500 Pasukan Khusus TNI Siap Hadapi Aksi Terorisme

Oleh : Herry Barus | Rabu, 10 April 2019 - 08:27 WIB

Ilustrasi Marinir latihan tempur (Foto Ist)
Ilustrasi Marinir latihan tempur (Foto Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pasukan gabungan TNI menggelar latihan penanggulangan terorisme di Ancol, Jakarta, Selasa (9/4/2019), untuk menguji kesiapsiagaan pasukan dalam menghadapi potensi teror.

"Latihan penanggulangan terorisme TNI tahun 2019 ini dimaksudkan untuk menguji kesiapsiagaan pasukan-pasukan khusus TNI yang terdiri atas Sat-81 Gultor Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Sat Bravo 90 Korpaskhas TNI AU," tutur Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) Mayjen TNI (Mar) Suhartono usai pelatihan.

Suhartono menjelaskan, pelatihan yang melibatkan lebih dari 500 personel itu dimulai dengan latihan gladi posko satu, yakni latihan perencanaan sebelum melakukan manuver di lapangan.

Salah satu yang dilatih dalam posko satu adalah mekanisme perencanaan yang diawali dengan kegiatan hubungan antara komandan dan staf.

"Mulai dari menerima direktif dari pimpinan, kemudian analisis tugas, sampai merencanakan rencana manuver dengan melihat berbagai macam situasi dan kondisi di lapangan," kata Suhartono.

Simulasi itu juga menguji pasukan menemukan alternatif dan cara-cara bertindak yang mungkin digunakan saat menghadapi ancaman teror.

Ia mencontohkan, alternatif yang dapat digunakan dalam simulasi adalah jalur udara dengan helikopter, jalur darat dengan mobil khusus dan jalur laut dengan jetski.

Setelah perencanaan, simulasi berlanjut dengan gladi lapangan berupa menjalankan rencana yang disusun staf untuk diimplementasikan di lapangan.

"Di sini kami uji kemampuan teknis dan taktis dari semua elemen yang terlibat di situ," ucap Suhartono.

Kemudian untuk penyelesaian sasaran, masing-masing pasukan mempunyai kriteria yang berbeda-beda, tergantung tantangan yang dihadapi, misalnya jumlah teroris dan musuh, sandera, situasi di ruangan dan di lapangan.

"Pasukan ini bisa digerakan setiap saat atas perintah Panglima TNI apabila ada kasus-kasus yang sebenarnya," tutur Suhartono.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Sabtu, 21 September 2019 - 04:00 WIB

BPDPKS Gandeng Kominfo guna Sampaikan Peran Strategis Sawit Indonesia

Menanggapi isu kampanye negatif sawit di luar negeri, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) berkolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam kegiatan…

GAPKI

Sabtu, 21 September 2019 - 03:00 WIB

GAPKI Dukung Litigasi dan Mitigasi Karhutla

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mendukung upaya pemerintah untuk melakukan penegakan hukum (litigasi) kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) termasuk penyelidikan terhadap…

Kerahkan Armada E-Bluebird, Bluebird Dukung Gelaran Formula E di Jakarta

Jumat, 20 September 2019 - 19:20 WIB

Kerahkan Armada E-Bluebird, Bluebird Dukung Gelaran Formula E di Jakarta

Pada hari ini, Bluebird turut menyemarakkan ajang konferensi pers dari gelaran Formula E sebagai rangkaian awal dari pelaksanan event internasional yang rencananya akan digelar di Jakarta pada…

Norman Eka Saputra, Direktur Skandinavia Apartment

Jumat, 20 September 2019 - 19:04 WIB

Sektor Properti Kembali Bergairah, PT Pancakarya Griyatama Luncurkan Unit Skandinavia Lagom

Produk ini merupakan produk penghabisan dimana hanya tersisa sebanyak 200 an unit dengan luasan semigross 44,81m2 yang terbagi menjadi dua tipe yakni 1 bedroom suite dan 2 bedroom junior yang…

Kedai Kopi 98

Jumat, 20 September 2019 - 18:16 WIB

Tanpa Royalty Fee, KOPI 98 Tawarkan Konsep Kemitraan

Bisnis minuman berbahan dasar kopi terus tumbuh bagaikan jamur di musim hujan. Saat ini kita dapat dengan mudah menemui kedai kopi atau bahasa gaulnya 'coffee shop' atau hanya gerobakan (booth)…