1.000 Pengusaha Tiongkok Berinvestasi di Indonesia

Oleh : Herry Barus | Selasa, 27 November 2018 - 12:46 WIB

Ilustrasi Industri Baja
Ilustrasi Industri Baja

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Kamar Dagang China di Indonesia, Gong Bencai, menyatakan ada sekitar 1.000 perusahaan China yang beraktivitas di Indonesia dan sekitar 50 persennya berinvestasi di Pulau Jawa.

"Indonesia menjadi salah satu destinasi utama bagi perusahaan China untuk berinvestasi," kata Gong Bencai dalam acara Seminar Lima Tahun Kerja Sama Strategis dan Komprehensif Indonesia-Tiongkok yang digelar di Jakarta, Selasa (27/11/2018)

Menurut dia, berdasarkan data yang ada, maka sekitar 17 persen perusahaan tersebut bergerak di konstruksi, 15 persen di bidang pertambangan, dan 13 persen di bidang kelistrikan.

Ia berpendapat bahwa perusahaan Tiongkok di Indonesia bermanfaat antara lain untuk meningkatkan tenaga kerja lokal, melakukan alih teknologi dan keahlian, menanamkan modal di industri bernilai tambah, hingga meningkatkan pertukaran budaya antara kedua negara.

Sedangkan untuk langkah selanjutnya, ujar dia, perusahaan-perusahaan Tiogkok juga akan berusaha memenuhi kebutuhan yang diperlukan Indonesia, seperti di dalam bidang infrastruktur logistik, pembangkit tenaga listrik, serta aspek seperti air dan pangan.

Sementara itu, Dubes RI untuk RRC, Djauhari Oratmangun menyatakan, kemitraan strategis antara Indonesia dan China dapat diterjemahkan ke dalam bentuk persahabatan yang sangat erat.

Menurut Djauhari meski hubungan Indonesia dan China meningkat pesat, tetapi dinilai masih ada ruang untuk perbaikan, serta agar kemitraan strategis dapat diterjemankan menjadi statistik yang positif bagi Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan saat memberi kata sambutan seperti dilansir Antara, mengajak investor dari Republik Rakyat China untuk memperbesar investasi mereka, karena saat ini telah banyak kemajuan dan kemudahan bagi pihak asing untuk berinvestasi.

"Indonesia memiliki berita baik seperti peningkatan peringkat kemudahan berbisnis. Indonesia juga berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan stabil," kata Luhut Pandjaitan.

Luhut mengingatkan bahwa Indonesia adalah pasar potensial yang sangat besar di Indonesia, dan pemerintahan pada saat ini juga telah dan sedang berfokus kepada pengembangan infrastruktur yang progresif.

Selain fokus kepada infrastruktur, Menko Maritim juga memamerkan beragam hal antara lain program dana desa, pembangunan kawasan ekonomi khusus, dan peringkat investasi global RI yang membaik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Hitachi

Kamis, 27 Februari 2020 - 14:37 WIB

Langkah Hitachi Vantara Ciptakan Daya Saing bagi para Enterprise

Hitachi Vantara, perusahaan subsidiari yang sepenuhnya dimiliki oleh Hitachi, Ltd. (TSE: 6501), hari ini mengumumkan bergabung dengan Hitachi Consulting sebagai satu perusahaan agar dapat menciptakan…

Loto Srinaita Ginting menerima SK Pengangkatan sebagai Ketua Dewan Komisaris Pegadaian

Kamis, 27 Februari 2020 - 14:35 WIB

Loto Srinaita Ginting Ditunjuk Sebagai Komisaris Utama Pegadaian

Perubahan Direksi tertuang dalam Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-58/MBU/02/2020 tentang Pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, dan pengangkatan anggota-anggota Direksi…

Simulasi Pasien Corona di RSUP dr Kariadi Semarang

Kamis, 27 Februari 2020 - 14:08 WIB

Dibungkus Plastik, Pemerintah Pastikan Meninggalnya Pasien Suspect Corona di RS Kariadi Semarang Akibat Flu Babi

Pasien itu terkena virus H1N1 alias flu babi dan sudah dilakukan PCR (Polymerase Chain Reaction) sebanyak 2 kali,

Dirut BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo bersama Rektor Undip Yos Johan Utama

Kamis, 27 Februari 2020 - 13:29 WIB

BNI Syariah Garap Universitas Diponegoro

BNI Syariah melakukan penandatangan nota kesepahaman/memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Diponegoro tentang kerja sama produk dan jasa perbankan syariah di Ruang Sidang Rektor…

Anjasmara

Kamis, 27 Februari 2020 - 13:00 WIB

Anjasmara Comeback ke Dunia Sinetron

Sejak lama menghilang dari dunia akting, Anjasmara lebih suka menyibukkan diri dengan olahraga Yoga dan ketika kembali ke dunia yang membesarkannya, peran yang disodorkan berubah 180 derajat.…