INDUSTRY.co.id - Jakarta, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengharapkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) lebih efektif dalam melaksanakan pengawasan dan pengendalian konten siaran.

Advertisement

Hal itu berkaitan dengan adanya janji lembaga penyiaran untuk menyiapkan dan menyiarkan konten-konten tertentu.

“Pengendali dan pengawasan konten ada di KPI. Kita berharap KPI bisa lebih efektif. Kalau kita lihat ke atas tadi (ruang pemantauan siaran, red.) prosesnya sudah baru, walaupun perangkatnya kelihatan masih lama yang digunakan,” katanya dalam sambutan Peresmian Gedung Komisi Penyiaran Indonesia, di Jalan H. Juanda Jakarta (3/9/2018).

Advertisement

Salah satu indikator efektifitas kinerja KPI, menurut Menteri Kominfo ditunjukkan dengan pengambilan keputusan yang jaug lebih cepat.

“Sebagai contoh proses untuk mendapatkan informasi bagi komisioner rapat mengambil keputusannya itu bisa dalam 1 x 24 jam, tadinya proses sebelumnya dalam 4 hari,” ungkap Rudiantara.

Advertisement

Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Al Masyhari menilai kinerja KPI sudah lumayan baik dibandingkan sebelumnya.

“Kinerjanya sudah lumayan baik dari sebelumnya. paling tidak sudah lebih responsif hanya butuh waktu singkat untuk bisa ambil keputusan itu yang penting,” katanya.

Advertisement

Menurut Kharis Al Masyhari, bagi stasiun TV dan Lembaga penyiaran yang dibutuhkan adalah kecepatan.

“Kalau memang ada salah koreksinya lebih cepat, jangan sudah agak lama baru ada teguran sementara siaran sudah berlangsung. Kinerja seperti ini yang kita harapkan Mungkin time lag nya diperpendek lagi bisa lebih cepat dari 24 jam,” paparnya.