INDUSTRY.co.id -

Advertisement

Jakarta - Pergerakan imbal hasil obligasi AS yang kembali mengalami pelemahan diharapkan masih dapat direspon positif dan berimbas pada perdagangan pasar obligasi dalam negeri meskipun tidak diikuti dengan penguatan Rupiah.

"Meski demikian, tetap cermati dan waspadai terhadap sentimen yang dapat membawa pasar obligasi melemah kembali," kata analis Pasar Modal Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (6/11/2018).

Meski pergerakan Rupiah kembali berbalik melemah namun, laju pasar obligasi dalam negeri masih dapat mengalami kenaikan. Pergerakan imbal hasil obligasi AS yang kembali bergerak turun cukup membantu penguatan pasar obligasi dalam negeri. Adapun untuk pergerakan masing-masing tenor ialah untuk tenor pendek (1-4 tahun) imbal hasilnya rata-rata turun 2,34 bps; tenor menengah (5-7 tahun) turun 5,03 bps; dan panjang (8-30 tahun) turun 5,91 bps.

Advertisement

Laju pasar obligasi cenderung bergerak naik. Pada FR0063 yang memiliki waktu jatuh tempo 5 tahun dengan harga 90,80% memiliki imbal hasil 8,09% atau turun 0,03 bps dari sebelumnya di harga 90,69% memiliki imbal hasil 8,12%. Untuk FR0075 yang memiliki waktu jatuh tempo 20 tahun dengan harga 88,74% memiliki imbal hasil 8,71% atau turun 0,01 bps dari sehari sebelumnya di harga 88,63% memiliki imbal hasil 8,72%.

Pada Senin (5/11), rata-rata harga obligasi Pemerintah yang tercermin pada INDOBeX Government Clean Price naik 0,27 bps di level 106,66 dari sebelumnya di level 106,37. Adapun, rata-rata harga obligasi korporasi yang tercermin pada INDOBeX Corporate Clean Price naik 0,23 bps di level 104,27 dari sebelumnya di level 104,03. Sementara itu, pergerakan imbal hasil SUN 10Yr berada di level 8,29% dari sebelumnya di level 8,39% dan US Govnt bond 10Yr di level 3,20% dari sebelumnya di level 3,23% sehingga spread di level kisaran 508,9 bps lebih rendah dari sebelumnya 516,8.

Advertisement

Sementara pada laju imbal hasil obligasi korporasi, pergerakannya kembali turun. Pada obligasi korporasi dengan rating AAA dimana imbal hasil untuk tenor 9-10 bergerak di kisaran level 9,96%-9,98%. Pada rating AA dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 10,56%-10,58%. Pada rating A dengan tenor 9-10 tahun di kisaran 11,97%-11,98%, dan pada rating BBB di kisaran 14,77%-14,80%.

Advertisement