukungan untuk membantu pemulihan pasca bencana di wilayah Lombok, Palu serta Donggala melalui program “Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu”. Program ini juga turut merangkul keluarga besar Unilever lainnya seperti para mitra bisnis serta konsumen untuk berpartisipasi secara mudah. Setiap pembelian produk-produk Unilever selama bulan Ramadhan akan dikumpulkan sebagai bentuk donasi yang kelak disalurkan oleh BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) selaku mitra Unilever untuk membangun sejumlah infrastruktur meliputi sekolah, Rumah Sehat dan Mobil Sehat di wilayah-wilayah tersebut.

Sinta Kaniawati selaku Head of Sustainable Business and Unilever Indonesia Foundation memaparkan, “Sebagai entitas bisnis yang bertanggung jawab dan tumbuh bersama masyarakat Indonesia, Unilever Indonesia berkomitmen untuk turut menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia secara berkelanjutan, sejalan dengan Unilever Sustainable Living Plan. Terlebih lagi, Unilever juga berkomitmen untuk senantiasa memberikan pengalaman terbaik kepada masyarakat selama menjalani rutinitas bulan suci Ramadhan dengan berbagi inspirasi, tips, termasuk juga berbagi berkah dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. 

Komitmen ini sudah setiap tahunnya kami jalankan melalui platform digital, dimana tahun ini konsumen dapat menggunakan www.ramadhanberbagi.com untuk berkontribusi mendukung program-program kami sembari memenuhi kebutuhan keseharian mereka.”

“Sebagai kelanjutan dari program tanggap bencana yang telah kami lakukan tahun lalu, program ‘Ramadhan Berbagi: Beli Kebutuhanmu, Beri Kebaikanmu’ bermaksud menjawab beberapa kebutuhan krusial yang dibutuhkan untuk menunjang keseharian masyarakat di Lombok, Palu serta Donggala, terutama pada pilar pendidikan dan kesehatan,” lanjut Sinta Bencana alam yang terjadi di Lombok, Palu serta Donggala telah menyebabkan banyak kerugian dan meninggalkan duka mendalam. Di Lombok ditemukan 371.966 rumah rusak dan 431.416 masyarakatnya harus hidup sebagai pengungsi . Sedangkan di wilayah Palu dan Donggala, sejumlah 64.317 rumah mengalami kerusakan hingga hilang dan 77.084 jiwa harus mengungsi . Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pun menyatakan rangkaian bencana tsunami, gempa dan likuifaksi di wilayahnya telah menyebabkan kerugian yang ditaksir dapat mencapai sekitar 20 triliun.

Ahmad Fikri selaku Kepala Divisi Pendistribusian BAZNAS menyampaikan, “Banyak sarana dan prasana di wilayah-wilayah tersebut yang rusak sehingga menghambat berbagai aktivitas masyarakat, salah satunya kegiatan belajar mengajar. Selain itu, fasilitas kesehatan juga masih sangat dibutuhkan karena hingga sekarang sebagian besar masyarakat tinggal di pengungsian yang padat dengan fasilitas sanitasi terbatas, membuat mereka lebih rentan terkena penyakit.” 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Signify Bebas Kemasan Produk Konsumen Bebas Plastik di 2021

Minggu, 07 Juni 2020 - 12:00 WIB

Signify Bebas Kemasan Produk Konsumen Bebas Plastik di 2021

Setiap tahun, delapan juta ton plastik berakhir di lautan, membunuh satu juta burung laut dan mengancam punah kehidupan ratusan spesies laut. Polusi plastik telah menjadi salah satu masalah…

TPA Cipeucang (Foto Dok WartaKota)

Minggu, 07 Juni 2020 - 11:50 WIB

Pemkot Tangsel Harus Bertanggung Jawab Terkait Bau Sampang TPA Cipeucang

Sudah 2 minggu sejak dinding penahan sampah TPA Cipeucang ambrol dan bau sampah menyebar hingga radius 7 kilometer, tidak kata permintaan maaf dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan kepada masyarakat…

Penyerahan Bantuan Alat Kesehatan dan Dukungan Personel Tenaga Medis dari Pangkogabwilhan II Kepada Pangdam V/Brawijaya

Minggu, 07 Juni 2020 - 11:30 WIB

Pangkogabwilhan II Serahkan Bantuan Alkes dan Tenaga Medis di Jatim

Pangkogabwilhan II) Marsda TNI Imran Baidirus, S.E. menyerahkan bantuan Alat Kesehatan (Alkes) dan personel tenaga medis untuk percepatan penanganan Covid-19, kepada Pangdam V/Brawijaya Mayjen…

Rupiah (Foto/Rizki Meirino)

Minggu, 07 Juni 2020 - 11:15 WIB

Apa Sih Maksud Konsep PEN 'Sharing The Pain, Sharing The Burden'? Ini Penjelasan Anak Buah Menkeu

Konsep sharing the pain, sharing the burden atau pembagian beban dalam pemulihan ekonomi nasional (PEN) dijelaskan oleh Kepala Badan Kebijakan Fiskal (Kepala BKF) Febrio Kacaribu dalam acara…

Penanganan lumpur lapindo

Minggu, 07 Juni 2020 - 10:47 WIB

Lanjutkan Program Pengendalian Lumpur Sidoarjo, Kementerian PUPR Alokasikan Anggaran Rp 239,7 Miliar

Pada Tahun Anggaran 2020, Kementerian PUPR mengalokasikan Rp 239,7 miliar untuk penanganan lumpur Sidoarjo dalam rangka meningkatkan pengaliran lumpur ke Kali Porong dan menjaga keandalan tanggul…