Dukung BBM Satu Harga, Pertamina Berencana Beli Airbus A400

Oleh : Ahmad Fadli | Selasa, 23 April 2019 - 10:28 WIB

PT Pertamina (Persero) berencana membeli pesawat Airbus A400 yang digunakan untuk bisnis kargo oleh anak perusahaan milik Pelita Air Service atau Pelita Air
PT Pertamina (Persero) berencana membeli pesawat Airbus A400 yang digunakan untuk bisnis kargo oleh anak perusahaan milik Pelita Air Service atau Pelita Air

INDUSTRY.co.id, Jakarta - PT Pertamina (Persero) berencana membeli pesawat Airbus A400 yang digunakan untuk bisnis kargo oleh anak perusahaan milik Pelita Air Service atau Pelita Air. Proses pembelian pesawat ini akan dieksekusi pada 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Jasa Konsultasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo usai acara ‘Penandatangan Perjanjian Pembelian Saham antara BTN dan PMN’ di Gedung Kementerian BUMN, Senin (22/4/2019).

Dia mengatakan, pembelian pesawat tersebut akan dilakukan Pertamina bersama konsorsium kolaborasi. “Tahun ini (beli pesawat Airbus A400), tapi dapatnya tidak tahun ini atau tahun depan. Tapi yang penting kargonya nanti di Pelita Air service-nya,” ujarnya.

Menurutnya, pembelian pesawat juga dilakukan untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan BBM Satu Harga di Indonesia. “Pertamina juga masih punya tugas untuk BBM Satu Harga di Papua, sehingga ke depan Pertamina juga akan beli Airbus A400,” ucapnya.

Menurut Gatot pesawat tersebut akan melayani kargo khusus ke wilayah terpencil. Mengingat selama ini pengiriman logistik ke wilayah tersebut tersendat, sehingga adanya pesawat Airbus A400 diharapkan aksi tanggap bencana bisa lebih cepat.

“Selama ini pengiriman kargo ke Papua dan daerah-daerah berkategori terdepan, tertinggal dan terluar (3T) mengalami kesulitan. Sekarang sudah bersinergi dengan Pelni dan sebagainya, serta ke depan pengiriman-pengiriman yang besar bisa menggunakan kargo (udara),” ungkapnya.

Hal tersebut sudah terbukti pada saat bencana yang terjadi di Palu. Ketika itu, Indonesia meminjam terlebih dahulu pesawat Airbus A400 dari Hong Kong untuk mengangkut alat berat milik Pelita Air Service.

"Kenapa misi penyelamatan dan penanganan bencana di Palu berlangsung cepat, karena salah satunya kami menggunakan pesawat Airbus A400 yang hanya membutuhkan landasan pendek serta memiliki kapasitas angkut satu setengah kali lebih banyak dari pesawat Hercules," ucapnya.

Pelita Air Service akan bergabung dengan holding BUMN penerbangan, bersama Garuda Indonesia dan Angkasa Pura I serta II, yang segera dibentuk pada 2019

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah Teken PKS dengan RS Haji Jakarta Terkait Pembiayaan dan Payroll

Sabtu, 25 Mei 2019 - 22:20 WIB

BNI Syariah Teken PKS dengan RS Haji Jakarta Terkait Pembiayaan dan Payroll

BNI Syariah Teken PKS dengan RS Haji Jakarta Terkait Pembiayaan dan Payroll

Genjot Nasabah, BNI Syariah Gandeng Ikatan Alumni ITS

Sabtu, 25 Mei 2019 - 22:12 WIB

Genjot Nasabah, BNI Syariah Gandeng Ikatan Alumni ITS

Genjot Nasabah, BNI Syariah Gandeng Ikatan Alumni ITS

Timezone dan Play ‘N’ Learn Lippo Mall Kemang Siap Menghadirkan Gaya Bermain yang Lebih Aktif dan Sehat untuk Anak-anak Jaksel

Sabtu, 25 Mei 2019 - 22:00 WIB

Timezone dan Play ‘N’ Learn Lippo Mall Kemang Siap Menghadirkan Gaya Bermain yang Lebih Aktif dan Sehat untuk Anak-anak Jaksel

Timezone dan Play ‘N’ Learn Lippo Mall Kemang Siap Menghadirkan Gaya Bermain yang Lebih Aktif dan Sehat untuk Anak-anak Jaksel

Mentan Amran Sulaiman di perkebunan jagung

Sabtu, 25 Mei 2019 - 21:55 WIB

Mentan Amran Optimistis Program Serasi Sejahterakan Petani

Batola - Kementerian Pertanian (Kementan) optimistis program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sesuai harapan. Untuk memastikannya, Menteri…

Agung Sedayu Retail Indonesia bersama Winkreative Agency dan Monocle Magazine fokus mengembangkan konsep baru dunia retail di Jakarta

Sabtu, 25 Mei 2019 - 21:48 WIB

Agung Sedayu Retail Indonesia bersama Winkreative Agency dan Monocle Magazine fokus mengembangkan konsep baru dunia retail di Jakarta

Agung Sedayu Retail Indonesia bersama Winkreative Agency dan Monocle Magazine fokus mengembangkan konsep baru dunia retail di Jakarta