Aviastar Beli 20 Unit Pesawat ke PT Dirgantara Indonesia

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 04 Oktober 2018 - 16:48 WIB

Pesawat N219 (ist)
Pesawat N219 (ist)

INDUSTRY.co.id, Jakarta -PT Aviastar Mandiri akhirnya melakukan kerjasama dengan PT Dirgantara Indonesia untuk pembelian 20 unit pesawat jenis N219 Nurtanio. Ke-20 pesawat tersebut adalah pesawat perintis yang rencananya akan ditempatkan di 20 titik di daerah terpencil, terdalam dan terluar di wilyah Indonesia.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan oleh Direktur Niaga PT DI, Irzal Rinaldi dan Direktur Utama PT Aviastar Mandiri, Muhammad Alvin Reza yang disaksikan oleh Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis d an Media, Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno dan Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro disela acara Indonesia Business & Development (IBD) Expo 2018

Irzal mengatakan bahwa pesawat N219 Nurtanio merupakan pesawat penumpang dengan kapasitas 19 penumpang dengan dua mesin turboprop yang mengacu kepada regulasi CASR Part 23. Ide dan desain dari pesawat dikembangkan oleh PTDI dengan pengembangan program dilakukan oleh PTDI dan LAPAN.

“Pesawat N219 Nurtanio dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi udara nasional di wilayah perintis, dan pesawat N219 Nurtanio dapat digunakan untuk berbagai macam kebutuhan, seperti angkutan penumpang, angkutan barang maupun ambulan udara,” ujarnya .

Pesawat ini diharapkan dapat menjadi solusi distribusi logistik yang terintegrasi, efektif dan efisien akan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pesawat N219 Nurtanio juga dikembangkan untuk mendukung program jembatan udara seperti regulasi Presiden nomor 70 tahun 2017 mengenai Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang Dari Dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, Dan Perbatasan.

“Dan pesawat ini sangat relevan dengan kondisi alam di Indonesia, yang pada umumnya berbukit-bukit dan terdapat banyak pegunungan. Pesawat N219 Nurtanio memiliki kecepatan (speed) maksimum mencapai 210 knot, dan kecepatan terendah mencapai 59 knot. Artinya kecepatan cukup rendah namun masih bisa terkontrol. Ini sangat penting terutama saat memasuki wilayah yang bertebing-tebing, diantara pegunungan yang membutuhkan pesawat dengan kemampuan manuver pada kecepatan rendah.

“Setelah selesai sertifikasi tahun depan langsung akan kami bangun,. Mudah mudahan tidak bergeser karena ini masih pesawat propotaipe, dalam rangka sertifikasi harus memenuhi beberapa kriteria yang harus dipenuhi dalam hal kualitas dan safety penerbangan. Proses sertifikasi merupakan proses penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan karena akan digunakan oleh customer dan masyarakat umum,” terangnya.

Pesawat N219 Nurtanio nantinya akan diproduksi secara bertahap. Pada awalnya akan diproduksi 6 unit dengan menggunakan kapasitas produksi eksisting, kemudian dengan menjalankan sistem automasi pada proses manufacturing, secara bertahap kemampuan delivery akan terus meningkat sampai mencapai 36 unit per tahun.

“Kami sangat berharap bisa cepat terealisasi biar industri bisa bergerak kembali. dan saat ini Tim komersial  kami masih bekerja dengan PT DI untuk melihat rute yang sangat menguntungkan, makanya kami berharap bisa cepat selesai. Dan akan kami tempatkan di 20 titik diantaranya di Kalimantan, Sulawesi dan Papua,” pungkas Muhammad Alvin Reza.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Vaksin Septivet ini digunakan untuk mengatasi penyakit ngorok (Doc: Kementan)

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:46 WIB

Obat Penyakit Ngorok Hewan di Ekspor ke Timor Leste

Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) yang merupakan UPT Bidang Kesehatan Hewan melakukan…

Yanmar kembali dukung AFF Suzuki Cup 2020

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:34 WIB

Untuk Ketiga Kali Berturut-turut, Yanmar Kembali Dukung Perhelatan AFF Suzuki Cup 2020

Yanmar Co., Ltd. telah memperbarui masa sponsornya untuk AFF Suzuki Cup dalam turnamen edisi 2020.

CEO Indodax, Oscar Darmawan

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:30 WIB

Viral di TikTok, Aset Kripto Dogecoin Naik 100 Persen Dalam Sehari

Tren kenaikan harga DOGE karena viral di Tiktok juga menjadi sorotan media di Amerika Serikat dan negara lainnya. Di Indonesia, Dogecoin (DOGE) diperdagangkan di INDODAX, Indonesia startup bitcoin…

Menteri BUMN Erick Thohir

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:15 WIB

Erick Thohir Sebut Ekonomi Nasional Baru Akan Pulih 100% di 2022

Ekonomi nasional diperkirakan baru akan pulih 100 persen pada tahun 2022 mendatang. Pasalnya, sektor dunia usaha baru akan pulih pada kuartal I/2020. Namun, itu tergantung dengan jenis bisnisnya.

Salah Satu Nasabah Menerima Pencairan Dana Melalui LinkAja

Kamis, 09 Juli 2020 - 14:15 WIB

Canggih...PNM Berkolaborasi dengan LinkAja Luncurkan Pilot Project PNM Mekaar Berbasis Digital

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu, Jakarta pada Rabu (8/7). Pilot project berupa…