2018, Pemerintah Akan Cabut Subsidi Pupuk

Oleh : Hariyanto | Minggu, 26 Februari 2017 - 12:11 WIB

Kunjungan Asisten Deputi Kementerian BUMN Purnomo ke PT. Petrokimia Gresik (PG)
Kunjungan Asisten Deputi Kementerian BUMN Purnomo ke PT. Petrokimia Gresik (PG)

INDUSTRY.co.id - Gresik, Asisten Deputi (Asdep) Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi II Kementerian BUMN, Purnomo melakukan kunjungan kerja ke PT. Petrokimia Gresik (PG) Rabu (23/2/2017).

Dalam kunjunganya Purnomo mengingatkan kepada PT. Petrokimia Gresik, jika mulai tahun 2018 pemerintah akan mencabut subsidi pupuk.

“Hal lain yang perlu diperhatikan dan disikapi adalah kebijakan pemerintah mulai tahun depan, subsidi pupuk akan dicabut. Kebijakan ini merupakan tantangan tersendiri, karena tingginya harga gas menjadikan Harga Pokok Produksi (HPP) produsen pupuk di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan harga jual internasional,” ujar Purnomo.

Menurut purnomo, rencana kebijakan itu harus segera disikapi untuk mencari jalan keluar, sehingga PG tetap bisa menjual hasil produksinya.

Selain itu, kunjungannya ke PG kali ini juga terkait hasil temuan lapangan di Merauke mengenai Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), dimana pemenuhan pupuk di Merauke salah satunya dilakukan PG.

Di Merauke , jumlah RDKK mencapai 34 ribu ton, tapi oleh Kementerian hanya disetujui 7.900 ton. Jadi ada kekurangan cukup banyak. Hasil diskusi dengan Pemkab setempat, mereka sangat berharap PG bisa memenuhi kekurangan itu, walaupun dengan pupuk komersial.

“Dari mereka tidak ada kendala menggunakan pupuk komersial meskipun harganya lebih tinggi dibandingkan subsidi. Tapi dari kalkulasi petani menyebutkan lebih menguntungkan menggunakan pupuk komersial, daripada tidak ada pupuk. Menggunakan pupuk komersial, produktivitasnya akan naik,” terangnya.

Purnomo mengaku sudah berkomunikasi dengan Dirut PI, Aas Asikin Idat agar bisa mengisi peluang tersebut. Selain itu,  Purnomo mengungkapkan, datangnya pupuk di Merauke selalu bertepatan dengan musim panen.

"Jadi ketika pupuk dibutuhkan, barangnya tidak ada, dan sebaliknya." ungkapnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Joko Intarto

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:10 WIB

Ketika Si Miskin Jadi Tersangka

Juru bicara tim penanggulangan Covid-19 Achmad Jurianto bikin blunder. Lewat pernyataannya, Achmad Jurianto menyebut orang miskinlah biang kerok penyebaran virus mematikan itu.

Cashlez gandeng artajasa dan sopheepay

Minggu, 29 Maret 2020 - 09:00 WIB

Caslez Tingkatkan Transaksi Non Tunai Cegah Penularan Virus Corona

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (“Cashlez” atau “Perseroan”), sebagai perusahaan Financial Technology (FinTech) yang bergerak di bidang Payment Gateway ikut berpartisipasi dalam hal…

Corona Virus (Ist)

Minggu, 29 Maret 2020 - 08:50 WIB

Wali Kota Bekasi Benarkan Seorang Kepala Dinas Positif Corona

Wabah virus Corona (COVID-19) telah menjamah hingga ke lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Salah satu pejabat Pemkot Bekasi terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona.

Berbisnis Online Lebih Mudah dengan Beragam Aplikasi Baru di AppGallery

Minggu, 29 Maret 2020 - 08:30 WIB

Berbisnis Online Lebih Mudah dengan Beragam Aplikasi Baru di AppGallery

Selalu terhubung dengan koneksi internet, kini sudah menjadi sebuah keharusan bagi Anda yang memiliki perangkat mobile. Baik itu smartphone, tablet, atau laptop. Bagi kita yang dituntut dapat…

Guru Besar IPB University, Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC), Prof Irmanida Batubara

Minggu, 29 Maret 2020 - 08:15 WIB

Tangkal COVID-19, Guru Besar IPB: Minum Jus Jeruk dengan Kulitnya

Tim periset dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Farmasi UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika (TropBRC), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB University…