Tommy Sugiarto Juara Thailand Masters

Oleh : Irvan AF | Minggu, 12 Februari 2017 - 21:49 WIB

Tommy Sugiarto. (Johannes Eisele/AFP)
Tommy Sugiarto. (Johannes Eisele/AFP)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Atlet bulu tangkis Indonesia, Tommy Sugiarto, yang menjadi satu-satunya wakil tim Merah Putih di putaran final Thailand Masters 2017, berhasil mengamankan satu gelar untuk Tanah Air dengan keluar sebagai juara tunggal putra.

Dipantau dari tournamentsoftware, dalam pertandingan final yang berlangsung di Nimibutur Stadium, Bangkok, Minggu (12/2/2017), Tommy berhasil menaklukkan perwakilan tuan rumah Thailand, Kanthapon Wangcharoen dalam dua game langsung 21-17, 21-11.

Ini adalah gelar pertama yang diraih Tommy di tahun 2017. Dalam pertandingan puncak tersebut, Tommy bermain dengan permainan terbaiknya, setelah di game awal sempat tertinggal 2-0 dan susul-menyusul poin terjadi, akhirnya perolehan angka Tommy tidak terkejar dan berhasil memenangkan game kedua 21-17.

Di game kedua, Wangcharoen yang merupakan pemain muda dengan grafik penampilan menanjak belakangan ini, tidak mampu menyalip ataupun hanya menyamakan poin yang dikumpulkan putra pebulu tangkis era 1980-an Icuk Sugiarto sampai akhir laga. Di game kedua, Tommy menang dengan skor 21-11.

Dilansir dari laman resmi Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), dalam pertandingan final itu Tommy mengaku dirinya melakukan adaptasi dahulu, mengingat ini adalah pertemuan perdana nya dengan bintang baru Negeri Gajah Putih tersebut.

"Di awal game pertama saya adaptasi dulu karena ini adalah pertemuan pertama dengan lawan. Penampilan lawan cukup bagus di awal permainan dan ini meyulitkan saya, tetapi saya berusaha tetap tenang, di final siapa pun punya peluang untuk juara," kata Tommy usai pertandingan.

Dalam game kedua tersebut, Tommy menilai permainannya bisa dikatakan lebih baik jika dilihat permainan Wangcharoen yang lebih menyerang namun belum mampu menembus pertahanan Tommy hingga sering melakukan kesalahan.

"Di game kedua, saya merasa dia tidak percaya diri lagi seperti di game pertama, maka angkanya jauh sekali. Waktu serangannya tidak tembus-tembus, dia banyak unforced errors. Di sini saya dibantu faktor menang pengalaman. Meskipun dia tuan rumah,waktu ketinggalan dia merasa tidak nyaman juga, ini menguntungkan buat saya," ucap Tommy.

Kendati demikian, Tommy mengatakan bahwa Thailand kini harus diwaspadai, mengingat banyak pemain muda berpotensi yang mulai unjuk gigi. Kantaphon merupakan pemain yang masih berusia 18 tahun dan mulai masuk ke turnamen kelas senior.

"Sekarang tunggal putra Thailand harus diwaspadai. Lihat saja, Kanthapon pemain muda baru lulus dari kelas junior langsung bisa ke final turnamen Grand Prix Gold," ucap Tommy.

Kejuaraan All England 2017 menjadi turnamen selanjutnya yang bakal diikuti Tommy. Namun nama Tommy juga masuk dalam daftar pemain di ajang Djarum Superliga Badminton 2017 yang akan dilangsungkan dua pekan mendatang di Surabaya.

"Target saya, mau main senyaman mungkin dan meningkatkan rangking, supaya bisa masuk Top 10 lagi," ujar Tommy menambahkan.

Hasil lengkap partai final Thailand Masters 2017:

Ganda Putri
Chen Qingchen-Jia Yifan (1/CHN) vs Puttita Supajirakul-Sapsiree Taerattanachai (2/THA) 21-16, 21-15

Tunggal Putri
Busanan Ongbumrungphan (1/THA) vs Aya Ohori (4/JPN) 21-18, 21-16

Ganda Putra
Huang Kaixiang/Wang Yilyu (6/CHN) vs Lu Ching Yao/Yang Po Han (TPE) 21-19, 21-23, 21-16

Ganda Campuran
Zhang Nan-Li Yinhui (5/CHN) vs Dechapol Puavaranukroh-Sapsiree Taerattanachai (2/THA) 21-11, 20-22, 21-13

Tunggal Putra

Tommy Sugiarto (3/INA) vs Kantaphon Wangcharoen (THA) 21-17, 21-11

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 20:08 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Kuat Pada Paruh Pertama 2019

Penggerak utama pertumbuhan pada triwulan kedua 2019 adalah konsumsi masyarakat maupun swasta.

Serah terima pemberian bantuan multivitamin anak di Palangkaraya. (Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:54 WIB

Kalbe Lakukan Aksi Peduli Bencana Asap Kabut di Palangkaraya

Pemberian masker, multivitamin kesehatan, dan permen pelega tenggorokan kepada masyarakat umum dan beberapa sekolah TK/SD di sekitar Palangaraya.

Karnaval yang diikuti oleh segenap warga Desa Kekait dalam meriahkan acara penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak, sekaligus dalam merayakan hari kemerdekaan Indonesia.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:40 WIB

Atasi Trauma Ibu dan Anak Paska Bencana dengan Terapi

Kekuatan sentuhan ibu ini telah memberi dampak positif bagi para Ibu dan Anak dengan trauma paska bencana.

Penutupan rangkaian Program Dukungan Kesehatan Mental dan Psikososial bagi para ibu dan anak di Desa Kekait, Lombok.(Ist)

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:33 WIB

168 Ibu di Lombok Alami Depresi Pasca Gempa

Program ini menunjukkan perubahan positif kesehatan mental para Ibu dan Anak yang terdampak bencana.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Senin, 19 Agustus 2019 - 19:05 WIB

Manfaatkan ‘Patent Mapping’, Kemenperin Cari Peluang Inovasi Pendukung Kendaraan Listrik

Kalangan peneliti maupun pengambil kebijakan yang terlibat dalam melakukan kegiatan inovasi perlu memiliki pemahaman mengenai paten. Hal tersebut beralasan, karena paten terkait dengan hak cipta.