Produksi Batu Bara Jambi Naik Semester I

Oleh : Herry Barus | Rabu, 17 Oktober 2018 - 04:48 WIB

Kapal pengangkut batu bara (ist)
Kapal pengangkut batu bara (ist)

INDUSTRY.co.id - Jambi- Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi menyebutkan produksi batu baru di provinsi tersebut naik, menjadi 4,5 juta ton pada semester pertama 2018 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kepala Seksi Pembinaan dan Pengawasan Pengusahaan Minerba pada Dinas ESDM Provinsi Jambi, Novaizal, di Jambi, Selasa (16/10/2018)  mengatakan produksi tersebut sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

"Dari total produksi selama periode tersebut, sebanyak 3,4 juta untuk memenuhi kebutuhan domestik seperti untuk bahan bakar pembangkit listrik dan perusahaan semen," katanya.

Sedangkan sisanya untuk kebutuhan pasar ekspor dengan tujuan ke berbagai negara, antara lain Tiongkok, Vietnam dan India.

Semester I tahun lalu produksi batu bara Jambi hanya mencapai 3,6 juta ton.

Adapun daerah penghasil komoditas tambang tersebut, kata dia, adalah Kabupaten Sarolangun yang terdapat 13 perusahaan dan Kabupaten Bungo sebanyak enam perusahaan.
 

Sementara saat ini untuk harga batubara acuan (HBA) mencapai 100,89 Dollar AS per ton atau tergantung kualitas sulfur dan ash fusion temperature.

Sebelumnya pemerintah setempat menyatakan potensi batu bara di Provinsi Jambi mencapai 1,52 matrik ton (mt) berdasarkan data Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jambi.

Selain itu disebutkan cadangan batu bara di Jambi sebanyak 800 juta metrik ton.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Veolia

Senin, 24 Juni 2019 - 21:05 WIB

Veolia Water Technologies Establishes Asia Pacific Headquarters in Kuala Lumpur

Veolia Water Technologies, a leading solutions provider for both water and wastewater treatment, is pleased to announce the formation of its regional headquarters in Kuala Lumpur. The move from…

Suasana Konferensi Pers menyambut Harkopnas 2019 yang bakal diselenggarakan pada 12-14 Juli

Senin, 24 Juni 2019 - 20:59 WIB

Ini Alasan Harkopnas 2019 Diadakan di Purwokerto

Penetapan Purwokerto sebagai kota penyelenggara acara puncak Harkopnas 2019 adalah keputusan bernilai sejarah yang menarik.

Direktur Pelaksana IMF Christine Lagarde (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 24 Juni 2019 - 20:00 WIB

IMF: Perang Dagang AS-Tiongkok Tak Ada Pihak yang Diuntungkan

Ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok tidak akan menguntungkan pihak mana pun dalam jangka panjang, Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Senin, 24 Juni 2019 - 19:45 WIB

Pemerinah Bakal 'Nendang' Ekspor Lewat Insentif Fiskal

Pemerintah terus melakukan terobosan kebijakan yang dapat menggairahkan iklim usaha di dalam negeri sehingga turut memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu langkah strategisnya, yang dalam waktu…

LinkedIn

Senin, 24 Juni 2019 - 18:10 WIB

LinkedIn: Tiga Rising Skills Ini Pengaruhi Inovasi dan Transformasi Perusahaan di Indonesia

LinkedIn, jaringan profesional terbesar di dunia, meluncurkan Laporan Future of Skills 2019, yang mengidentifikasi 10 rising skills (peningkatan keterampilan) yang paling tinggi di antara…