INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pemerintah kini telah mewajibkan pemakaian bahan bakar biodiesel B20untuk semua sektor. Dimana nanti penggunaan B20 ini akan menggantikan pemakaian bahan bakar solar untuk semua sektor.

Hal itu diutarakan oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution saat mandatory B20 DIL di lapangan kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Lapangan Banteng.

Darmin Nasution mengatakan, penerapan B20 ini maka  dijalankan guna mendorong ekspor dan memperlambat impor untuk menyehatkan neraca pembiayaan dan mengurangi defisit transaksi berjalan.

Darmin yakin kebijakan ini bisa berbuah cepat bagi negara, terutama untuk penyelamatan devisa karena akan ada penghematan devisa karena solarnya dicampur minyak CPO.

“Berdasar hitungan Kementerian ESDM jika kebijakan berlaku efektif per 1 September nanti, maka penghematan yang bisa didapat negara untuk sementara adalah 1,1 miliar dollar AS atau Rp15,8 triliun,” ungkap Darmin.

Peluncuran dilakukan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, didampingi oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Sekjen Kementerian ESDM Ego Syahrial, dan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Plh. Deputi Bidang Perekonomian Setkab M. Amperawan, dan para pejabat terkait lainnya