INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC) siap melakukan penetrasi ke pasar global dengan melakukan peningkatan kualitas portofolio produk perangkat lunak lokal buatan perseroan.
Sementara, untuk strategi perseroan jangka menengah Direktur ATIC, Adriansyah mengatakan, perseroan akan mempertajam fokus bisnis dan meningkatkan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan, menuju predikat sebagai perusahaan TI kelas dunia.
"Penetrasi pasar global menjadi salah satu hal penting yang menjadi sasaran kami," kata Ardiyansyah di Jakarta beberapa waktu lalu.
Adriansyah menambahkan peningkatan kualitas portofolio produk perangkat lunak lokal buatan perseroan menjadi salah satu fokus penting di tahun ini. Selain itu, Anabatic juga memperkuat kemampuan SDM dan management proyek untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
"Kami juga terus meningkatkan penetrasi pasar regional dengan memperkuat pemasaran produk dalam hal branding dan jaringan ke negara seperti Philipina, Malaysia, Singapura, dan Indochina," terangnya.
Adapun perseroan masih akan fokus menawarkan produk dan jasa kepada para pelanggan melalui tiga lini bisnis utama yaitu Mission Critical Digital Solution (MCDC), Digital Enriched Outsourcing Service (DEOS) dan Cloud & Digital Platform Partner (CDPP).
Sementara itu Direktur Independen ATIC, Hendra Halim mengungkapkan pada tahun depan akan mengalakokasikan belanja modal (Capital expenditure/capex) sekitar Rp105 miliar atau hampir sama dengan alokasi belanja modal di tahun sebelum.
"Kalau capex tahun ini itu sekitar Rp105 miliar untuk investasi. Kalau untuk tahun depan masih akan kita bahas terlebih dahulu, kira-kira besarannya mirip dengan yang dianggarkan pada 2018 yaitu senilai Rp105 miliar," ujarnya.
Adapun belanja modal ini akan dialokasikan unTuk pengembangan bisnis, serta mendukung rencana akuisisi perusahaan. "Selain akuisisi, kita tetap fokus ke pengembangan pasar dan produk karena produk juga butuh investasi," pungkasnya.