INDUSTRY.co.id, Jakarta - Kementerian Pariwisata tidak gencar dalam mempromosikan tempat wisata yang terdapat di Indonesia, kali ini, dalam perhelatan Thai International Travel Fair (TITF) 2017 yang digelar sejak tanggal 15 hinngga 19 Februari 2017 di Queen Sirikit National Convention Center (QSNCC), Bangkok, Thailand, Kemenpar mempersembahkan booth pameran di sana.
Pameran yang dipersembahkan oleh Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar, Rizky Handayani Mustafa itu memukau para pengunjung yang datang ke acara tersebut. Sampai-sampai, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, Kobkarn Wattanavrangkul mengeluarkan komentarnya saat berkunjung ke Booth Wonderful Indonesia.
”Batik ini yang sangat menarik di Indonesia, desainnya sangat indah dan menawan. Selamat kepada Indonesia, selanjutnya tentu saja kita akan terus menjalin kerjasama dengan Indonesia untuk meningkatkan Pariwisata di Asia Tenggara,” puji Kobkar, Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand, dalam siaran pers yang diterima Industry.co.id, Senin, Jakarta (20/2/2017).
Dalam pamerannya, Rizky memperlihatkan semua kegiatan yang ada di booth tersebut, mulai dari memperkenalkan Barista yang sedang menggodok Kopi, mempersilahkan ke Refreshment Corner, melihat demo Batik atau Workshop Corner, menjelaskan fungsi dan isi Virtual Reality (VR) Corner Wonderful Indonesia, Games dan Gift Redemption, dan Peta Digital ukuran besar yang memperlihatkan indahnya Indonesia terutama 10 Destinasi Prioritas yang ditetapkan Kemenpar.
Dikesempatan yang sama, President Thai Travel Agent Association (TTAA), Suparerk Soorangura mengungkapkan, "Indonesia negara besar dengan banyak destinasi wisata yang indah, tentu acara kami menjadi sangat luar biasa dengan keikutsertaan Indonesia di pameran kami."
Rizki berharap, dengan menggelar booth di pameran besar seperti TITF 2017 ini, ke depannya Indonesia akan menjadi tuan rumah bagi para industri dan pelaku pariwisata Indonesia.
Rizki juga menambahkan bahwa Indonesia dan Thailand sepakat mengembangkan bisnis yacht (kapal layar) di kawasan segitiga destinasi wisata bahari Sabang (Aceh) - Langkawi (Malaysia) - Phuket (Thailand). Hal itu disepakati dalam pertemuan bilateral yang diwakili oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Pariwisata Thailand Kobkarn Wattanavrangkul, beberapa waktu lalu.