INDUSTRY.co.id -
Jakarta - PT PG Rajawali I anak usaha PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) akan initial public offering (IPO). Direncanakan dana yang diperoleh mencapai Rp500 miliar.
Jika diijinkan oleh Kementerian BUMN, kami harapkan IPO saat proses politik (Pilpres) selesai, jadi semester II 2019 dan bersamaan semester II telah mulai giling gula sehingga sudah bukukan pendapatan, kata Direktur Utama RNI, B Didik Prasetyo belum lama ini di Jakarta.
Ia mengharapkan, dengan dana hasil IPO tersebut, PG Rajawali I akan dapat mengembangkan produk hilirisasi tebu.
Misalnya, yang sedang dikaji, seperti bioethanol, arang ampas tebu, kogen, kata dia.
Ia menjelaskan, saat ini, manajemen PG Rajawali I tengah melakukan persiapan, seperti penunjukan penjamin pelaksana emisi efek dan profesi penunjang lainnya.
"Tahun depan, kita (RNI) lagi minta ijin untuk IPO PG Rajawali I Surabaya, katanya.