BPN Berikan Kewenangan Hak Milik Aset Kepada BRI

Oleh : Herry Barus | Rabu, 06 Februari 2019 - 16:00 WIB

Dirut BRI Suprajarto (Foto Rizki Meirino)
Dirut BRI Suprajarto (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id - Jakarta – Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali menjalin kerjasama dengan Bank BRI berupa Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerjasama (PKS) mengenai Pelaksanaan Pendaftaran Tanah dan Penanganan Permasalahan Aset serta  Agunan berupa Tanah Bank BRI, yang diselenggarakan di Kantor Badan Pertanahan Nasional, Jakarta Pusat (6/2/2019).

Perjanjian kerjasama ini merupakan langkah tindak lanjut Bank BRI dan BPN atas terbitnya Surat Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional No 1544/27-I/v/2018 yang diterbitkan pada medio Mei 2018 silam. Surat tersebut memuat tata laksana kepemilikan tanah dengan status Hak Milik Bagi Bank Milik Negara.

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Sofyan A. Djalil, Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Himawan Arief Sugoto, Direktur Utama Bank BRI Suprajarto, Jajaran Dirjen Kementerian Agraria dan Tata Ruang, serta Jajaran Direksi Bank BRI.

Dalam sambutannya Suprajarto menyambut gembira dengan terbitnya surat keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang tersebut. Suprajarto  menjelaskan bahwa dengan ditandatanganinya MoU dan PKS ini, kami berharap bahwa permasalahan yang sering kami hadapi terkait pertanahan seperti pendaftaran hak atas tanah aset dan agunan BRI yang meliputi pendaftaran tanah pertama kali, pemeliharaan data pendaftaran tanah, dan penanganan permasalahan aset tanah milik BRI dapat dilaksanakan dengan lebih optimal.

Polemik dalam persoalan pertanahan khususnya yang digunakan sebagai agunan di dunia perbankan bukan soal baru. Hal ini, telah berlangsung cukup lama dan menyita perhatian serius para pelaku industri perbankan di Indonesia.

Sebagai contoh dalam penyaluran kredit mikro, saat ini Bank BRI menerima agunan dalam status kepemilikan Girik, Letter C , dan Patok D, hal ini perlu ditingkatkan menjadi hak atas tanah dan hal tersebut juga sejalan dengan program pemerintah Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL).

Suprajarto mengungkapkan, bahwa Saat ini, terdapat terdapat 451 aset yang belum berbentuk Hak Milik dengan rincian masing-masing,  SHGB sebanyak 329, AJB sebanyak 42, Girik sebanyak 5, dan sebanyak 34 berupa kwitansi, SKGR, sementara dalam proses pengurusan masih sebanyak 28.

Adapun ruang lingkup kerjasama ini nantinya akan mencakup beberapa hal, di antaranya pendaftaran tanah pertama, pemeliharaan data pendaftaran tanah, penanganan aset dan agunan berupa tanah Bank BRI, agunan atau aset BRI yang dimintakan sita jaminan/ blokir oleh pihak lain, agunan atau aset BRI yang terindikasi tanah terlantar, pendidikan, pelatihan pertanahan dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pertanahan.

“kerjasama ini nantinya akan memberikan kemudahan yang cukup signifikan dalam proses pendataan dan penanganan masalah agunan di dunia perbankan. Bank BRI menjadi yang pertama dalam merespon perubahan ini, harapannya agar ke depan dapat meningkatkan kualitas penyaluran kredit Bank BRI.” tutup Suprajarto

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi

Kamis, 09 April 2020 - 15:12 WIB

Berdesakan di Lapas Rentan Covid-19, Jokowi: Negara Lain Juga Sama, Iran Bebaskan 95 Ribu Napi, Brazil 34 Ribu Napi

Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki wacana untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 Tahun 2012 mengenai Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan,…

Hari Belanja Brand Lokal

Kamis, 09 April 2020 - 14:58 WIB

Diikuti 1000 Brand Lokal, Hari Belanja Brand Lokal Akan Digelar Secara Online pada April 2020

Festival belanja online brand lokal pertama di Indonesia akan diselenggarakan pada 25-27 April 2020 melalui berbagai kanal online. Rencananya, Hari Belanja Brand Lokal ini akan diikuti oleh…

Kementerian PUPR Siapkan Tambahan 3 Tower Wisma Atlet Guna Tampung Pasien Covid-19

Kamis, 09 April 2020 - 14:50 WIB

Kementerian PUPR Siapkan Tambahan 3 Tower Wisma Atlet Guna Tampung Pasien Covid-19

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Perumahan kembali mempersiapkan tambahan sebanyak tiga tower tambahan di Wisma Atlet Kemayoran guna penanganan…

Humanity Food Van ACT Luaskan Pendistribusian Makanan Saat Pandemi Corona

Kamis, 09 April 2020 - 14:45 WIB

Humanity Food Van ACT Luaskan Pendistribusian Makanan Saat Pandemi Corona

Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali meluncurkan program varian dari Operasi Makan Gratis, yaitu Humanity Food Van dari Humanity Central Kitchen. Program ini diluncurkan di Sentul, Bogor, Jawa Barat…

CEO Dana, Vincent Iswara (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Kamis, 09 April 2020 - 14:44 WIB

Dana Sediakan Fitur Pendataan Warung Lewat Miniprogram Siap Siaga COVID-19

Fitur ini merupakan bentuk dukungan Dana terhadap gerakan #BelanjadiWarungTetangga yang digagas oleh Kemenkop. UMKM yang didaftarkan melalui miniprogram Siap Siaga Covid-19 akan mendapatkan…