INDUSTRY.co.id, Jakarta - Semangat kerja, kerja, kerja yang selalu digaungkan pemerintahan Jokowi JK, menjadi inspirasi bagi kaum muda dalam meningkatkan perekonomian melalui inovasi yang dimiliki oleh masing-masing individu.
Mengusung #IniKerjaKu, sejumlah anak muda mengakui bagaimana semangat kerja, kerja, kerja menjadi inspirasi positif dalam memenangkan bisnis di era milenial seperti sekarang ini. Co-Founder Never Too Lavish, Muhammad Haudy, mengungkapkan bagaimana kinerja pemerintah selama hampir lima tahun memberikan dampak positif untuk kemajuan Indonesia dengan dibangunnya berbagai sarana, prasarana dan apresiasi yang tinggi kepada generasi muda Indonesia.
Saya dan rekan-rekan Never Too Lavish melihat apresiasi terhadap seni semakin meningkat, terutama mural dan tren masyarakat yang ingin tampil beda dengan produk buatan anak negeri. Pemerintah pun juga semakin membuka ruang terutama bagi produk-produk ekonomi kreatif unik berkembang baik di dalam maupun luar negeri, ujar pria yang akrab dipanggil Dody dan karyanya diapresiasi Presiden Jokowi, pada gelaran Asian Games 2018 lalu.
Sementara itu, Founder of Senja.ja & JA Design Studio, Jos Acha, mengungkapkan kebanggaannya menjadi generasi muda Indonesia di era pemerintahan sekarang karena dukungan dan apresiasinya. Kami merasakan untuk mengembangkan kreatifitas. Hal itu membuat masyarakat Indonesia peduli dan memperhatikan brand-brand lokal yang dikembangkan oleh generasi muda, generasi yang fokus pada kerja #GenerasiKerja, ujar gadis yang memulai bisnisnya sejak umur 17 tahun dan kini telah memiliki tiga usaha tersebut, di Jakarta (8/11).
Pelaku properti, Harizah P Mangkunegara, Co-Founder Casava Property, mengungkapkan bagaimana program Nawacita II yang dicanangkan memberikan ruang lebih luas bagi para pemain di Industri properti. Skema subsidi pembiayaan perumahan kepada masyarakat dengan pembangunan rumah subsidi melalui KPR merupakan langkah strategis yang sangat baik dan tepat sasaran. Untuk itu, saya merasa gerakan #IniKerjaKu perlu didukung untuk Indonesia lebih maju lagi, imbuhnya. Usaha yang Tak Disangka-sangka Dody, mengungkapkan sejak satu tahun silam dirinya telah melakukan konsep kerja, kerja, kerja dengan mengakomodir para seniman lokal.
Melalui semangat kerja, kerja, kerja setiap orang memiliki semangat kerja dan menerapkan kepada dirinya sendiri. Pekerjaan di bidang seni memang tidak terlalu kelihatan, tetapi di Indonesia banyak seniman yang tidak terdengar dan tidak berani tampil secara terbuka. Saya mencoba mengajak para seniman tersebut secara profesional, katanya. Para seniman yang tergabung dalam seniman grafiti yang dirangkul oleh Dody, merupakan seniman jalanan yang awalnya tidak memiliki penghasilan yang baik secara ekonomi. Dirinya merangkul mereka secara management yang baik, disiplin agar secara ekonomi bisa meningkat dan diharapkan dengan meningkatnya perekonomian, kepercayaan diri setiap individu tersebut menjadi terangkat dan dapat menularkan kepada yang lain.
“Saya berharap kawan-kawan yang ada di bawah incubasi saya bisa merasakan hal yang sama seperti bangganya saya mempunyai rekan-rekan yang kreatif,” harapnya.
Sebagai informasi Dody, awalnya merangkul satu orang saja untuk diberikan pembinaan secara profesional. Namun, tanpa disangka seiring berjalannya waktu, kini bisnis yang berada di bawahnya telah mencapai 21 orang. Dengan berawal rasa yang tidak percaya diri, di mana rata-rata para seniman yang diusungnya berasal dari daerah, kini lambat laun mereka elah memiliki kepercayaan diri. Bahkan dengan #IniKerjaKu, telah memberikan semangat dan menjadikan mereka bangga atas pekerjaan yang mereka miliki.