Kadin Sambut Positif RI-Korsel Aktifkan Lagi IK-CEPA

Oleh : Ridwan | Rabu, 20 Februari 2019 - 10:52 WIB

Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani (Foto: Ridwan/Industry.co.id)
Ketua Umum Kadin Rosan P. Roeslani (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyambut baik kesepakatan diantara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) untuk mengaktifkan kembali kemitraan ekonomi komprehensif atau Indonesia-Korsel Comprehensive Economy Partnership Agreement (IK-CEPA).

Kesepakatan kerja sama itu dinilai dapat mendongkrak perdagangan dan investasi kedua negara.

Perundingan perjanjian dagang ekonomi komprehensif (CEPA) sempat tertunda pada 2014, namun kini kedua negara sepakat untuk menyelesaikan negosiasi pada November tahun ini. 

Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani menyatakan penyelesaian perjanjian dagang di bawah satu tahun merupakan keputusan agresif.

"Namun, pelaku usaha akan memastikan forum bisnis menjadi solusi supaya perjanjian dagang bisa segera rampung," kata Rosan di Jakarta (20/2).

Rosan berharap, perdagangan kedua negara bisa meningkat hingga dua kali lipat setelah perjanjian ekonomi komprehensif selesai. Sebab, keduaya merupakan kunci penetrasi pasar di Asia.

Dengan IK-CEPA, kerja sama ekonomi diharapkan menjadi salah satu instrumen perdagangan untuk mencapai total perdagangan kedua negara senilai US$ 30 miliar (sekitar Rp 420 triliun) pada 2023.

Menurut catatan Kementerian Perdagangan (Kemendag), perdagangan Indonesia-Korsel pada tahun lalu sebesar US$ 20 miliar, tumbuh sebesar 11%. Komoditas ekspor utama Indonesia ke Korsel di antaranya adalah batu bara, tembaga, karet, kayu, serta minyak kelapa sawit. Sebaliknya, Korea Selatan mengekspor petroleum, kapal, serta barang elektronik.

Korea Selatan adalah investor kelima terbesar di Indonesia dengan proyek sebanyak 3.274 unit dan nilai investasi mencapai US$ 2 miliar pada 2017.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

BNI Syariah. (Foto: IST)

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:46 WIB

Populasi Penduduk Indonesia Jadi Potensi Pasar Perbankan Syariah

Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menyampaikan lima faktor yang harus disiapkan agar bisa sukses meniti karir di dunia perbankan.

Kemenkop dan UKM

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:25 WIB

Hingga Kini Realisasi Penyaluran Dana PEN Capai Rp10,24Triliun, KemenkopUKM Pastikan Program Ini Tepat Sasaran

Realisasi penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk koperasi dan Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) sampai tanggal 16 Juli 2020 mencapai Rp10,24 triliun dari total pagu anggaran…

Hanwha Techwin Gandeng BIGI.ID (PTI Group) Pasarkan Lini Produk Security System

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:17 WIB

Keren! Industri Terkemuka Korsel Gandeng BIGI.ID Sediakan Teknologi Handal dalam Bidang Keamanan Indonesia

Jakarta-Salah satu perusahaan terkemuka di bidang surveillance asal Korea Selatan (Korsel), Hanwha Techwin menggandeng PT BIGI Multi Internasional (BIGI.ID) – under PTI Group, untuk menjadi…

Rest Area KM 36A Jalan Tol Balikpapan-Samarinda

Kamis, 16 Juli 2020 - 21:15 WIB

PT Jasamarga Related Business Pastikan Rest Area KM 36A Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Penuhi SPM

Sebagai rest area jalan tol pertama di Kalimantan Timur, PT Jasamarga Related Business (JMRB) memastikan Rest Area KM 36A Jalan Tol Balikpapan-Samarinda arah Balikpapan dioperasikan secara fungsional…

Founder & CEO Iconomics Bram S Putro

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:45 WIB

Wuih...Diprediksi Jasa Keuangan Bertahan Hingga Pendemi Usai

Mantan Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution menilai Lembaga Jasa Keuangan seperti perbankan, pembiayaan dan pegadaian masih aman, meskipun beberapa bulan belakangan dihantam pandemi covid-19.…