Meski Rupiah Melemah, Mark Dynamics Indonesia Tetap Optimis Penuhi Target

Oleh : Hariyanto | Jumat, 07 September 2018 - 11:57 WIB

Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)
Ilustrasi Pekerja Pabrik Sarung Tangan Karet (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami pelemahan, PT Mark Dynamics Indonesia tetap optimistis dapat memenuhi target kinerja yang ditetapkan.

Direktur Utama PT Mark Dynamics Indonesia, Ridwan menuturkan, kinerja perseroan tetap pada jalur pertumbuhan yang diitetapkan, walaupun pelemahan rupiah cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir. 

"Meskipun sebagian besar komponen biaya berdenominasi dolar AS, penjualan kami mayoritas untuk pasar ekspor, sehingga kami malah dapat berkah dari hal tersebut," tutur Ridwan, Kamis (6/9/2018).

Ia melanjutkan, saat ini, perseroan memiliki struktur biaya produksi dengan komponen impor yang tinggi di kisaran 50% dari total biaya. Untuk bahan baku, pergerakan nilai tukar rupiah relatif terjaga karena suda ada kontrak pasokan untuk periode tertentu.

Namun demikian, dengan penjualan dan komposisi ekspor lebih dari 90%, perseroan akan mendapat untung dari selisih kurs yang diterima.

"Perseroan mengalami natural hedging atas perbedaan selisih kurs ini, dan membuat kami tetap dapat menjaga struktur biaya yang rendah. Untuk itu, kami juga dapat memastikan target 2018 akan tetap tercapai sesuai rencana," jelasnya. 

Mark Dynamics Indonesia sebagai produsen utama cetakan sarung tangan karet memproyeksikan pendapatan sepanjang datahun ini sekitar Rp310,5 miliar dan laba bersih Rp72 miliar.

Pada semester I 2018, pendapatan perseroan mencapai Rp155,45 miliar atau lebih tinggi 50,1% dari target yang dicanangkan. Sementara, capaian laba sekitar Rp36,54 miliar atau 50,1% dari proyeksi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raja Ampat Papua Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 21:00 WIB

Pemkab Raja Ampat Dukung Pengelolaan Destinasi Terapkan Prinsip Pariwisata Berkelanjutan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Raja Ampat, Provinsi Papua Barat mendorong dua kampung wisata meraih penghargaan "Indonesia Sustainable Tourism Award" atau Pengelolaan destinasi mererapkan prinsip-prisip…

Pantai Air Manis Padang (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 18:00 WIB

Icon Kota Padang, Pantai Air Manis Terus Percantik Diri

Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Pusat mengucurkan anggaran sebesar Rp16 miliar untuk membenahi objek wisata Pantai Air Manis Padang yang kerap dikenal dengan legenda Malin Kundang.

Ilustrasi Biodiesel 20 Persen (B20)

Minggu, 19 Mei 2019 - 16:30 WIB

Tekan Impor Migas, Kemenperin Bakal Dongkrak Produksi Green Fuel

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) tengah berusaha mendongkrak kontribusi industri nonmigas dengan mendorong produksi bahan bakar yang masih ketergantungan pada impor, di antaranya memproduksi…

Ilustrasi Ekspor (ist)

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:40 WIB

Ekspor Produk Manufaktur Masih Tertinggi

Industri pengolahan nonmigas konsisten memberikan kontribusi paling besar terhadap nilai ekspor nasional.

Batik Air (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:00 WIB

Batik Air Mengantarkan Travelers Menuju Destinasi Luwuk Banggai

Sulawesi Tengah berkontur geografis khas menyerupai lekukan yang begitu menggoda wisatawan dan pebisnis (travelers) untuk berkunjung. Salah satunya ke bagian timur provinsi ini yaitu Kabupaten…